Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PASANGAN ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Rian Ardianto harus mengakui keunggulan wakil Korea Selatan, Kang Minhyuk/Seo Seungjae, di pertandingan final Korea Terbuka 2022.
Adapun Fajar/Rian kalah rubber gim dengan kedudukan 21-19, 15-21 dan 18-21. Melakoni pertandingan di Palma Stadium, Suncheon, Fajar/Rian gagal melanjutkan tren kemenangan. Ini menjadi kekalahan pertama mereka dalam 10 pertandingan, termasuk saat merebut gelar juara di Swiss Terbuka.
Baca juga: Jonatan Christie Gagal Raih Juara Korea Terbuka
Kekalahan ini juga membuat Fajar/Rian gagal mempertahankan gelar juara Korea Terbuka. Pada edisi 2019, mereka berhasil merebut gelar juara seusai mengandaskan pasangan Jepang Takeshi Kamura/Keigo Sonoda, dengan skor akhir 21-16 dan 21-17.
Meski gagal merebut gelar juara, namun perjalanan Fajar/Rian tidak bisa dianggap remeh. Dalam aksinya, pasangan unggulan keempat itu berhasil menumbangkan juara All England 2022, yakni Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana, dengan dua set langsung 21-12 dan 21-9 di semifinal.
Baca juga: Fajar/Rian Bertemu Pasangan Tuan Rumah di Laga Final Korea Terbuka
Selain itu, mereka juga berhasil menang atas unggulan keenam asal Malaysia, Ong Yew Sin/Teo Ee Yi, di babak perempat final dengan dua set langsung 21-19 dan 22-20.
Atas hasil ini, Indonesia dipastikan tidak mendapat gelar juara di Korea Terbuka 2022. Sebelumnya di nomor tunggal putra, Jonatan Christie juga gagal merebut gelar juara seusai tumbang dari wakil Tiongkok Weng Hog Yang.(OL-11)

Sabar Karyaman Gutama/Muhammad Reza Pahlevi Isfahani mengakhiri perlawanan rekan senegaranya Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat 21-12 dan 21-13 di laga 16 besar Prancis Terbuka.
Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat akan menantang rekan senegara mereka, Sabar Gutama/Muhammad Reza Pahlevi di babak 16 besar Prancis Terbuka.
Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat menumbangkan unggulan kedua Aaron Chia/Soh Wooi Yik dari Malaysia dengan skor 21-17 dan 21-13 di babak 32 besar Denmark Terbuka.
PBSI akan menjajal kombinasi baru di sektor ganda putra dengan memasangkan Muhammad Rian Ardianto bersama dua pemain berbeda, yakni Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan dan Rahmat Hidayat.
Setelah Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis, Fajar akan berduet dengan Muhammad Shohibul Fikri, sedangkan Rian dipasangkan dengan Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan.
Pebulu tangkis Indonesia yang masuk daftar unggulan di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2025 adalah Jonatan Christie, Gregoria Mariska Tunjung, Fajar/Rian, dan Sabar/Reza.
Momentum kebangkitan Putri di awal tahun ini bertepatan dengan apresiasi yang diterimanya dari instansi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Kemenangan ini sekaligus menjadi revans untuk Adnan/Indah setelah takluk dalam pertemuan terakhir menghadapi Goh/Lai di Korea Open 2025 pada September lalu.
Di babak kualifikasi Indonesia Masters 2026, Anthony Sinisuka Ginting mengalahkan tunggal Tailand Kantaphon Wangcharoen 21-12 dan 21-7.
Indonesia terakhir kali mencicipi gelar juara sektor ganda putra di Indonesia Masters pada edisi 2023, melalui pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Pada babak 32 besar, Fajar/Fikri mengandaskan perlawanan ganda Taiwan Chen Zhi Ray/Lin Yu Chieh lewat dua gim langsung 21-16, 21-10.
Dukungan masif dari suporter di Istora diakui menjadi suntikan energi tambahan bagi Fikri. Baginya, atmosfer legendaris arena ini memberikan dampak positif yang luar biasa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved