Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA pembalap tim Aprilia Racing, Aleix Espargaro dan Maverick Vinales, sepakat bahwa tim berada dalam progres yang benar dalam hal pengembangan motor Aprilia RS-GP24 yang diluncurkan pada Senin (19/2) WIB.
"Musim 2023 kami berakhir dengan tren yang meningkat dan kami ingin melanjutkannya sekarang. Perasaan saya bersama tim luar biasa. Selama jeda musim dingin, saya berlatih sekuat tenaga, dan saya percaya dengan kinerja Aprilia Racing," kata Vinales seperti dilansir dari Antara.
Aprilia RS-GP24 yang sebelumnya terlihat dengan livery serba hitam di uji coba pramusim di Sepang, Malaysia, kini tampil dengan desain yang lebih berwarna, namun tidak menghilangkan ciri khas tim dan warna hitam yang juga dominan.
Baca juga : Aprilia Dominasi Sesi Latihan MotoGP Argentina
Pembaruan juga hadir dari sisi teknis, dimana setiap detail dari aerodinamik telah didesain ulang dan ditingkatkan. Hal itu juga didukung dengan mesin V4, sasis, dan kelistrikan yang diharapkan bisa menunjang performa motor agar lebih kompetitif pada musim ini.
"Pertumbuhan yang kami tunjukkan dalam beberapa musim terakhir sungguh luar biasa. Pada 2024, kami akan membuat satu langkah maju. Tahun lalu kami adalah kurang konsistensi untuk bertarung sampai akhir, namun kami tetap menunjukkan bahwa kami adalah rival berat bagi semua orang," kata Espargaro.
"Ini tidak akan mudah karena, meski terlihat mustahil, level di MotoGP telah meningkat lebih jauh lagi. Saya rasa sepertinya saya siap secara fisik dan mental dan saya percaya dengan pekerjaan yang telah dilakukan Aprilia," ujarnya menambahkan.
Baca juga : Vinales Sebut Strategi Teknis yang Tepat Antar Dirinya Naik Podium di Mandalika
Direktur Motorsport Aprilia Massimo Rivola melanjutkan, tim telah menjalani proses pengembangan yang konstan. Ia berharap pada musim ini, seluruh pembalap pabrikan dan satelit Aprilia yang menunggangi RS-GP24 bisa meraih hasil maksimal.
"Ini tidak mudah dan musim ini akan lebih menantang. Namun, di saat yang sama, saya percaya pada potensi tim kami. Saya bangga dengan apa yang telah kami tunjukkan sejauh ini, baik dari segi teknis maupun nonteknis seperti dedikasi dan komitmen," jelas Rivola.
"Kami ingin menjadi protagonis di MotoGP dan kami memiliki semua yang kami butuhkan untuk dapat mewujudkannya," ujarnya menambahkan.
Baca juga : Espargaro Juarai GP Catalunya
Sementara itu, Aprilia Racing bersama tim-tim balap lainnya akan melakoni uji coba pramusim terakhir di Sirkuit Internasional Lusail, Qatar, mulai hari ini pukul 18.00 WIB. (Z-6)
Jorge Lorenzo akan berperan sebagai pelatih Maverick Vinales yang meninjau kondisi fisik jelang balapan dengan fokus pada menu latihan rutin dan proses pemulihan pasca balapan.
Maverick Vinales sebelumnya absen cukup lama setelah menderita ketidaknyamanan ketika bersaing di GP Indonesia, Oktober lalu
Pembalap Red Bull KTM Pol Espargaro, yang berperan sebagai pembalap cadangan, akan menggantikan Maverick Vinales di GP Australia dan GP Malaysia, karena Vinales mengalami cedera.
Vinales masih sempat turun di sesi kualifikasi MotoGP Indonesia yang digelar di Sirkuit Mandalika pada Sabtu (4/10).
Bagi Pol Espargaro, kesempatan ini sekaligus menjadi ujian berbeda setelah sebelumnya menjalani serangkaian tes di Balaton Park.
Marquez unggul cukup meyakinkan atas Maverick Vinales.
Toprak Razgatlioglu, bintang balap asal Turki yang baru saja menyandang gelar Juara Dunia WSBK 2025, resmi memperkenalkan diri sebagai penggawa anyar tim Prima Pramac Yamaha.
Franco Morbidelli mencatat bahwa meskipun musim lalu memberikan banyak pelajaran positif, terutama di paruh pertama, masih ada celah besar yang harus ditutupi oleh tim teknis.
Desain livery Ducati Desmosedici GP untuk musim ini dikerjakan oleh Aldo Drudi dari Drudi Performance.
Marquez menilai musim 2026 akan menjadi periode yang sangat menarik bagi para penggemar balap motor kasta tertinggi ini.
Kini, Marc Marquez hanya terpaut satu gelar dari pemegang rekor sepanjang masa, Giacomo Agostini, yang mengoleksi delapan gelar juara dunia kelas utama.
Saat ini, kalender balap MotoGP dinilai masih sangat didominasi oleh pasar Eropa, dengan 14 dari 22 seri balapan masih dilangsungkan di Benua Biru tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved