Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA penbalap tim Scuderia Ferrari, Charles Leclerc dan Carlos Sainz, mengungkapkan persiapan mereka menjelang kompetisi Formula 1 musim 2023.
Leclerc, yang merupakan runner-up musim lalu, mengatakan dirinya memantapkan fokus di 10 hari menjelang pengujian pramusim di Sirkuit Internasional Bahrain, 23-25 Februari mendatang.
"Ini adalah 10 hari jelang pramusim dan saya sangat menantikannya. Kami di tim sudah sangat bekerja keras, mengevaluasi dan memperbaiki performa, untuk mewujudkan tujuan kami semua, yaitu kemenangan," kata pebalap asal Monaco tersebut di sela peluncuran SF-23, Selasa (14/2).
Baca juga: Bermodalkan SF-23, Ferrari Makin Mantap Hadapi Formula 1 2023
Lebih lanjut, Leclerc menambahkan, dirinya optimistis mengarungi musim 2023 bersama Ferrari.
Ia menilai, 2022 merupakan tahun yang cukup baik bagi tim, mengingat Ferrari mengantongi gelar runner-up untuk pembalap dan konstruktor.
"Tahun 2022 kemarin, kami memiliki kemajuan. Kami finis di peringkat dua untuk pembalap dan konstruktor. Saya sangat menantikan untuk kembali di balik kemudi mobil dan memenangkan kejuaraan tahun ini," tegas Leclerc.
Sependapat, Sainz mengaku masa hibernasi yang panjang dari 2022 ke 2023 membuatnya semakin matang untuk berlatih dan menyempurnakan kemampuan serta teknik bersama dengan tim.
"Ini adalah musim dingin yang panjang untuk kami menyambut musim baru. Banyak persiapan, latihan, dan diskusi dengan tim teknis. Kami mempersiapkan yang terbaik untuk musim 2023," kata Sainz.
Pembalap asal Spanyol tersebut melanjutkan, ia dan Leclerc memiliki tekad dan rivalitas dalam waktu bersamaan.
"Tentu saja saya mencoba lebih cepat dibandingkan Charles. Tapi, kami tetap kompetitif, menghormati satu sama lain, dan memiliki hubungan yang baik," ujarnya.
Leclerc dan Sainz akan menunggangi Ferrari SF-23 untuk musim 2023. (Ant/OL-1)
Arthur Leclerc akan membawa mobil Ferrari SF-25 di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi menggantikan posisi Lewis Hamilton.
Charles Leclerc dan Lewis Hamilton kembali kesulitan di kualifikasi F1 GP Qatar, finis di luar posisi depan dan mengaku mobil Ferrari sulit dikendalikan.
Lewis Hamilton mengungkapkan bahwa kondisi pengereman sangat sulit dikendalikan dan menyebabkannya dalam kondisi yang sering kehilangan kendali di GP Las Vegas.
Charles Leclerc tampil begitu kesulitan sepanjang kualifikasi dan harus menempati posisi kesembilan. Sementara rekan setimnya Lewis Hamilton harus puas berada di posisi buncit.
Rumor mengenai masa depan Hamilton mulai mencuat setelah penampilan mengecewakan di GP Meksiko bulan lalu.
Semenjak didatangkan Ferrari, awal musim ini, Lewis Hamilton belum memenangkan satu pun balapan hingga seri ke-20 musim ini.
Arthur Leclerc akan membawa mobil Ferrari SF-25 di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi menggantikan posisi Lewis Hamilton.
Charles Leclerc dan Lewis Hamilton kembali kesulitan di kualifikasi F1 GP Qatar, finis di luar posisi depan dan mengaku mobil Ferrari sulit dikendalikan.
Charles Leclerc tampil begitu kesulitan sepanjang kualifikasi dan harus menempati posisi kesembilan. Sementara rekan setimnya Lewis Hamilton harus puas berada di posisi buncit.
Max Verstappen dari Red Bull tetap tenang meski Virtual Safety Car di akhir lomba menggagalkan peluangnya merebut posisi kedua dari Leclerc.
Max Verstappen mengaku menghadapi akhir pekan yang berat di GP Meksiko 2025 setelah hanya mampu start dari posisi kelima.
Lewis Hamilton menilai posisi ketiga di kualifikasi GP Meksiko 2025 adalah tempat ideal untuk memperebutkan kemenangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved