Headline
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah menetapkan tarif impor baru untuk Indonesia
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah menetapkan tarif impor baru untuk Indonesia
MALAM itu, sekitar pukul 18.00 WIB, langit sudah pekat menyelimuti Dusun Bambangan
KOMITE Olimpiade Internasional atau IOC menyatakan sanksi kepada Rusia dan Belarusia masih tetap berlalu dan tak bisa dinegosiasikan.
IOC menolak permintaan Rusia agar para atletnya diperlakukan sama dengan negaranya pada Olimpiade Paris 2024 nanti.
"Sanksi terhadap negara dan pemerintah Rusia dan Belarusia tidak dapat dinegosiasikan," kata juru bicara IOC.
Pekan lalu, IOC menyatakan tengah mendiskusikan agar atlet Rusia bisa tampil di Paris 2024 dengan opsi sebagai atlet netral dan tidak di bawah bendera nasional mereka.
Namun, hal itu memicu amarah dari Ukraina yang mengancam akan memboikot Olimpiade Paris jika Rusia diizinkan berpartisipasi.
IOC kemudian mengatakan sanksi terhadap Rusia dan Belarusia sebelumnya sudah diputuskan dengan suara bulat dalam pertemuan puncak komite pada 9 Desember lalu.
Sanksi tersebut termasuk tidak ada bendera, lagu kebangsaan, warna atau identifikasi lain apa pun dari Rusia maupun Belarusia.
Baca juga: IOC Tegaskan Sanksi terhadap Rusia tidak Bisa Ditawar
Ketua Komite Olimpiade Rusia Stanislav Pozdnyakov sebelumnya meminta IOC membolehkan partisipasi secara penuh di Paris nanti. Pozdnyakov menyambut baik upaya IOC untuk mengizinkan atlet Rusia berkompetisi.
"Rusia harus berpartisipasi persis dengan syarat yang sama dengan semua atlet lainnya. Setiap syarat atau kriteria tambahan tidak dapat diterima, terutama yang memiliki nuansa politik, yang sama sekali tidak dapat diterima untuk gerakan Olimpiade," kata Pozdnyakov.
"Tetapi untuk syarat tambahan, kami sangat tidak setuju. Piagam Olimpiade menyatakan bahwa semua atlet harus berpartisipasi dengan pijakan yang sama," tambahnya.
Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky tak menerima jika Rusia boleh tanpil di Olimpiade Paris.
Zelensky mengatakan dirinya telah mengundang Presiden IOC Thomas Bach untuk mengunjungi kota garis depan di Ukraina, Bakhmut, untuk melihat kondisi perang di sana.
Di sisi lain, Dewan Olimpiade Asia minggu lalu sudah menawarkan kesempatan kepada atlet Rusia dan Belarusia untuk berkompetisi pada Asian Games tahun ini.
Mereka menilai semua atlet terlepas dari kebangsaan atau paspor yang mereka miliki harus dapat berkompetisi.
Tawaran itu menjadi langkah signifikan karena bakal memungkinkan atlet dari Rusia dan Belarusia mencapai standar kualifikasi yang mereka perlukan untuk bersaing di Paris. (AFP/Dhk/OL-09)
Pencarian bibit bulu tangkis muda bakal lebih selektif karena juga terdapat kriteria spesifik yang diprioritaskan yaitu postur yang ideal.
PERTUMBUHAN akademi esports di Indonesia menunjukkan tren positif dan menjadi faktor penting dalam mencetak generasi baru atlet esports profesional.
Para atlet yang menekuni nomor boulder telah banyak mempelajari tipe jalur yang lazim digunakan dalam kompetisi internasional.
Megawati Hangestri, yang sebelumnya absen dari AVC Nations Cup 2025 karena akan melangsungkan pernikahan, kini telah dipastikan akan kembali memperkuat timnas Indonesia.
Atlet bola voli putri Yolla Yuliana menyebut pengunduran dirinya dari timnas Indonesia adalah bentuk dukungan terhadap proses regenerasi pemain muda Indonesia.
ATLET master Ockben Saor Sinaga akan mewakili Indonesia pada ajang World Police and Fire Games (WPFG) 2025 yang akan berlangsung di Birmingham, Alabama, Amerika Serikat.
Roman Starovoit, mantan Menteri Transportasi Rusia, ditemukan tewas setelah dipecat Presiden Putin.
Kremlin kembali menekankan bahwa invasi Rusia bertujuan untuk menghilangkan akar penyebab konflik.
Trump merasa frustasi terhadap kedua pihak yang berkonflik yakni Rusia dan Ukraina.
Beijing mendukung masyarakat internasional dalam memperkuat keterlibatan dan dialog dengan pemerintah sementara Afghanistan.
Otoritas Emirat Islam Afghanistan menyebut pengakuan Rusia sebagai keputusan berani yang akan menjadi contoh bagi negara-negara lain.
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan tidak berhasil membuat kemajuan dalam upaya mengakhiri perang di Ukraina.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved