Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Ducati Francesco Bagnaia gagal menyamai rekor Mar Marquez setelah harus kalah dari Enea Bastianini pada MotoGP Aragon 2022 yang berlangsung di Sirkuit MotorLand Aragon, Spanyol, Minggu (18/9). Pembalap asal Italia itu gagal mencatatkan lima kemenangan beruntun seperti rekor yang diciptakan Marc Marquez yang menjuarai lima balapan dari San Marino sampai Australia pada musim 2019.
Bagnaia yang memulai balapan di posisi terdepan memang berhasil mempertahankan posisinya sejak awal balap dari kejaran Enea Bastianini. Namun, pada lap terakhir, pembalap Gresini Racing itu mampu menyalip Bagnaia dan mencuri kemenangan.
Sementara itu, comeback Marc Marquez ke arena MotoGP di Aragon berakhir mengecewakan. Motor juara dunia MotoGP sebanyak enam kali itu bersenggolan dengan pemuncak klasemen sementara Fabio Quartararo di tikungan ketiga lap pertama.
Quatararo terbanting ke aspal dan gagal meneruskan balapan, namun Marquez mampu terus melaju. Sayang keberuntungan pebalap yang dijuluki Baby Alien itu tak berlanjut. Tak lama sesudah itu, dia kembali bersenggolan dengan lawannya. Kali ini dengan pebalap tim LCR Honda Takaaki Nakagami di tikungan delapan.
Marquez, yang baru pertama ini ikut balapan sejak Mei karena menjalani operasi lengan, akhirnya menghentikan balapannya dan kembali ke garasi di putaran kedua.
"Itu benar-benar tidak beruntung. Di Tikungan 3 saya punya momen, saya baru saja kehilangan bagian belakang dan kemudian Fabio sangat dekat di belakang, seperti biasa di lap pertama," kata Marquez.
"Setelah kontak, saya merasakan sesuatu di tikungan lima, tapi itu bisa diterima. Kemudian ke tikungan tujuh tidak apa-apa, tapi kemudian sesuatu mulai mengunci karena bagian fairing yang rusak dan itu membuat motor berbelok ke samping," kata Maquez.
Sementara itu, Direktur Tim Yamaha Lin Jarvis di sela balapan mengatakan kondisi Quartararo tidak terlalu mengkhawatirkan dan dipastikan bisa tampil di MotoGP Jepang 2022 pekan depan. (OL-8)
Aprilia berhasil menutup MotoGP musim lalu dengan catatan sejarah baru, yakni menempati peringkat kedua klasemen akhir konstruktor dengan raihan 418 poin.
Fabio Quartararo mengakui bahwa kehadiran mesin V4 membawa tantangan teknis yang sangat berbeda dibandingkan mesin inline-4 yang selama ini ia kendarai.
Musim lalu, secara mengejutkan, Marco Bezzecchi berhasil mengakhiri kompetisi di peringkat ketiga klasemen akhir dengan koleksi 353 poin.
Masalah utama Francesco Bagnaia sepanjang musim MotoGP 2025 lalu berakar pada ketidakcocokan antara gaya balapnya dengan karakteristik Desmosedici GP25.
Saat ini, Marc Marquez masih terikat kontrak hingga akhir 2027 bersama Ducati Lenovo. Namun, dinamika bursa transfer pembalap yang sering bergerak lebih cepat memicu berbagai spekulasi.
Musim lalu menjadi periode yang cukup berat bagi Jorge Martin. Alih-alih menunjukkan dominasi, ia justru lebih banyak menghabiskan waktu di ruang perawatan dibandingkan di atas lintasan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved