Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
PASANGAN ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto membidik target tinggi di dua turnamen kandang Indonesia Masters 2022 dan Indonesia Open 2022. Keduanya mengincar gelar juara minimal di salah satu turnamen tersebut.
"Saya mau yang terbaik artinya juara tapi itu enggak mudah apalagi setelah Thailand Open saya tidak berlatih seminggu karena cedera. Tapi itu bukan alasan, keinginan saya dan partner saya untuk naik lagi ke podium tertinggi," ungkap Fajar di Jakarta, Senin (30/5).
Fajar/Rian sepanjang turnamen musim 2022 ini berlaga di partai final sebanyak tiga kali. Final terakhir di Thailand Terbuka keduanya berhenti di tengah pertandingan karena Fajar mengalami cedera dan akhirnya harus puas dengan medali perak.
Sebelumnya mereka juga tampil di final Swiss Terbuka (juara) dan Korea Terbuka (runner up).
Fajar/Rian mematok target tinggi itu di turnamen kandang demi mendulang poin dan memperbaiki peringkat. Keduanya bertekad kembali masuk ke lima besar dunia adapun saat ini posisinya di peringkat ketujuh.
"Dari salah satu kejuaraan ini ingin memberi yang terbaik kalau bisa dua-duanya tapi tidak muluk-muluk. Yang penting kita fokus dulu perbaiki ranking bisa masuk ke lima besar akhir Juni ini," imbuh Fajar.
Baca juga : Nadal Tantang Djokovic di Perempat Final Roland Garros
Persaingan di Indonesia Masters dan Indonesia Open diperkirakan akan ketat tak terkecuali dari sesama pasangan Indonesia.
Pasalnya, pasangan-pasangan yang lebih junior belakangan mengejutkan seperti Bagas/Fikri yang menyabet gelar di All England dan Pramudya/Yeremia memenangi Kejuaraan Asia.
"Di ganda putra ini persaingan sangat ketat dan semuanya bagus," imbuh Fajar.
Adapun Bagas/Fikri menatap Indonesia Masters dan Indonesia Open lebih rileks. Pasangan peringkat ke-20 dunia itu mengaku hanya ingin menjalani laga satu per satu.
"(Target) juara enggak, kita mainnya satu per satu aja, step by step ingin mengeluarkan semaksimal mungkin dan semangat saja di lapangan," kata Bagas. (RO/OL-7)
Setelah Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis, Fajar akan berduet dengan Muhammad Shohibul Fikri, sedangkan Rian dipasangkan dengan Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan.
Pebulu tangkis Indonesia yang masuk daftar unggulan di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2025 adalah Jonatan Christie, Gregoria Mariska Tunjung, Fajar/Rian, dan Sabar/Reza.
Bagi Fajar/Rian, Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2025 bisa menjadi yang terakhir sebagai pasangan tetap setelah 11 tahun bersama.
Fajar/Rian menyingkirkan wakil muda asal Tiongkok, Huang Di/Liu Yang, lewat pertarungan ketat dua gim langsung.
Fajar/Rian menghajar ganda Malaysia Nur Moh Azryn Ayub/Tan Wee Kiong di babak 32 besar Singapura Terbuka lewat dua gim langsung, 21-18 dan 21-16.
Fajar/Rian belum pernah merasakan podium tertinggi di turnamen Indonesia Terbuka.
Ganda campuran Indonesja Jafar/Felisha melaju ke 16 besar Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis usai mengelahkan pasangan Serbia Tomic/Vitman 21-19 dan 22-20.
Putri akan menghadapi Tomoka Miyazaki di babak kedua.
Leo/Bagas mengawali Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2025 di babak kedua dengan memastikan kemenangan mudah atas wakil tuan rumah Eloi Adam/Leo Rosi, dua gim langsung 21-8 dan 21-9.
Alwi Farhan memiliki catatan pertemuan kurang manis dengan Lin Chun Yi, yakni pada Australia Terbuka 2024 ketika gagal menuntaskan match point 20-16 dan akhirnya kalah.
Tunggal putra bulu tangkis Indonesia Alwi Farhan memastikan langkah ke putaran kedua Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2025 setelah menyingkirkan wakil Vietnam, Nguyen Hai Dang.
Ana/Tiwi menyingkirkan wakil Skotlandia Julie Macpherson/ Clara Torrance dua gima langsung dengan skor 21-17 dan 21-14 di putaran pertama Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis di Adidas Arena, Paris.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved