Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
NOVAK Djokovic melanjutkan dominasinya atas Gael Monfils dengan menbukukan kemebangan 6-3 dan 6-2, Jumat (18/8) WIB, untuk mencapai perempat final Cincinnati Masters.
Unggulan kedua asal Serbia itu, yang merupakan juara dua kali Cincinnati Masters, memenangkan pertemuan ke-19 dengan Monfils tanpa sekali pun kalah.
Djokovic hanya buruh 69 menit untuk mengalahkan Monfils.
Baca juga: Alcaraz Tuntas Balas Kekalahan dari Paul di Toronto Masters
Petenis Serbia itu memberikan tekanan terhadap Monfils sejak awal laga antara dua petenis yang sama-sama berusia 36 tahun itu.
AFP/Matthew Stockman/Getty Images--Petenis Prancis Gael Monfils
Kemenangan Djokovic itu memupuskan harapan Monfils untuk melaju ke perempat final pertamanya sejak 2011.
Baca juga: Tekuk Medvedev, Zverev Bukukan Kemenangan Beruntun Kedelapan di Cincinnati Masters
Di babak perempat final, Djokovic akan berhadapan dengan petenis Amerika Serikat (AS) Taylor Fritz yang melaju setelah lawannya Dusan Lajovic mengundurkan diri karena cedera ibu jari kaki saat tertinggal 5-0. (AFP/Z-1)
Petenis Jepang berusia 26 tahun itu dikalahkan oleh Ashlyn Krueger di babak kedua kualifikasi Cincinnati Terbuka.
Di Cincinnati Terbuka 2023, Gauff juga mencetak kemenangan pertama dalam kariernya atas Iga Swiatek di semifinal.
PERSAINGAN bintang veteran dan generasi muda antara Novak Djokovic dengan Carlos Alcaraz semakin memanas. Keduanya saling bertukar tempat menghuni peringkat satu dunia.
PERJUANGAN petenis putri muda Amerika Serikat, Coco Gauff, akhirnya terbayarkan. Gauff menyabet gelar level 1000 untuk kali pertama di Cincinnati Terbuka 2023.
Bermain selama tiga jam, Novak Djokovic berhasil merebut gelar Cincinnati Masters dengan mengalahkan Carlos Alcaraz 5-7, 7-6(7), 7-6(4).
Gauff menjadi pemenang termuda gelar Cincinnati WTA dan remaja pertama yang meraih lima gelar karir sejak Caroline Wozniacki pada 2008-2009.
“Senang bisa kembali lagi, ini jelas lapangan favorit saya,”
Novak Djokovic, awalnya, memproyeksikan Adelaide International sebagai ajang pemanasan utama sebelum bertarung di Australia Terbuka.
“Saya tidak pernah meremehkan lawan-lawan saya. Saya punya banyak hal untuk dipertaruhkan dan dia tidak, jadi saya harus berhati hati,”
NOVAK Djokovic menandai kembalinya ke lapangan setelah tiga pekan absen dengan kemenangan meyakinkan atas Alejandro Tabilo pada babak 16 besar turnamen ATP Athena, Selasa (4/11)
Novak Djokovic dipastikan lolos ke ATP Finals 2025 ketika undian untuk turnamen ATP 500 di Basel dan Wina dirilis, dikutip dari ATP, Minggu (19/10).
Novak Djokovic masih mengejar satu gelar lagi untuk menggeser petenis Australia Margaret Court dalam perebutan gelar tunggal Grand Slam terbanyak dalam sejarah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved