Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
GANDA putra bulu tangkis Indonesia Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri bertekad bangkit dan tampil maksimal di turnamen BWF Super 500 Indonesia Masters 2024, setelah langkah mereka terhenti di babak awal India Terbuka 2024, Rabu (17/1).
"Minggu depan, di Indonesia Masters, semoga kami bisa menampilkan yang lebih dari ini di depan dukungan ribuan fans di Istora," kata Bagas, dikutip dari keterangan singkat PP PBSI.
Pasangan Bagas/Fikri kalah dari wakil Denmark Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen di babak 32 besar India Terbuka 2024 melalui rubber game, 18-21, 21-17, 14-21.
Baca juga: Jonatan Christie Melaju Mulus di India Open 2024
Mengenai jalannya pertandingan, Bagas/Fikri terlibat perebutan poin sengit, terutama di gim pertama dan kedua. Mereka pun mendapatkan momentum di gim kedua dengan mencoba bermain lebih sabar dalam menerima serangan pasangan Denmark yang turun sebagai unggulan kelima itu.
"Di gim kedua, kami bermain lebih sabar. Kami meladeni dulu permainan mereka. Itu membuat kami nyaman untuk mendapatkan poin," kata Fikri.
"Di gim ketiga, kami mencoba melakukan strategi yang sama tapi mereka terus memaksa kami masuk ke dalam pola mereka. Kami malah jadi kurang sabar dan kurang tahan," timpal Bagas.
Baca juga: Ginting Taklukan Kanta Tsuneyama dan Melaju ke Babak Selanjutnya India Open
Hasil ini pun menandai rekor yang kurang baik dari Bagas/Fikri di dua turnamen pembuka tahun ini. Sebelumnya, di turnamen BWF Super 1000 Malaysia Terbuka 2024, pekan lalu, ganda putra peringkat sembilan dunia ini juga gugur di babak awal.
"Kami kecewa dan tidak puas dengan hasil di dua turnamen ini. Terlepas lawannya yang memang tidak mudah tapi kami harusnya bisa lebih baik," kata Fikri.
"Walau begitu, kami bersyukur secara performa hari ini tidak buruk tapi masih banyak pembenahan yang harus kami lakukan," tambahnya. (Ant/Z-1)
INDONESIA Masters 2026 akan digelar di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada 20-25 Januari.
Di perempat final India Terbuka, Putri KW harus mengakui keunggulan unggulan pertama asal Korea Selatan, An Se Young. Putri kalah dalam dua gim langsung dengan skor 16-21 dan 8-21.
Jonatan Christie tercatat belum berhasil memetik kemenangan dalam dua pertemuan terakhir kontra Christo Popov.
Putri KW sempat kehilangan gim pertama sebelum akhirnya membalikkan keadaan dan mengalahkan Line Kjaersfeldt dengan skor akhir 15-21, 21-9, dan 21-18.
Di India Terbuka, Sabar/Reza harus mengakui keunggulan wakil Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi. Pasangan Indonesia menyerah dua gim langsung dengan skor 15-21 dan 13-21.
Meski berhasil menumbangkan wakil Singapura, Jia Heng Jason Teh, Jonatan Christie sempat menyinggung adanya dugaan pelanggaran fair play terkait kondisi shuttlecock di lapangan.
Di babak kualifikasi Indonesia Masters 2026, Anthony Sinisuka Ginting mengalahkan tunggal Tailand Kantaphon Wangcharoen 21-12 dan 21-7.
Indonesia terakhir kali mencicipi gelar juara sektor ganda putra di Indonesia Masters pada edisi 2023, melalui pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Pada gim pembuka, mereka terus berada di bawah tekanan pasangan Hong Kong hingga tertinggal 9-11 pada interval.
LANGKAH mantap diawali pasangan ganda putri Amalia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti pada babak pertama Indonesia Masters 2026.
Pada babak 32 besar, Fajar/Fikri mengandaskan perlawanan ganda Taiwan Chen Zhi Ray/Lin Yu Chieh lewat dua gim langsung 21-16, 21-10.
Bagi para penggemar yang ingin menyaksikan perjuangan awal para atlet di Indonesia Masters 2026, tiket dibanderol dengan harga yang cukup terjangkau.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved