Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP tim Red Bull Racing Max Verstappen menyebut GP Miami 2024 yang berlangsung di Miami International Autodrome, Florida, Minggu (5/5) waktu setempat atau Senin (6/5) pagi WIB, di mana ia finis di posisi kedua berjalan 'agak rumit'.
Verstappen yang menguasai tahap-tahap awal balapan kehilangan posisinya dengan Lando Norris (McLaren) yang memimpin balapan saat Safety Car di pertengahan balapan.
Verstappen finis di posisi kedua dengan jarak 7,612 detik dari Norris yang meraih podium pertamanya di Formula 1 musim ini.
Baca juga : Lando Norris Patahkan Dominasi Max Verstappen
"Hari ini agak rumit. Saya pikir saat menggunakan (ban) medium, rasanya tidak luar biasa, kami menjauh tetapi tidak seperti yang seharusnya," kata Verstappen seperti dilansir dari Antara.
"Lalu setelah kami melakukan pit-stop, saya mendengar waktu putaran yang dilakukan McLaren dan saya berpikir, Wah, itu cukup cepat!" tambahnya.
"Saat itu mereka juga beralih ke ban keras, mereka hanya punya kecepatan lebih, terutama Lando," lanjutnya.
Baca juga : Lando Norris Khawatir Penggemar F1 akan Bosan dengan Dominasi Max Verstappen
Meski demikian, Verstappen mengatakan, "Jika hari yang buruk adalah P2, maka saya akan menerimanya."
Ia pun juga turut senang karena Norris memenangi balapan GP F1 pertamanya setelah berkarier selama lima tahun dengan mengatakan kemenangan itu "pantas" diraihnya.
"Saya sangat senang untuk Lando, ini sudah lama terjadi dan ini tidak akan menjadi yang terakhir baginya, jadi dia pantas mendapatkannya hari ini," tambahnya.
Baca juga : Max Verstappen Mendominasi Hari Pertama Uji Coba Formula 1
Lebih lanjut, pembalap asal Belanda itu akan bekerja keras menganalisis segala kekurangan balapan di Miami untuk tampil lebih baik pada GP Emilia Romagna di Sirkuit Autodrome Enzo e Dino Ferarri, Italia yang akan digelar dua pekan lagi tepatnya pada 17-19 Mei.
"Saya pikir ini bukan akhir pekan terkuat kami dalam hal kecepatan balapan, tapi kami akan menganalisis semuanya dan kami akan mencoba untuk kembali lebih kuat," katanya.
Meski gagal meraih kemenangan, Verstappen masih memuncaki klasemen sementara dengan 136 poin, unggul 35 poin dari rekan setimnya yang ada di posisi kedua rival Sergio Perez. (Z-6)
Peluncuran identitas visual tim dilakukan secara tidak biasa, yakni melalui tayangan iklan pada ajang Super Bowl, menandai keseriusan Cadillac memasuki panggung balap Formula 1.
Pembalap Ferrari Charles Leclerc optimistis bahwa peta persaingan akan semakin merata karena setiap tim Formula 1 memulai pengembangan dari titik nol.
Pembalap Red Bull Isack Hadjar kehilangan kendali di tikungan terakhir yang sangat cepat. Mobilnya melintir dan menghantam pembatas jalan dengan bagian belakang terlebih dahulu.
Seorang juru bicara Williams menyebut bahwa absen di tes pramusim Formula 1 tersebut adalah "hasil rekayasa teknik yang lebih baik" di tengah situasi yang ada.
Setelah gagal meraih satu pun kemenangan sepanjang musim 2025, Ferrari dituntut untuk tampil kompetitif sejak balapan pembuka musim depan.
Max Verstappen kini memegang peran sebagai pilar penting tim Red Bull, dengan terlibat aktif dalam proses evolusi kendaraan, terutama menjelang perubahan regulasi besar-besaran pada 2026.
Max Verstappen kini memegang peran sebagai pilar penting tim Red Bull, dengan terlibat aktif dalam proses evolusi kendaraan, terutama menjelang perubahan regulasi besar-besaran pada 2026.
Max Verstappen menekankan bagaimana peran Christian Horner yang selalu pasang badan untuknya di masa-masa sulit.
Menurut pembalap asal Belanda ini, kebijakan McLaren yang memberikan perlakuan setara kepada Norris dan Piastri justru menjadi bumerang bagi tim asal Inggris tersebut.
Sebelumnya, Verstappen sempat dikabarkan akan kembali memakai nomor 33 yang identik dengannya sebelum meraih gelar juara dunia pada 2021.
Pembalap Red Bull Max Verstappen mengaku bangga dengan perjuangan yang telah ia dan timnya lakukan, meski hasil akhir tidak sesuai harapan.
Max Verstappen menutup musim F1 2025 dengan kemenangan dominan di GP Abu Dhabi. Namun gagal merebut gelar hanya dua poin dari Lando Norris.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved