Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
DEPUTI CdM Asian Para Games 2022 Angkie Yudistia mengapresiasi perjuangan para atlet disabilitas yang telah berjuang dan mengharumkan nama bangsa. Dirinya mengaku bangga akan prestasi yang dilahirkan para atlet.
"Dibalik dinamika yang terjadi di Indonesia kita patut bangga bahwa anak bangsa dengan kelompok rentan penyandang disabilitas ini mampu mengharumkan bangsa indonesia. Dengan atlet-atlet kita yang sangat luar biasa sekali," kata Angkie dalam konferensi pers di Hangzhou, China, Selasa (24/10).
Pada prinsipnya, dijelaskan Angkie, pemerintah melalui kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejak awal selalu konsisten memperjuangkan para penyandang disabilitas. Ia menegaskan bahwa pemerintah selalu konsisten untuk mendukung terwujudnya ekosistem yang inklusif terhadap penyandang disabilitas.
Baca juga: Media Berperan Penting dalam Advokasi Disabilitas
"Pak presiden bersama jajarannya ini telah dan terus untuk mewujudkan ekosistem yang inklusi dengan berbagai kebijakannya. Kita punya undang-undang no 8 tahun 2016 dan kita punya 7 peraturan pemerintah dan 2 peraturan presiden. Pak presiden selalu berpesan akan terus mendukung untuk penyandang disabilitas dengan peraturan-peraturan lainnya jika diperlukan," jelas Angkie.
Dirinya mengaku bangga dengan prestasi luar biasa para atlet Indonesia. Karena baginya, dibalik kekurangan, ada kelebihan dan potensi dari diri seseorang yang bisa asah dan dikembangkan. Menurutnya, para atlet disabilitas juga punya kesempatan yang sama dengan atlet non disabilitas.
Baca juga: Hotman Paris Rayakan Ulang Tahun ke-64 Bersama Anak Disabilitas
"Agar diberi ruang yang sama, kesempatan yang sama untuk berkarya dan berdaya diberbagai bidang termasuk olahraga. Maka dari itu pemerintah melalui kepemimpinan bapak presiden beserta juga Kemenpora selalu mendukung atlet penyandang disabilitas sebaik-baiknya agar penyandang disabilitas mampu untuk menembus ke segala keterbatasan mereka," ucap Angkie.
"Sehingga bisa menjadi potensi mereka. Apa yang sudah diraih oleh para atlet kita ini layak menjadi inspirasi kita semua disaat banyak orang yang tidak percaya dan tidak yakin dengan penyandang disabilitas tapi para atlet kita itu mampu membuktikan itu semua," lanjut dia.
Staf Khusus Presiden RI ini mendorong agar Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo untuk terus mengembangkan dan melahirkan atlet-atlet terutama dari kalangan disabilitas demi mengharumkan nama Negara Indonesia.
"Harapannya dari kami semua masih sama, yaitu semakin banyak atlet-atlet kita yang berada di ajang. Kita yakin atlet-atlet kita yang jumlahnya 130 dan masih banyak dari beberapa negara lain itu, ini adalah PR indonesia untuk terus menciptakan atlet atlet penyandang disabilitas itu lebih banyak lagi, mohon sekiranya dibantu oleh bapak Menpora untuk bisa terus mendukung atlet kita agar lebih banyak lagi terutama untuk ajang-ajang seperti ini untuk selalu agar memberikan kabar baik dan kabar yang selalu dinantikan kita semua," tuturnya.
Sebelumnya, Menpora Dito Ariotedjo mengungkapkan performa kontingen Indonesia di Asian Para Games 2023 masih sesuai target. Sejauh ini belum ada yang meleset dari target Indonesia.
Asian Para Games secara resmi memasuki hari kedua penyelenggaraan pada Selasa (24/10/2023). Sampai saat itu pula, Indonesia sudah mengumpulkan tiga 3 medali emas, 4 medali perak, dan 5 medali perunggu.
Adapun target yang diharapkan yaitu 19 medali emas, 23 medali perak dan 25 medali perunggu dari 12 cabang olahraga yang diikuti.
"Dari progress ini sudah sesuai dengan apa yang direncanakan," kata Dito dalam keterangannya.
"Targetnya belum ada yang meleset, jadi tetap kita berdoanya target bisa melesat ke atas. Ayo kita terus dukung dan doakan semoga Kontingen Indonesia mampu memberikan yang terbaik," ujar Dito.
Kontingen Indonesia saat ini masih terus berjuang untuk menambah perolehan medalinya. Pundi-pundi itu berpeluang datang salah satunya dari para atletik. Ada dua final yang akan dipertandingkan, pertama nomor men's discus throw -F54/55/56 dan men's 100m T-44. Kemudian dari para cycling nomor men's C1-3 1000m time trial yang masih berjalan.
Adapun dua atlet judo Indonesia akan memperebutkan medali perunggu di kelas -73kg J1 putra atas nama Rafli Ahnaf Shidqi dan Fajar Pambudi di kelas -90kg J1 putra.
Selanjutnya dari cabor powerlifting, peluang juga terbuka di kelas men's -65 kg atas nama Margono. Serta cabor para renang ada tiga wakil Indonesia yang lolos final. Mereka akan memperebutkan medali emas di nomor men's 200m IM-SM9 atas nama Jendi Pangabean, lalu Mutiara Cantik Harsanto nomor women's 200m IM-SM9, dan Maulana Rifky Yavianda di nomor men's 100m butterfly.
Pertandingan masih terus berlanjut, Angkie Yudistia masih optimis para atlet Indonesia bisa meraih lebih banyak kejuaraan lagi hingga akhir laga pada tanggal 28 Oktober 2023 mendatang. (Z-7)
Data BPS dalam Survei Sosial Ekonomi pada Maret 2024, sekitar 22,5 juta orang atau 8,23% penduduk Indonesia menyandang disabilitas.
Berdasarkan data Dinas Sosial Kota Padang, tercatat sebanyak 33 penyandang disabilitas menjadi korban terdampak langsung musibah banjir tersebut.
Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyelenggarakan FGD investasi inklusif.
Upaya penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas membutuhkan kolaborasi nyata antara negara dan masyarakat sipil.
Mewujudkan Lingkungan Kerja dan Ekosistem Inklusif bagi Penyandang Disabilitas.
Pengalaman minimnya informasi yang aksesibel memotivasinya menggunakan media sosial sebagai sarana perjuangan untuk menghargai keberagaman.
Sejumlah pekerjaan rumah dalam pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas di tanah air harus dituntaskan.
Kegiatan ini lahir sebagai respons atas masih adanya kesenjangan antara potensi penyandang disabilitas dengan realitas praktik rekrutmen di dunia kerja.
Upaya penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas membutuhkan kolaborasi nyata antara negara dan masyarakat sipil.
Arifah menekankan pentingnya mendorong kemandirian, serta pembangunan masa depan yang layak bagi anak penyandang disabilitas.
Mitra Netra pun mengajak seluruh pemangku peran untuk memastikan tersedianya kesempatan kerja yang adil bagi penyandang disabilitas netra.
Dalam momentum Hari Disabilitas Internasional, sebuah festival inklusi bertajuk Limitless Fest 2025 digelar melalui kampanye keberlanjutan Bangun Bangsa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved