Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
JUARA dunia Formula 1, Max Verstappen mengeluhkan performa mobil Red Bull-nya jelang GP Australia. Walau menjadi yang tercepat di babak kualifikasi, Sabtu (9/4), Verstappen mengaku tidak merasa nyaman dengan mobil yang dikendarainya.
Dalam babak kualifikasi, pembalap Belanda itu sepertinya akan menjadi yang tercepat sebelum diungguli pembalap Ferrari Charles Leclerc yang akhirnya meraih pole position. Verstappen, yang menang di GP Arab Saudi dua minggu lalu, mengatakan telah berjuang dengan masalah mobil sejak tiba di Melbourne untuk balapan seri ketiga musim ini.
"Ini sangat buruk bagi saya sepanjang akhir pekan. Saya tidak pernah merasa nyaman untuk satu putaran kecuali trek panjang. Ini adalah perjuangan besar. Kondisi ini tidak memberi Anda kepercayaan diri lebih," jelasnya.
Pembalap berusia 24 tahun itu juga tidak senang karena panitia mengurangi jumlah zona Drag Reduction System (DRS) menjadi tiga dari empat karena masalah keamanan. Area DRS memungkinkan pembalap dalam yang berjarak satu detik dari mobil di depan, untuk membuka penutup yang dipasang di sayap belakang demi meningkatkan kecepatan dan membantu menyalip.
Red Bulls dianggap lebih cepat di lintasan lurus daripada Ferrari. Semakin banyak zona DRS, akan semakin baik bagi mereka. (AFP/OL-15)
Max Verstappen kini memegang peran sebagai pilar penting tim Red Bull, dengan terlibat aktif dalam proses evolusi kendaraan, terutama menjelang perubahan regulasi besar-besaran pada 2026.
Max Verstappen menekankan bagaimana peran Christian Horner yang selalu pasang badan untuknya di masa-masa sulit.
Menurut pembalap asal Belanda ini, kebijakan McLaren yang memberikan perlakuan setara kepada Norris dan Piastri justru menjadi bumerang bagi tim asal Inggris tersebut.
Sebelumnya, Verstappen sempat dikabarkan akan kembali memakai nomor 33 yang identik dengannya sebelum meraih gelar juara dunia pada 2021.
Pembalap Red Bull Max Verstappen mengaku bangga dengan perjuangan yang telah ia dan timnya lakukan, meski hasil akhir tidak sesuai harapan.
Max Verstappen menutup musim F1 2025 dengan kemenangan dominan di GP Abu Dhabi. Namun gagal merebut gelar hanya dua poin dari Lando Norris.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved