Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
TUNGGAL putra Jonatan Christie mengatakan bertanding di Istora Senayan Jakarta memberikannya semangat yang berkali-kali lipat karena dukungan tidak berkesudahan dari para suporter.
"Dibilang nyaman (bermain di Istora) sih, bukan, tapi lebih ke semangatnya bertambah berkali-kali lipat karena dukungan penonton. Sebagai atlet Indonesia, kami bangga bisa membawa nama Indonesia dan bermain di Indonesia, bersama dengan dukungan penonton," kata pria yang akrab disapa Jojo itu saat jumpa pers usai pertandingan babak 32 besar Indonesia Terbuka 2023 di Istora Senayan Jakarta, Rabu (14/6).
Saat disinggung mengenai edisi terakhir Indonesia Terbuka yang digelar di Istora tahun ini, atlet tunggal putra peringkat tujuh dunia itu mengatakan dirinya merasa senang sekaligus sedih, karena Istora memiliki banyak kenangan manis buatnya.
Baca juga : Ginting Kunci Kemenangan ke Semifinal Indonesia Terbuka, Taklukkan Jojo
Sebut saja kemenangan ikonis Jonatan di Asian Games 2018, hingga pencapaiannya baru-baru ini yang keluar sebagai juara Indonesia Masters 2023.
Adapun Indonesia Open 2023 merupakan edisi terakhir yang digelar di Istora karena pada tahun depan turnamen Super 1.000 tersebut akan berpindah ke Indoor Multifunction Stadium (IMS) Gelora Bung Karno (GBK) dengan kapasitas 17 ribu kursi.
"Kalau misalnya tahun depan kita akan pindah (ke Indonesia Arena), maka ada kabar baik dan buruk. Para atlet sudah merasa Istora ini ikonik banget dan kita selalu main di sini selama berpuluh-puluh tahun. Aura dan atmosfernya memang beda. Kita tidak tahu di tahun depan di Indonesia Arena akan seperti apa. Tapi, kabar baiknya adalah kapastiasnya lebih banyak dan membuat para penggemar yang nonton lebih banyak untuk ikut mendukung kita," ungkap Jojo.
Baca juga : Ginting Hadapi Jojo di Perempat Final
Di sisi lain, Jonatan yang berhasil melaju ke babak 16 besar setelah mengalahkan wakil Jepang Kanta Tsuneyama melalui dua gim langsung 21-17 dan 21-10 itu mengaku tidak ingin lengah dalam menghadapi babak berikutnya, termasuk kemungkinan untuk bertemu sesama wakil Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting dalam waktu dekat.
"Target kita dari awal adalah siapa pun (atletnya) yang penting tunggal putra bisa membawa nama Indonesia. Terlepas siapa pun yang menang di antara kita, kita akan lakukan yang terbaik di momen itu, dan tetap support siapa pun yang maju ke babak berikutnya. Tidak ada yang gimana-gimana, yang penting tunggal putra bisa memberikan yang terbaik di Indonesia Terbuka," tegas Jonatan.
Dengan kemenangan ini, Jonatan akan bertemu dengan pebulu tangkis Prancis Toma Junior Popov di babak kedua turnamen berlevel Super 1000 BWF itu. (Ant/Z-1)
Ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto kandas di semifinal Indonesia Terbuka saat melawan pasangan Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae 18-21, 21-19, 21-23.
Adnan/Indah menyingkirkan unggulan pertama asal Hong Kong, Tang Chun Man/Tse Ying Suet, di putaran pertama Indonesia Terbuka.
Gerakan cepat dalam latihan, seperti agility dengan shuttlecock, memicu rasa pusing hebat yang membuat Gregoria Mariska Tunjung khawatir akan kambuh mendadak.
Gregoria Mariska Tunjung telah absen dari sejumlah turnamen internasional sejak akhir Maret, termasuk batal memperkuat tim Indonesia di Piala Sudirman 2025.
Bagi Fajar Alfian, warna biru bukan sekadar perubahan visual semata, melainkan menyentuh sisi emosionalnya sebagai seorang pendukung Persib Bandung atau Bobotoh.
Pertemuan sesama wakil Merah Putih itu akan mempertemukan unggulan kedelapan Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi melawan pasangan muda Siti Sarah Azzahra/Agnia Sri Rahayu.
INDONESIA berhasil mengirimkan tiga wakil ke babak perempat final Kejuaraan Dunia BWF 2025. Tiket semifinal akan memastikan setidaknya medali perunggu bagi para pebulu tangkis Tanah Air.
JONATAN Christie akhirnya memutus tren negatif setelah berhasil melangkah ke perempat final Kejuaraan Dunia BWF 2025.
TUNGGAL putra Indonesia Jonatan Christie memastikan langkah ke babak 16 besar Kejuaraan Dunia BWF 2025 setelah menyingkirkan wakil Azerbaijan berdarah Indonesia, Ade Resky Dwicahyo.
Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie berhasil menang mudah dua gim langsung melawan wakil Jerman, Matthias Kicklitz di babak pertama Kejuaraan Dunia 2025.
Pebulu tangkis Indonesia yang masuk daftar unggulan di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2025 adalah Jonatan Christie, Gregoria Mariska Tunjung, Fajar/Rian, dan Sabar/Reza.
Indonesia terakhir kali meraih gelar juara di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis pada 2019 melalui ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved