Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Ganda putri Indonesia Apriyani Rahayu/Siti Fadia menembus babak final Kejuaraan Dunia BWF 2023. Mereka memastikan satu tempat di laga puncak setelah mengandaskan unggulan ketiga asal Korea Selatan Kim So Yeong/Kong Hee Yong di semifinal, Sabtu (26/8).
"Alhamdulillah, bisa menang dan bermain baik untuk lolos ke final. Kami menikmati pertandingan, poin demi poin. Selalu komunikasi dengan Fadia dan (pelatih) Koh Eng Hian dan Kak (manajer tim) Rionny Mainaky," ucap Apriyani usai pertandingan.
"Tak terbayangkan, kami bisa ke final Kejuaraan Dunia. Semoga jadi mimpi yang bisa terwujud besok," imbuhnya.
Baca juga: Tunggal Putra Nomor 1 Dunia Viktor Axelsen Tumbang di Tangan Prannoy
Di laga semifinal melawan ganda Korsel tersebut, aura permainan diakui Apriyani/Siti Fadia sangat positif. Mereka tampil garang sekaligus tenang.
Apriyani mengaku turun bertanding dengan membawa aura positif seperti di Olimpiade Tokyo silam. Dia tidak bermain terlalu berlebihan dan bisa mengontrol diri serta saling mengingatkan rekan pasangan.
Baca juga: Apriyani/Fadia Satu-satunya Wakil Indonesia yang Tersisa di Kejuaraan Dunia BWF 2023
Adapun, Siti Fadia menyebut kunci kemenangan terletak pada komunikasi yang bagus terutama di gim pertama sehingga mereka bisa unggul jauh. Selisih poin sempat mepet pada gim kedua lalu fokus sempat turun bamun akhirnya mampu bangkit.
"Tak menduga kami bisa bermain luar biasa. Kami bisa menikmati poin demi poin. Meskipun begitu, saya sempat gemeter juga," ucap Fadia. (Z-11)
Bertanding di hadapan publik Istora Senayan, Jakarta, Selasa (20/1), pasangan kombinasi baru ini menang dengan skor meyakinkan 21-14 dan 21-13.
Keputusan ini diambilPBSIĀ lantaran performa kedua pasangan ganda putri tersebut dinilai stagnan dan tidak memenuhi target yang ditetapkan oleh tim pelatih.
Rachel/Febi memenangi duel sesama wakil Merah Putih melawan Apri/Fadia dengan skor 21-10 dan 21-19 di perempat final Australia Terbuka.
Apriyani/Fadia memastikan tiket putaran kedua Kumamoto Masters setelah menang mudah 21-12 dan 21-18 atas ganda putri Jepang Sayaka Hirota/Haruna Konishi.
Apri/Fadia menang 21-11 dan 21-17 atas Isyana/Rinjani di laga final Indonesia Masters II di GOR PBSI Sumatra Utara, Medan, Minggu (26/10).
Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine melaju ke babak semifinal Indonesia Masters II.
LANGKAH mantap diawali pasangan ganda putri Amalia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti pada babak pertama Indonesia Masters 2026.
Fadia sudah mengeluhkan kondisi tidak fit saat akan tampil pada perempat final Super 750 Jepang Terbuka 2025, pekan lalu.
PEBULU tangkis Siti Fadia Silva Ramadhanti fokus pada penguatan persiapan individu jelang Piala Sudirman 2025 yang akan berlangsung di Tiongkok pada 27 April-4 Mei.
PASANGAN ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Rachel Allessya Rose/Meilysa Trias Puspitasari menang di babak 32 besar Orleans Masters 2025.
Menurut Siti Fadia Ramadhanti, bermain rangkap memberinya kesempatan untuk lebih memahami posisi-posisi yang harus diambil saat bertanding.
Di laga Indonesia Masters yang berlangsung selama 37 menit itu, Dejan/Fadia harus mengakui keunggulan Goh/Lai melalui dua gim langsung 16-21 dan 15-21.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved