Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH gagal mengunci gelar juara dunia Formula 1 (F1) pada balapan seri ke-17 yang berlangsung di sirkuit jalan raya Marina Bay, Singapura, Minggu (10/2). Pembalap Red Bull Racing Max Verstappen langsung mengalihkan fokus ke GP Jepang.
Penampilan buruk didapati Verstappen pada aksinya di Singapura, Pembalap Belanda itu kehilangan kesempatan untuk merebut gelar juara dunia F1 keduanya secara beruntun di GP Singapura setelah hanya finis di posisi ketujuh.
Dalam unggahannya di sosial media, Verstappen mengakui bahwa balapan GP Singapura merupakan akhir pekan yang berantakan untuknya.
Namun dia tidak ingin berlarut dalam kekecewaan dan bersiap untuk GP Jepang yang dijadwalkan bergulir akhir peka ini Minggu (9/10).
"Akhir pekan yang berantakan dan membuat saya frustasi yang berakhir di P7. Ini bukan tempat yang kami inginkan, tetapi kami akan pindah ke Jepang. Saya menantikan untuk membalap di trek hebat di Suzuka," tulis Verstappen dalam unggahannya di sosial media.
Baca juga: Oliveira Kuasai Trek Basah Buriram untuk Menangi GP Thailand
Memimpin jauh dengan 341 poin di pucak klasemen, peluang Verstappen masih terbuka untuk mengunci gelar juara dunia F1 musim ini. Di klasemen, Verstappen berjarak 104 poin dari pembalap Ferrari Charles Leclerc di posisi kedua dan 106 angka atas rekan setimnya Sergio Perez di peringkat ketiga.
Dengan kondisi tersebut ditambah F1 yang menyisahkan lima seri balapan, Verstappen hanya butuh gap 112 poin dari pesaing terdekatnya setelah balapan di Suzuka untuk memastikan gelar juara dunia.
Sejumlah sekenario bisa dipenuhi Verstappen untuk merengkuh gelar juara, namun salah satu sekenario yang pasti adalah Pembalap Belanda itu harus merebut kemenangan pada GP Jepang.
Untuk mengunci gelar juara di GP Jepang nampaknya Verstappen harus fokus ekstra keras, pasalnya jika melihat balapan terakhirnya di Sirkuit Suzuka pada 2019 silam, pembalap berusia 25 tahun itu mendapatkan hasil buruk.
Dalam aksinya tiga tahun lalu, Verstappen gagal finis setelah mengalami kerusakan parah di sisi kanan bagian lantai mobilnya usai bersenggolan dengan Leclerc. Hal itu tentu tidak boleh terjadi lagi jika Verstappen ingin merebut gelar juara dunia di Jepang.
Adapun dalam balapan di GP Singapura, pembalap Sergio Perez berhasil keluar sebagai yang tercepat dengan catatan waktu 2 jam 2 meni 20,238 detik. Sedangkan Lecleec keluar sebagai juara kedua dengan catatan lebih lambat 2,595 detik dari Perez. (Rif/Motorsport/OL-09)
Max Verstappen menekankan bagaimana peran Christian Horner yang selalu pasang badan untuknya di masa-masa sulit.
Menurut pembalap asal Belanda ini, kebijakan McLaren yang memberikan perlakuan setara kepada Norris dan Piastri justru menjadi bumerang bagi tim asal Inggris tersebut.
Sebelumnya, Verstappen sempat dikabarkan akan kembali memakai nomor 33 yang identik dengannya sebelum meraih gelar juara dunia pada 2021.
Pembalap Red Bull Max Verstappen mengaku bangga dengan perjuangan yang telah ia dan timnya lakukan, meski hasil akhir tidak sesuai harapan.
Max Verstappen menutup musim F1 2025 dengan kemenangan dominan di GP Abu Dhabi. Namun gagal merebut gelar hanya dua poin dari Lando Norris.
Lando Norris resmi mengamankan gelar Juara Dunia Formula 1 perdananya di GP Abu Dhabi. Para rival seperti Verstappen, Hamilton, Russell, Sainz hingga Piastri memberi selamat.
Jorge Martin mengalami patah tulang selangka kanan akibat kecelakaan dalam Sprint Race GP Jepang di Sirkuit Mobility Resort Motegi, Sabtu (27/9).
Francesco Bagnaia menjalani akhir pekan sempurna di GP Jepang setelah mendapatkan posisi pole, Sabtu (27/9).
Marc Marquez finis di podium kedua GP Jepang pada balapan utama di Sirkuit Motegi, Minggu (28/9).
Marquez hanya membutuhkan tambahan tiga poin lebih banyak untuk jadi juara dunia dibandingkan adiknya yang membela Gresini Racing, Alex Marquez.
Kecelakaan terjadi di tikungan pertama ketika Martin terjatuh dan menabrak motor rekan setimnya, Marco Bezzecchi.
Francesco Bagnaia tampil dominan dalam ajang sprint race Moto GP Jepang 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved