Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS putra Indonesia Justin Barki sukses menyabet gelar juara ITF World Tennis Tour M25 yang digelar di Hong Kong.
Pada laga final di Stadion Tenis Victoria Park, Senin (4/9), Justin menorehkan kemenangan atas pemain Korea Selatan Shin Sanhui 4-6, 6-4.
Lawan yang berstatus unggulan keenam tak mampu meneruskan laga ketika set ketiga lantaran mengalami kram perut dan memutuskan retired.
Baca juga: Fritz Berambisi Hadang Djokovic di AS Terbuka 2023
"Sengaja saya dropshot untuk mengejutkannya. Mungkin gerakannya terlalu eksplosif saat mengejar bola hingga menarik otot perutnya," kata Justin.
Kemenangan itu membuat Justin sebagai petenis putra Indonesia pertama yang mampu menjuarai turnamen ITF Men's World Tennis Tour level hadiah US$25.000.
Baca juga: Ostapenko Pulangkan Juara Bertahan Iga Swiatek
Capaian juara di Hongkong itu juga menjadi gelar tunggal perdana bagi Justin dan melengkapi koleksi sembilan gelar juara ganda yang dimilikinya di turnamen ITF.
"Tak pernah menyangka bisa juara karena saya harus berjuang melalui babak kualifikasi dan melakoni match yang panjang," ungkap Justin.
Gelar di Hong Kong tersebut juga memberi tambahan 25 poin untuk Justin. Itu bakal mengerek peringkat ATP single-nya ke kisaran 680-an. (Dhk/Z-7)
Menghadapi unggulan ketujuh, pasangan Cristina Bucsa (Spanyol) dan Nicole Melichar-Martinez (Amerika Serikat), duet Janice/Chan dipaksa menyerah lewat drama super tie-break.
Petenis nomor dua dunia, Jannik Sinner, sukses melangkah ke babak keempat BNP Paribas Terbuka setelah menumbangkan Denis Shapovalov dalam dua set langsung, 6-3 dan 6-2, Senin (9/3) WIB.
Novak Djokovic menyingkirkan wakil AS Aleksandar Kovacevic dengan skor 6-4, 1-6, dan 6-4 pada pertandingan yang berlangsung Senin (10/3) waktu setempat.
Menghadapi wakil tuan rumah, Brandon Nakashima, Alexander Zverev dipaksa bermain tiga set sebelum akhirnya menang dengan skor ketat 7-6 (7-2), 5-7, dan 6-4, Minggu (8/3) waktu setempat.
Aryna Sabalenka tampil perkasa saat menumbangkan wakil Rumania, Jaqueline Cristian, dengan skor meyakinkan 6-4 dan 6-1 di laga Indian Wells.
PETENIS putri Indonesia, Janice Tjen, memilih menatap ajang Indian Wells 2026 dengan pendekatan realistis. Ia tidak memasang target khusus, melainkan berfokus pada peningkatan kualitas.
Pada partai final, penerima fasilitas wild card itu kalah dari unggulan pertama, Omar Jasika, asal Australia di lapangan tenis The Sultan Hotel and Residence, Jakarta, 2-6 3-6.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved