Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
RSC Jatiasih FC, adalah akademi dan klub sepak bola berbasis komunitas yang lahir dan berkembang di Jatiasih-Kota Bekasi. Saat ini RSC Jatiasih FC sudah resmi terdaftar di PSSI dan memiliki sekitar 100 siswa dan 4 pelatih.
Menariknya akademi bola ini tidak memungut biaya sepeserpun kepada siswanya dan berorientasi pendidikan karakter melalui sepak bola.
"Misi kami adalah menyediakan kesempatan kepada anak-anak untuk berlatih secara profesional, dengan menyediakan pelatih berkualitas, bersertifikat dan terdidik. RSC Jatiasih diminati oleh siswa yang ingin berprestasi di sepak bola maupun sebagai kegiatan olahraga rutin yang baik untuk kesehatan," kata Kepala Sekolah SSB RSC Jatiasih, Dzulfian Syafrian dalam keterangan tertulis, Selasa (8/11).
Setelah berdiri sejak tahun 1991, RSC Jatiasih berkomitmen untuk berkembang lebih lanjut. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan bekerjasama dengan Marvin Foundation, sebuah yayasan yang bergerak di bidang pendidikan dan sosial, untuk pengembangan pelatihan dan membangun RSC Jatiasih menjadi lebih profesional dan modern.
baca juga: Ini Permainan untuk Alihkan Anak Anda dari Gawai
"Kerjasama ini sesuai dengan misi Marvin Foundation untuk pengembangan pendidikan usia dini. Dan dalam hal ini pendidikan olahraga salah satu pilar yang penting untuk persiapan generasi mendatang yang unggul. Kami sangat antusias bekerjasama dengan RSC Jatiasih karena komitmen pengurus, pelatih, anak didik yang luar biasa, dan ini berbasis komunitas yang kuat di Kota Bekasi," ujar Kurniawan Santoso, pembina Marvin Foundation.
Marvin Foundation adalah yayasan nirlaba yang bergerak di bidang pendidikan dan sosial yang didukung ekosistem berbasis teknologi. Kerjasama ini diyakini semua pihak akan mampu mengantarkan RSC Jatiasih menjadi akademi yang berprofesional dan melahirkan pemain yang akan bermain di kancah professional. (N-1)
Edukasi seksual tidak perlu menunggu anak dewasa. Sebaliknya, langkah perlindungan ini justru harus dimulai sejak usia dini untuk membentengi anak dari pelecehan seksual.
Pendekatan bermain jauh lebih efektif dalam memberikan edukasi seksual karena membuat informasi lebih mudah diterima tanpa menciptakan rasa takut pada anak.
Langkah preventif harus dimulai bahkan sebelum keberangkatan. Orangtua diminta untuk tidak meremehkan pemeriksaan kesehatan awal bagi anak.
Kurangnya paparan sinar matahari akibat cuaca mendung dan hujan terus-menerus berisiko menurunkan produksi Vitamin D alami dalam tubuh.
Kelengkapan imunisasi sesuai usia merupakan benteng terkuat bagi anak.
Data menunjukkan sekitar 30% bayi mengalami gumoh, dengan puncak frekuensi pada usia 3 hingga 4 bulan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved