Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH pemain unggulan terhempas dalam lanjutan Seleksi Nasional Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) 2022, Rabu (12/1).
Di nomor ganda campuran dewasa, pasangan Fadilah Gahara Putra/Alivia Nadifah Salma (Jawa Barat) yang diunggulkan di posisi kedua, takluk atas pasanvan M. Raynaldi Oktavianur Rizky/Ridya Aulia Fatasya (Jawa Tengah), 21-16, 15-21, 21-23 dalam laga yang berlangsung Rabu (12/1) sore.
"Kami kurang lepas mainnya. Sebagai pemain unggulan kami malah terbebani, sementara lawan bermain lebih lepas. Karena kalah, kami tidak lolos ke babak berikut," ujar Fadilah dalam keterangan resmi PBSI, Rabu (12/1).
Pada nomor tunggal putri taruna, unggulan keempat Shandy Tirani Mahesti asal Jawa Tengah juga menyerah di tangan Ni Putu Wahyu Arisanti dari Bali, dengan skor 16-21, 15-21.
Di tunggal putra taruna, Muhammad Rizky Akbar juga membuat kejutan. Wakil Jawa Timur ini mengatasi perlawanan unggulan ke-14 asal Jawa Tengah, Hendry Leander dengan 21-12, 21-13.
"Saya senang karena bisa mengalahkan pemain unggulan. Modal saya tadi cuma bermain lebih lepas," ucap Rizky, pemain asal kkub Pratama Surabaya ini.
Sebelumnya, unggulan pertama di nomor ganda putri taruna, Alya Ardelia/Ariella Naqiyyah juga kandas. Wakil DKI Jakarta ini dijegal Az-Zahra Putri Dania/Sherly Asti Pratiwi asal Jawa Barat, 20-22, 15-21.
Baca juga : Djokovic dan Barty Unggulan Teratas di Australia Terbuka
Di ganda putra dewasa, kejutan juga tersaji ketika pasangan Gerardo Rizqullah Hafidz/Muhammad Gibran Arfiansyah terganjal. Wakil DKI Jakarta yang ditempatkan sebagai unggulan kedua ini secara mengejutkan dikalahkan M. Fathon Dwi Saputra/Muhammad Ryansyah Rani Saputra (Kalimantan Selatan), 19-21, 21-15, 17-21.
Hal yang sama juga terjadi di ganda dewasa putri. Unggulan kedua, Shiva Nabila Putri/Vyananda Bintang Racketta (DKI Jakarta), dikalahkan Dina Ainun Nissa Raharja/Joeyline William (Jawa Barat), 15-21, 14-21.
Untuk ganda putra taruna, unggulan ketiga, Alif Fajdary/Yordan Alexander Gunawan (Banten) juga takluk. Wakil Banten ini disingkirkan Daniel Edgar Marvino/Raymond Indra (Jawa Tengah), 14-21, 19-21.
Menurut Direktur Turnamen dan Perwasitan PP PBSI Mimi Irawan, meski levelnya Seleksi Nasional, tidak mudah bagi pemain unggulan untuk memetik kemenangan saat turun bertanding. Kejutan bisa terjadi dan ini menjadi hal menarik.
"Banyak pemain unggulan yang kalah di tangan pemain non-unggulan. Ini menunjukkan bahwa pertandingan di Seleknas ini berjalan sengit dan menarik," sebut Mimi.
Seleknas hari ini masih melangsungkan babak penyisihan grup. Para pemain bertanding secara round robin. Sebanyak 297 pemain dari 27 provinsi mengikuti seleksi yang terbagi kelompok dewasa dan taruna. (OL-7)
Bagi barisan pemain muda Indonesia, ajang Super 500 ini menjadi ujian mental yang sesungguhnya. Ainur menyoroti kiprah Joaquin/Raymond yang meski gagal meraih gelar.
PBSI telah menyusun cetak biru menuju Olimpiade 2028.
Dukungan masif dari suporter di Istora diakui menjadi suntikan energi tambahan bagi Fikri. Baginya, atmosfer legendaris arena ini memberikan dampak positif yang luar biasa.
Keputusan ini diambilPBSI lantaran performa kedua pasangan ganda putri tersebut dinilai stagnan dan tidak memenuhi target yang ditetapkan oleh tim pelatih.
Selama durasi 25 detik tersebut, pemain diperbolehkan melakukan aktivitas mandiri seperti mengelap keringat, minum, hingga mengikat tali sepatu tanpa perlu meminta izin wasit.
Laga ini menjadi momen penting bagi Raymond/Joaquin yang menjalani debut mereka di turnamen level Super 1000.
Pelatih ganda campuran Rionny Mainaky menjelaskan Felisha mengeluhkan gangguan pada lengan kanannya setelah tampil pada semifinal Indonesia Masters 2026.
Bagi barisan pemain muda Indonesia, ajang Super 500 ini menjadi ujian mental yang sesungguhnya. Ainur menyoroti kiprah Joaquin/Raymond yang meski gagal meraih gelar.
BERHASIL melaju ke babak final Indonesia Masters 2026, rupanya tak membuat tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan tinggi hati. Ia mengaku tidak menyangka bisa memenangkan pertandingan.
TUNGGAL putra masa depan Indonesia, Alwi Farhan, memastikan diri melaju ke babak final turnamen bulu tangkis Indonesia Masters 2026 setelah memenangi laga semifinal.
Sebanyak enam wakil Indonesia akan kembali turun gelanggang di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Sabtu (24/1), untuk memperebutkan tiket menuju babak final.
Tiwi/Fadia gagal melaju ke semifinal Indonesia Masters setelah ditundukkan wakil Jepang, Arisa Igarashi/Miyu Takahashi, dengan skor 21-16, 11-21, dan 14-21.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved