Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Pelaksana Olahraga Formula 1 (F1) Ross Brawn mengumumkan pensiun dan meninggalkan posisinya yang telah dia pegang sejak 2017.
Dengan F1 yang tengah berada dalam periode persiapan menuju regulasi mobil baru pada 2026, Brawn merasa keputusannya untuk pensiun menjadi hal yang tepat.
"Sekarang adalah waktu yang tepat bagi saya untuk pensiun. Kami telah melakukan sebagian besar pekerjaan," ucap Brawn dikutip dari Motorsport, Selasa (26/11).
"Mobil baru akan tiba pada 2026, tapi itu empat tahun lagi, dan cukup jauh bagi saya, jadi lebih baik kelompok orang berikutnya mengambil mantel itu. Saya pikir saya meninggalkan F1 di tempat yang hebat," imbuhnya.
Pria berusia 68 tahun itu telah malang melintang di dunia jet darat selama 46 tahun. Pria Inggris itu mencapai kejayaan bersama Jean Todt, Michael Schumacher, dan Rory Byrne di masa keemasan Ferrari.
Baca juga: Mattia Binotto Mundur dari Tim Ferrari
Dia memegang posisi sebagai direktur teknis di Ferrari dari 1997 hingga 2007, bersama Brawn Ferrari sukses memenangi empat gelar pembalap bersama Schumacher.
Selain Ferrari, Brawn juga berhasil membuat sejarah dengan timnya sendiri, yakni Brawn GP lahir dari puing BAR-Honda. Dengan cerdik, timnya mengambil keuntungan dari area abu-abu dalam peraturan, menciptakan mobil tak terbendung sehingga membawa pulang titel F1 2009 kategori konstruktor dan pembalap atas nama Jenson Button.
Tim itu bertransformasi menjadi Mercedes pada 2010. Brawn masih bergabung bersama tim Jerman hingga akhir 2013, sebelum peran itu diambil alih oleh Toto Wolff.
"Saya telah menikmati hampir setiap menit karier saya selama 46 tahun dan saya beruntung telah bekerja dengan banyak tim hebat, pembalap hebat, dan orang-orang hebat," ucap Brawn.
"Saya sekarang akan menonton F1 dari sofa saya, bersorak, dan mengkritik sama halnya seperti seorang penggemar F1. Bangga bahwa olahraga ini berada di tempat yang luar biasa dan memiliki masa depan yang fantastis," tukasnya. (OL-16)
Kolaborasi “From Heritage to Future” satukan budaya, keberlanjutan, dan olahraga di pentas dunia
BALAP Formula E akan kembali digelar di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC), Ancol, pada 21 Juni 2025. Adapun tahun ini menjadi ajang ketiga kalinya Jakarta menjadi tuan rumah.
Seluruh proses ini mengikuti arahan teknis dari FIA dan Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM), guna memastikan lintasan memenuhi standar internasional.
Di Time Attack Round 2, Senna Iriawan berjaya dengan merebut juara pertama untuk Sekuya Racing di kategori Radical SR1.
Meikarta Speedway Festival 2024 (MSF24) telah menjadi salah satu acara andalan di kalender Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Jawa Barat.
SETELAH sukses pada 2023, ajang Fastlane Mandalika Track Day kembali digelar.
Audi secara resmi memulai babak baru dalam sejarah otomotif mereka dengan keberhasilan fire-up pertama mobil Audi Revolut F1 Team.
Pembalap McLaren, Lando Norris, dipastikan akan menggunakan nomor 1 pada jet daratnya di ajang Formula 1 musim depan.
Tim Formula 1 Mercedes dijadwalkan akan memperkenalkan penantang baru mereka, Mercedes-AMG F1 W17, secara daring, 22 Januari mendatang.
Tim pendatang baru di Formula 1, Cadillac, secara resmi mengumumkan penunjukan pebalap asal Tiongkok, Zhou Guanyu, sebagai pembalap cadangan di musim 2026.
Max Verstappen menekankan bagaimana peran Christian Horner yang selalu pasang badan untuknya di masa-masa sulit.
Menurut pembalap asal Belanda ini, kebijakan McLaren yang memberikan perlakuan setara kepada Norris dan Piastri justru menjadi bumerang bagi tim asal Inggris tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved