Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT sport entertainment dan sport industry, Uden Kusuma, menilai, bila prestasi terus ditingkatkan, apalagi mampu meraih juara teratas dalam event pertandingan besar sepak bola seperti Piala Dunia di Qatar, maka otomatis, cuan alias uang akan mengalir.
“Bintang sepak bola Argentina Lionel Messi pasti disanjung dan mendapat berbagai penghargaan termasuk hadiah uang mengingat mampu membawa tim negaranya menjadi juara setelah menghempaskan juara bertahan Prancis di Final Piala Dunia, Minggu 18 Desember," jelasnya.
"Semua itu kolaborasi dari sport, entertainment, dan bisnis,” ujar Uden Kusuma dalam perbincangan dengan media, Rabu (21/12).
Baca juga : Camilan Berprotein Tinggi Bantu Penuhi Nutrisi Pehobi Olahraga
Brigjen Uden Kusuma menyinggung hal itu mengingat yang bersangkutan kini tengah menyelesaikan disertasi doktoral di Kajian Strategic Global, Universitas Indonesia yang juga terkait bidang olahraga, selain sebagai tenaga ahli di Kementerian Olahraga.
Lebih lanjut Uden Kusuma mengatakan, kita dapat melihat bagaimana entertainment Piala Dunia itu selain suguhan intinya, event pertandingan sepak bola empat tahunan.
“Waktu opening dan closing ceremony kita bisa menyaksikan penampilan luar biasa dari sisi entertainment," katanya.
Baca juga : PAMI Bawa Pulang 7 Medali dari TOMG 2024
"Dari sisi bisnis, meski Qatar menghabiskan biaya puluhan triunan rupiah untuk persiapan membangun stadion dna prasarana, tapi keuntungan juga besar, belum lagi kebanggaan sebagai sebuah bangsa,” papar Uden.
Uden mengulas panjang lebar apa dan bagaimana hubungan sport dengan bisnis dan entertainment yang sudah tidak bisa dilepaskan dari dunia modern yang ditopang penuh oleh digitalisasi.
Pembahasan tentang ini diungkap mendalam dalam kanal youtube Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat- Akademi Televisi Indonesia (LPPM ATVI) dengan judul “Pembaca dapat menonton perbincangan menarik dan mendalam soal ini melalui kanal Yutube LPPM ATVI dengan link https://www.youtube.com/watch?v=aRmoT2lfWn8&t=27s&ab_channel=TERASLPPMATVI tersebut,”katanya.
Baca juga : Fundtastic Kolaborasi dengan Golftrovert Gelar Turnamen Golf FundtasticFour
Dari pengamatannya, Uden Kusuma mengatakan bahwa saat ini dunia bergerak bagaimana olahraga ini menjadi sebuah ajang yang bisa diangkat secara ekonomi dan bisnis dengan mengemasnya dengan entertain yang menarik.
Dalam kaitan ini maka peran event organizer atau EO sangat penting untuk membuat sebauh event kelas nasional maupun internasional menarik perhatian kalangan pengusaha untuk beriklan.
Belajar dari cabang olahraga sepakbola yang memang disukai masyarakat internasional dan juga di dalam negeri, beragam event olahraga mesti dikemas dengan canggih yakni melibatkan entertainment dan juga bisnis.
Baca juga : Reliance dan Disney Umumkan Merger Media Hiburan India
“Sebenarnya ujung dari pelibatan kalangan bisnis dan entertainment tak lain untuk meningkatkan prestasi dan tentunya kesejahteraan para atlet dan pelatih,” kata Uden Kusuma.
Menurut Uden Kusuma, cabang olahraga bulu tangkis, bola voli, dan juga basket sudah dapat dikemas dengan bungkusan entertainment dan dirancang dengan bisnis yang menguntungkan semua pihak.
“Tapi tetap menurut saya, prestasi dan kesejahteraan atlet harus jadi dasar bergerak, apalagi di voli kita sudah lihat ada pemain naturalisasi, juga basket,” katanya.
Baca juga : Proses Right Issue AIMS Rampung pada Semester I-2024
Lebih lanjut dikemukakan, peran EO dalam memasarkan event sangat menentukan berhasil tidaknya sport entertainment.
Karena itu menciptakan pasar atau segmen yang besar akan berpengaruh pada mengalirnya sponsor dan penyebarluasan event melalui media broadcast.
“Jadi peran broadcast juga vital, karena melalui tayangan broadcast sebuah event bisa disaksikan ratusan ribu bahkan jutaan pemirsa atau penonton,” tambahnya. (RO/OL-09)
Kehadiran Prabowo dalam forum tersebut menunjukkan komitmen Indonesia untuk memperkuat kerja sama ekonomi dan investasi strategis dengan Inggris.
Tantangan pelaku usaha terkini yaitu cara mengelola kolaborasi tim, komunikasi, dan proses kerja secara efisien dalam satu sistem yang terintegrasi.
Pelaku menyerang siapa saja yang mudah ditembus. Mereka tidak peduli apakah Anda perusahaan besar atau kecil. Jika Anda lengah, Anda akan menjadi korban.
BISNIS dan sufisme sebenarnya dua wilayah yang berbeda. Ketika orang berbicara tentang bisnis, ia akan segera lari kepada keuntungan-keuntunngan ekonomis.
MILITER Amerika Serikat (AS) mulai mengalihkan perhatian ke kawasan selatan. Sektor pertahanan kini melihat bisnis besar untuk menyuplai peralatan bagi jenis perang berbeda.
Usaha keluarga merupakan fondasi ekonomi Asia, dengan 85% perusahaan di kawasan Asia Pasifik dimiliki oleh keluarga, bersama UKM yang mencakup 97% bisnis di kawasan.
DKI Jakarta menyelenggarakan doa bersama lintas agama dan hiburan lainnya termasuk konser.
MEMPERINGATI delapan dekade perjalanan organisasi, Pengurus Pusat Pemuda Katolik melaksanakan kunjungan kasih ke Panti Asuhan Pelayanan Kasih Bakti Mandiri, Sabtu (15/11).
Kolaborasi antara Loket, Indodana, dan TikTok dalam forum ini menegaskan pentingnya sinergi antara data, layanan finansial, dan pemasaran digital.
Tiga perangkat terbarunya yakni Xiaomi Watch S4, Xiaomi OpenWear Stereo Pro, dan Xiaomi Smart Band 10 Glimmer Edition
Kehadiran Pagaehun menjadikan Icon Bali sebagai mal pertama yang menghadirkan konser publik artis K-Pop Korea di Bali.
Lebih dari dua dekade perjalanan memperlihatkan konsistensi Muchtar P Simanjuntak dalam membangun visi besar. Ia tidak pernah berhenti menekankan pentingnya kolaborasi dan keberlanjutan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved