Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS nomor satu Ukraina Elina Svitolina, Senin (28/2), menegaskan dirinya menolak bertanding melawan petenis asal Rusia dan Belarus.
Dia juga mengkritik Organisasi Tenis Putri Dunia (WTA) menyusul kritik yang dilontarkan dua rekan senegaranya setelah WTA bungkam menanggapi invasi Rusia ke Ukraina.
Petenis berperingkat 15 dunia itu merupakan unggulan teratas di turnamen WTA di Monterey. Dia dijadwalkan berhadapan dengan petenis Rusia Anastasia Potapova di putaran pertama. Dua petenis Rusia lainnya, Kamilla Rakhimova dan Anna Kalinskaya juga ambil bagian dalam turnamen itu.
Baca juga: Medvedev Terancam Raib dari Turnamen Tenis Gara-gara Invasi Rusia
"Saya mengumumkan bahwa saya tidak akan bertanding melawan petenis Rusia atau Belarus di Monterey atau turnamen lainnya hingga WTA mengambol langkah yang diperlukan," tegas Svitolina lewat Twitter.
"Saya tidak menyalahkan atlet Rusia. Saya menghormati semua atlet, termasuk atlet Rusia dan Belarus, karena berani menyatakan menetang perang. Dukungan mereka sangat diperlukan," lanjutnya.
Namun, dia menegaskan WTA, Organisasi Tenis Putra Dunia (ATP), dan Organisasi Tenis Dunia (ITF) harus bertindak menanggapi invasi Rusia ke Ukraina.
"saya mras akondisi saat ini membutuhkan sikap yang jelas dari oganisasi kami, ATP, WTA, dan ITF," serunya.
Pernyataan Svitolina itu menanggapi seruan dua petenis Ukraina kainnya, Marta Kostyuk, berperingkat 54 dunia, dan Lesia Tsurenko, berperingkat 127 dunia, yang melalui media sosial mengunggah surat yang tidak puas dengan sikap WTA atas kejadian di negara mereka.
"Rasanya aneh melihat WTA bersikap keras atas ketidakadilan sosial dan pelecehan seksual. Kami menuntut WTA segera mengecam pemerintah Rusia, membatalkan semua turnamen di Rusia, dan mendesak ITF melakukan hal serupa," ungkap keduanya. (AFP/OL-1)
Naomi Osaka berhasil melaju ke semifinal WTA 1000 Montreal setelah menundukkan unggulan ke-10 Elina Svitolina 6-2 dan 6-2, Rabu (6/8) WIB.
Iga Swiatek, unggulan kelima dari Polandia mengalahkan unggulan ke-13 Elina Svitolina dari Ukraina dengan skor 6-1 dan 7-5 dalam pertandingan perempat final Prancis Terbuka.
Elina Svitolina mencapai perempat final Indian Wells Masters dengan mengalahkan unggulan keempat asal Amerika Serikat (AS) Jessica Pegula dengan skor 5-7, 6-1, 6-2.
Kemenangan Svitolina diraih di Australia Terbuka pada 2021, saat Gauff berusia 16 tahun.
Elena Rybakina terbukti satu level lebih tinggi ketimbang Elina Svitolina saat dia hanya membutuhkan waktu 62 menit untuk menang 6-3 dan 6-2, Rabu (10/7).
Petenis Ukraina Elina Svitolina menangis dalam wawancara di lapangan usai melaju ke perempat final Wimbledon dengan mengalahkan petenis Tiongkok Wang Xinyu.
Di balik ketegangan NATO, media pemerintah Rusia justru memuji rencana Donald Trump mencaplok Greenland. Apakah ini taktik pecah belah Barat?
PENGAMAT militer Khairul Fahmi, mencurigai adanya jalur klandestin atau perantara yang memfasilitasi rekrutmen eks personel Brimob Bripda Rio menjadi tentara bayaran Rusia
Pengamat kepolisian Bambang Rukminto menyoroti kasus Bripda Muhammad Rio, mantan personel Satuan Brimob Polda Aceh, yang diketahui bergabung dengan pasukan tentara bayaran di Rusia
Seorang anggota dapat dijatuhi PTDH jika meninggalkan tugasnya secara tidak sah (desersi) dalam waktu lebih dari 30 hari kerja secara berturut-turut.
Desersi adalah tindakan meninggalkan tugas atau dinas tanpa izin pimpinan dalam jangka waktu tertentu dengan maksud untuk tidak kembali lagi.
RUSIA dan Tiongkok siap mendukung Iran yang dilanda protes dan diancam oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Namun, dukungan itu akan berkurang jika AS melakukan aksi militer.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved