Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
JUARA grand slam 22 kali, Rafael Nadal, berhasil melewati rintangan sulit di putaran kedua grand slam Wimbledon 2022. Menghadapi petenis Lituania Ricardas Berankis pada Kamis (30/6) waktu setempat, Nadal bertahan dalam pertarungan berdurasi 3 jam 2 menit untuk merebut kemenangannya.
Dalam aksinya di All England Lawn Tennis and Coroquet Club, London, Inggris, Nadal yang unggul pada dua set pertama dikejutkan dengan kebangkitan Berankis yang merebut kemenangan set ketiga. Beruntungnya, petenis Spanyol itu dapat kembali ke performa terbaiknya untuk merebut kemenangan set keempat, pertandingan pun berakhir dengan skor 6-4, 6-4, 4-6 dan 6-3.
"Setiap hari adalah tantangan, itulah kenyataannya. Semua lawan sulit, kami bermain melawan pemain terbaik dunia. Saya tidak banyak bermain di lapangan rumput selama tiga tahun terakhir jadi ini tidak mudah," kata Nadal dikutip dari ATP, Jumat (1/7).
Kemenangan ini menjadi yang ke-307 kali bagi Nadal di seluruh pertandingan grand slam yang telah diikutinya. Petenis unggulan kedua itu pun akan melanjutkan perjalanannya di putaran ketiga dengan menghadapi petenis Lorenzo Sonego (Italia).
Pertemuan Nadal dengan Sonego (peringkat 57 dunia) akan menjadi pertandingan pertama untuk kedua petenis. Nadal yang saat ini menduduki peringkat empat dunia dan tengah mengincar gelar grand slam ke-23 kalinya, tentu jauh lebih difavoritkan untuk menangan.
Namun demikian, penampilan Sonego di Wimbledon musim ini dapat dikatakan cukup baik. Dia berhasil memenangi pertarungan lima set dengan petenis Amerika Serikat Denis Kudla di babak pertama, serta menang stright set 7-6(7/4), 6-4 dan 6-4 atas petenis Prancis Hugo Gaston di babak kedua.
Baca juga: Nadal Melaju ke Putaran Kedua Wimbledon
Akan kembali melanjutkan pertandingan yang lebih sulit di putaran ketiga Wimbledon, Nadal menilai itu merupakan kesemmpatannya untuk terus berkembang dan terus maju.
"Setiap hari adalah kesempatan untuk berkembang dan hari ini saya melewatinya, jadi itu memberi saya kesempatan untuk terus maju. Saya sangat senang untuk itu," tukasnya.(ATP/OL-5)
Boris Becker baru berusia 17 tahun, tujuh bulan, dan 15 hari ketika ia mengalahkan Kevin Curren pada 1985, menjadikannya juara tunggal putra Wimbledon termuda sepanjang masa.
Swiatek mengalahkan Guo Hanyu, petenis dari babak kualifikasi, dengan skor meyakinkan 6-3, 6-1.
Sinner memilih untuk fokus ke pemulihan cedera yang didapatnya di Wimbledon 2025.
Juara Wimbledon 2025 Jannik Sinner memberikan hadiah berupa bola tenis bertanda tangan kepada Pangeran George dan Putri Charlotte.
Carlos Alcaraz mengaku kekalahannya atas Jannik Sinner di Wimbledon memotivasinya untuk terus berkembang.
Jannik Sinner berhasil mengukir sejarah di Wimbledon setelah menundukan rivalnya Carlos Alcaraz 4-6, 6-4, 6-4, 6-4.
PETENIS putri Indonesia, Janice Tjen, memilih menatap ajang Indian Wells 2026 dengan pendekatan realistis. Ia tidak memasang target khusus, melainkan berfokus pada peningkatan kualitas.
Carlos Alcaraz mengincar gelar ketiga di Indian Wells 2026 dengan modal 12 kemenangan beruntun. Simak pengakuan sang petenis nomor 1 dunia tentang ambisi mengejar rekor Novak Djokovic
Daniil Medvedev, bintang tenis dunia terjebak di Dubai akibat penutupan ruang udara Timur Tengah. Terancam absen di ATP Masters 1000 Indian Wells.
Duet Janice/Piter berhasil menghentikan langkah pasangan Marie Bouzkova (Rep Ceko) dan Ann Li (Amerika Serikat) melalui kemenangan straight set 7-6 (3) dan 6-3.
Daniil Medvedev menang dengan skor meyakinkan 6-4 dan 6-2 atas Felix Auger-Aliassime di laga semifinal Dubai Duty Free Tennis Championships.
Masuk ke lapangan dengan catatan buruk 0-11 melawan petenis peringkat lima dunia, Miomir Kecmanovic akhirnya berhasil memecahkan kebuntuan tersebut dengan mengalahkan Alexander Zverev.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved