Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
TAMPIL sebagai debutan di kejuaraan bulu tangkis All England, pasangan ganda putra Indonesia Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana berhasil membuat kejutan dengan sukses mencapai babak final pertama mereka di kejuaraan bulu tangkis tertua di dunia itu.
Berjuang keras di babak semifinal menghadapi pasangan nomor satu dunia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, pasangan Muda Indonesia itu berhasil merebut kemenangan rubber gim dengan skor akhir 22-20, 13-21 dan 21-16.
Berbicara terkait kemenangan mereka pada pertandingan itu, Fikri/Bagas mengaku tidak menyangka dapat menembus hingga putaran final, mereka pun mengaku seperti mimpi atas pencapaian itu.
"Pastinya kami merasa senang, merasa bahagia dan gak nyangka bisa masuk final, Tapi kami tidak mau terlalu senang dulu karena tugas belum selesai, masih ada final besok" ucap Bagas usai pertandingan dalam keterangan resmi PBSI, Sabtu (19/3) malam WIB.
"Saya masih merasa seperti mimpi. Bila ini mimpi saya tidak mau terbangun. Kami menjalani hari-hari sulit di tahun lalu, tahun ini kami mau bangkit. Semoga ini jadi awal yang baik buat kami," sambung Fikri
Menghadapi The Minions, julukkan Marcus/Kevin, Fikri/Bagas mengaku itu bukanlah pertandingan yang mudah. Sempat tertinggal di gim kedua, kerja keras pantang menyerah yang diberikan Fikri/Bagas berhasil mengantarkan mereka meraih kemenangan.
"Alhamdulillah kami lagi-lagi bisa menyelesaikan pertandingan dengan lancar dan diberikan kemenangan. Hari ini kami bermain cukup baik, all out dan mengeluarkan semua kemampuan secara maksimal," kata Fikri usai pertandingan.
"Gim pertama kami bisa memegang kendali permainan, tidak membiarkan Koh Sinyo dan Mas Kevin untuk berkembang. Kami menyerang terus walau sempat terkejar poinnya. Di gim kedua kami kehilangan fokus dan poinnya jauh, di gim ketiga kami berusaha bangkit dan fokus kembali untuk mencari serangan," jelas Fikri.
Baca juga : Kalahkan Minions, Fikri/Bagas Melaju Ke Final All England 2022
Sementara itu, pasangan Marcus/Kevin juga mengakui kehabatan junior mereka, tampil agresif dengan meluncurkan sederet serangan, The Minions mengatakan Fikri/Bagas tampil sangat baik dalam pertandingan itu.
"Saya rasa mereka hari ini bermain dengan sangat baik dan kami melakukan banyak kesalahan. Selamat untuk mereka," tutur Marcus.
"Kami memang berharap bertemu Fikri/Bagas (di semifinal) karena Indonesia akan punya wakil di final. Memang bukan hal yang mudah melawan rekan senegara karena mereka jauh lebih tahu seperti apa permainan kami, mereka juga terlihat bermain nothing to lose sementara kami bermain dibawah tekanan," tambah Kevin.
Sebelumnya, Pelatih ganda campuran Pelatnas PBSI Herry Iman Pierngadi mengapresiasi pencapaian pasangan muda Indonesia di All England 2022. selain Fikri/Bagas yang sukses mencapai putaran Final, pasangan muda lainnya yakini Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin juga menorehkan hasil bagus dengan mencapai babak perempat final.
"Awal yang baik untuk mereka. Pertama kali ikut All England bisa sampai titik itu, merupakan pencapaian yang Cukup baik," sebut Herry.
Tapi Herry mengatakan bahwa perjalanan pasangan muda itu masih panjang, masih perlu banyak pembuktian. Oleh karenanya, ia mewanti-wanti anak asuhnya untuk tetap konsisten mempertahankan performa terbaik.
"Akan tetapi perjalanan masih panjang, masih perlu pembuktian ke depan. Mereka ini pemain muda, masih memungkinkan untuk turun-naik," tegas Herry. (OL-7)
Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, terhenti di babak semifinal setelah takluk dari wakil Tiongkok, Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi dengan skor 19-21 dan 10-21.
Ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menyerah dua gim langsung dari pasangan Jepang, Sumire Nakade/Miyu Takahashi, dengan skor 10-21 dan 20-22 di Orleans Masters.
Di semifinal Orleans Masters, Rachel/Febi akan berhadapan dengan pasangan Jepang Sumire Nakade/Miyu Takahashi.
Di babak semifinal Orleans Masters, Leo/Bagas akan berhadapan dengan pasangan asal Tiongkok, Hu Ke Yuan/Li Xiang Yi.
Amri/Nita tampil solid sejak awal laga untuk menyudahi perlawanan Wassink/Jille melalui permainan dua gim langsung dengan skor meyakinkan, 21-13 dan 21-12.
Rachel/Febi yang menempati posisi unggulan kedelapan berhasil menundukkan wakil Taiwan, Chen Su Yu/Lee Yu-Hsuan, dengan skor akhir 14-21, 21-6, dan 21-13.
PBSI resmi menetapkan aturan baru melalui PO Nomor 012 tentang mekanisme magang, promosi, dan degradasi atlet Pelatnas. Simak syarat prestasi dan kriteria evaluasinya di sini.
Catatan terbaik Indonesia di All England dibukukan oleh pasangan ganda putra muda, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, yang mencapai babak semifinal.
OPTIMISME membumbung di kubu PBSI seiring dengan performa menjanjikan para pemain muda dalam turnamen bulu tangkis tertua di dunia, All England 2026.
Putri mengakui masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki ketika menghadapi pemain elite dunia.
PBSI pastikan tim nasional bulu tangkis Indonesia tetap berangkat ke Swiss Terbuka 2026 via Istanbul guna hindari dampak konflik Iran. Simak jadwal keberangkatannya.
Tim bulu tangkis Indonesia memilih National Badminton Centre di Milton Keynes untuk aklimatisasi sebelum tampil di All England 2026 di Utilita Arena Birmingham, 3–8 Maret.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved