Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
TEAM Suzuku resmi mengumumkan rencana mereka mundur dari ajang MotoGP pada akhir musim ini. Kabar mundurnya Suzuki sebelummya sudah santer sejak awal Mei ini.
Suzuki Motor Corporation menyatakan saat ini tengah membahas pengunduran diri tersebut dengan Dorna Sports. Tim Suzuki Ecstar yang kini tampil di ajang balap motor terelit itu rencananya selesai di akhir 2022 ini.
"Suzuki Motor Corporation sedang berdiskusi dengan Dorna mengenai kemungkinan berhenti berpartisipasi di MotoGP pada akhir 2022," demikian pernyataan resmi pabrikan asal Hamamatsu, Jepang itu.
Masalah finansial membuat Suzuki memilih hengkang. Kondisi ekonomi saat ini berdampak pada sektor otomotif dan Suzuki memangkas besar-besaran anggaran balapan.
Suzuki menyatakan ingin fokus pada pengembangan teknologi baru demi mengantisipasi perubahan sektor otomotif ke depan.
"Situasi ekonomi saat ini dan kebutuhan untuk memusatkan upayanya pada perubahan besar yang dihadapi dunia otomotif di tahun-tahun ini memaksa Suzuki secara drastis mengurangi biaya terkait balap dan menggunakan semua sumber daya ekonomi dan manusianya mengembangkan teknologi baru." (OL-13)
Baca Juga: Quartararo Kantongi Bekal Positif Jelang GP Prancis
Aprilia berhasil menutup MotoGP musim lalu dengan catatan sejarah baru, yakni menempati peringkat kedua klasemen akhir konstruktor dengan raihan 418 poin.
Fabio Quartararo mengakui bahwa kehadiran mesin V4 membawa tantangan teknis yang sangat berbeda dibandingkan mesin inline-4 yang selama ini ia kendarai.
Musim lalu, secara mengejutkan, Marco Bezzecchi berhasil mengakhiri kompetisi di peringkat ketiga klasemen akhir dengan koleksi 353 poin.
Masalah utama Francesco Bagnaia sepanjang musim MotoGP 2025 lalu berakar pada ketidakcocokan antara gaya balapnya dengan karakteristik Desmosedici GP25.
Saat ini, Marc Marquez masih terikat kontrak hingga akhir 2027 bersama Ducati Lenovo. Namun, dinamika bursa transfer pembalap yang sering bergerak lebih cepat memicu berbagai spekulasi.
Musim lalu menjadi periode yang cukup berat bagi Jorge Martin. Alih-alih menunjukkan dominasi, ia justru lebih banyak menghabiskan waktu di ruang perawatan dibandingkan di atas lintasan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved