Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
VENUS Williams menyalahkan rumput setelah juara lima kali itu tersungkur saat kalah 6-4 dan 6-3 dari Elina Svitolina di putaran pertama Wimbledon, Senin (3/7) waktu setempat.
Petenis Amerika Serikat (AS) itu memulai dengan kuat saat menghadapi lawannya asal Ukraina, yang mencapai semifinal pada 2019, dengan memenangi dua gim pertama.
Namun, petenis berusia 43 tahun itu terpeleset di lapangan rumput Centre Court dan jatuh kesakitan, mencengkeram lutut kanannya yang terbalut ikatan saat Svitolina membuat kedudukan menjadi 2-1.
Baca juga: Swiatek Melaju ke Putaran Kedua Wimbledon
Dia tertatih-tatih kembali ke kursinya tetapi kemudian bisa melanjutkan pertandingan.
Williams tampil agresif, berusaha melepaskan pukulan winner, tetapi dipatahkan lagi pada gim kelima, dan Svitolina merebut set pembuka 6-4.
Williams harus berusaha keras setelah servisnya dipatahkan pada gim pertama set kedua, dan mantan petenis nomor tiga dunia Svitolina kembali melakukan hal yang sama untuk memimpin 4-1.
Baca juga: Svitolina Singkirkan Williams di Putaran Pertama Wimbledon
Petenis berusia 28 tahun, yang melahirkan anak perempuan pada Oktober dan saat ini berada di peringkat 76, itu melakukan servis pada gim kedelapan tetapi Williams berjuang keras membalas untuk membuat skor menjadi 5-3.
Namun, dia gagal membangun momentumnya saat Svitolina kembali mematahkan servisnya, menutup set tersebut dengan skor 6-3.
Williams mendapat tepuk tangan meriah saat dia berjalan keluar dari Centre Court. Ia berbalik dan melambai ke kerumunan.
"Rumput pada dasarnya akan licin. Kamu akan jatuh pada titik tertentu. Itu nasib buruk bagi saya," kata Williams, seperti disiarkan AFP, Selasa (4/7).
"Saya memulai pertandingan dengan sempurna. Saya benar-benar menghabisi pertandingan, lalu saya dihabisi oleh rumput."
"Ini tidak menyenangkan sekarang. Saya merasa seperti saya dalam performa bagus datang ke turnamen ini, dan performa bagus dalam pertandingan. Semuanya sangat mengejutkan saat ini. Ini adalah olahraga," ujar Williams.
Williams, yang melakukan debutnya di Wimbledon pada 1997, bermain di All England Club untuk ke-24 kalinya -- penampilan terbanyak bagi seorang petenis di era Open.
Saat kemunculannya pertama itu, 53 petenis yang saat ini ada di undian utama 2023 belum lahir. Svitolina bahkan baru berusia dua tahun.
Svitolina senang Williams dapat melanjutkan pertandingan setelah jatuh. Dia mengaku 'terguncang' dengan insiden itu.
"Dia mencoba, dan dia juara, dia berjuang, dia memberikan segalanya," ujar Svitolina. (Ant/Z-1)
Boris Becker baru berusia 17 tahun, tujuh bulan, dan 15 hari ketika ia mengalahkan Kevin Curren pada 1985, menjadikannya juara tunggal putra Wimbledon termuda sepanjang masa.
Swiatek mengalahkan Guo Hanyu, petenis dari babak kualifikasi, dengan skor meyakinkan 6-3, 6-1.
Sinner memilih untuk fokus ke pemulihan cedera yang didapatnya di Wimbledon 2025.
Juara Wimbledon 2025 Jannik Sinner memberikan hadiah berupa bola tenis bertanda tangan kepada Pangeran George dan Putri Charlotte.
Carlos Alcaraz mengaku kekalahannya atas Jannik Sinner di Wimbledon memotivasinya untuk terus berkembang.
Jannik Sinner berhasil mengukir sejarah di Wimbledon setelah menundukan rivalnya Carlos Alcaraz 4-6, 6-4, 6-4, 6-4.
Venus menyatakan kesiapannya menghadapi tantangan di Melbourne Park, sekaligus menjadi petenis putri tertua yang tampil dalam turnamen tersebut pada usia 45 tahun.
Duel antara Tatjana Maria, 38 dan Venus Williams, 45, mencatatkan rekor sebagai kombinasi usia tertua dalam satu pertandingan tur WTA sejak organisasi tersebut didirikan pada 1973.
Williams selanjutnya akan bertolak ke Melbourne untuk tampil di Australia Terbuka dengan status wildcard.
VENUS Williams harus mengakhiri langkahnya di babak pertama Auckland Classic setelah kalah tiga set dari petenis Polandia, Magda Linette, Selasa (6/1), menuju Australia Terbuka.
Sebelum ke Melbourne, Williams akan mengawali perjalanannya di Auckland Classic pekan depan.
Venus Williams, legenda tenis AS, comeback di usia 45 tahun untuk berlaga di Auckland Classic 2025, menegaskan semangat juangnya yang abadi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved