Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum PBSI Agung S Sempurna mengaku telah mengantongi tiga catatan penting atas gagalnya para atlet bulu tangkis di sejumlah turnamen akhir-akhir ini. Hal tersebut diungkapkan Agung dalam wawancaranya bersama Media Indonesia yang diunggah pada akun media sosial YouTube pada Minggu (31/12) lalu.
Agung mengatakan setidaknya pihaknya memiliki tiga catatan penting atas kemerosotan para atlet di SEA Games 2023. Pertama, padatnya jadwal pertandingan BWF tour di setiap nomor yang mengakibatkan performa para atlet menurun.
"Khususnya yang 300, 500, 750 ke atas ini tinggi sekali. Dan teman-teman nyaris dari satu turnamen ke turnamen lain itu mepet sekali, dua minggu atau tiga minggu," kata Agung dikutip Senin (1/1). "Menurut saya, akhirnya terjadi physical exhausted yang sistemik di antara para atlet. Ini juga risiko cedera dan sebagainya," imbuhnya.
Baca juga: Yeremia Rambitan Dipasangkan dengan Rahmat Hidayat
Karena itu, Agung mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan evaluasi dengan membuat personal progress report bagi para atlet. Adapun catatan kedua ialah soal kedisiplinan para atlet. Agung menyebutkan faktor kedisiplinan menjadi hal yang yang mendasari hasil buruk di SEA Games 2023.
Ia melanjutkan bahwa kebanyakan atlet pelatnas saat ini mudah terpengaruh dengan kritik yang ditujukan kepada mereka lewat media sosial. Oleh karena itu, Agung tengah memperbaiki faktor disiplin bagi para atlet bulu tangkis supaya dapat berkonsentrasi pada setiap turnamen maupun latihan.
Terakhir soal chemistry antara para pemain dengan para pelatih. Agung menyebutkan bahwa saat ini masih ada kekurangan di faktor tersebut.
Baca juga: Halim Jaga Peluang Tembus Pelatnas Cipayung
Agung menilai seharusnya pelatih bukan hanya berpengaruh pada kepelatihan. Pelatih, lanjut dia, seharusnya mampu mendampingi secara strategi maupun psikologis para atlet.
"Mereka kemudian yang bisa secara komprehensif melihat yang terjadi pada atlet kita, lawan, kemudian bisa memberikan preskripsi. Jika chamisterynya kurang, peran kepelatihan bukan hanya sebagai trainer," tutur Agung.
Untuk 2024, Agung mengaku pihaknya akan bekerja keras mendorong semua aspek untuk mempertahankan tradisi emas di bulu tangkis. Khususnya, bekerja keras melalui Satgas Road to Olimpic.
Lebih lanjut, Agung pun mengajak kepada masyarakat untuk lebih mampu memberikan masukan yang positif terhadap para atlet maupun pelatih. Ia tidak menginginkan masyarakat memberikan narasi-narasi yang negatif terhadap mereka.
"Kalau ada serangan-serangan, kritik, silahkan kritik para pengurus PBSI. Namun, kepada atlet dan pelatih yang sudah bersusah payah, berikan narasi yang positif," bebernya. (Z-2)
Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, terhenti di babak semifinal setelah takluk dari wakil Tiongkok, Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi dengan skor 19-21 dan 10-21.
Ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menyerah dua gim langsung dari pasangan Jepang, Sumire Nakade/Miyu Takahashi, dengan skor 10-21 dan 20-22 di Orleans Masters.
Di semifinal Orleans Masters, Rachel/Febi akan berhadapan dengan pasangan Jepang Sumire Nakade/Miyu Takahashi.
Di babak semifinal Orleans Masters, Leo/Bagas akan berhadapan dengan pasangan asal Tiongkok, Hu Ke Yuan/Li Xiang Yi.
Amri/Nita tampil solid sejak awal laga untuk menyudahi perlawanan Wassink/Jille melalui permainan dua gim langsung dengan skor meyakinkan, 21-13 dan 21-12.
Rachel/Febi yang menempati posisi unggulan kedelapan berhasil menundukkan wakil Taiwan, Chen Su Yu/Lee Yu-Hsuan, dengan skor akhir 14-21, 21-6, dan 21-13.
Pendekatan lama dari program pembinaan sudah tidak lagi memadai sehingga perlu diganti dengan sistem yang lebih modern dan kompetitif.
Ketidakpastian keikutsertaan timnas Indonesia di Asian Games 2026 bermula dari pemberitaan media Vietnam yang menyebutkan adanya perubahan regulasi oleh AFC dan OCA.
Rangkaian latihan intensif timnas skateboard ini dijadwalkan berlangsung cukup panjang, yakni mulai 1 Februari hingga keberangkatan menuju Jepang pada 19 September 2026 mendatang.
Pascakesuksesan di SEA Games 2025, induk organisasi angkat besi tanah air kini membidik medali emas pada gelaran Asian Games 2026.
Tim panjat tebing Indonesia berpotensi membawa pulang empat medali melalui nomor speed putra-putri dan lead putra-putri di Asian Games 2026.
Perenang muda Indonesia Jason Donovan Yusuf menorehkan debut gemilang di SEA Games Thailand 2025. Ia sukses meraih dua medali emas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved