Kamis 09 Desember 2021, 15:16 WIB

Pembalap Sepeda Mark Cavendish Jadi Korban Perampokan Rumah

 Ilham Ananditya | Olahraga
Pembalap Sepeda Mark Cavendish Jadi Korban Perampokan Rumah

Thomas SAMSON / AFP
Pembalap Mark Cavendish saat mengikuti ajang lomba Tour de France pada Juli 2021 lalu.

 

PEMBALAP sepeda profesional Mark Cavendish serta keluarganya dikabarkan menjadi korban perampokan rumah.

Peristiwa itu dialami Cavendish saat dalam masa pemulihan di rumahnya di Essex, Inggris, setelah mengalami kecelakaan balapan sepeda ketika perampokan terjadi pada 27 November 2021 lalu.

Kejadian itu berlangsung ada empat orang penjahat yang mencoba menerobos masuk kediaman Cavendish. Cavendish diancam menggunakan pisau di depan istri dan ketiga anaknya. Para perampok itu kemudian menyerang dan memukuli atlet pesepeda itu.

Kemudian polisi mengabarkan, empat perampok bertopeng itu membawa kabur koper Louis Vuitton dan dua jam tangah mewah.

"Tidak diragukan lagi, ini adalah insiden yang sudah ditargetkan sebelumnya. Terlebih mereka mungkin tahu, ia (Cavendish) sedang dalam masa pemulihan dari kabar yang tersiar," tutur Inspektur Detektif Essex, Tony Atkin.

"Kemungkin setelah mencuri barang tersebut, mereka mencoba menjualnya dengan harga miring. Saya ingin memberi tahu bagi siapapun yang ditawari barang tersebut, bahwa barang tersebut adalah barang curian," lanjutnya.

Cavendish mengungkapkan, kejadian ini memberikan trauma berat bagi dirinya dan keluarga.

"Empat pria bertopeng dan bersenjata memaksa masuk ke rumah pada saat kami tidur. Mengancam istri dan anak-anak saya dengan kasar dan menyerang saya. Dengan todongan pisau mereka mulai menggeledah barang, di antaranya yang diambil dua jam tangan mewah," tulis Cavendish melalui cuitannya di akun Twitter miliknya.

Pesepeda berusia 36 tahun itu mengharapkan bantuan dari masyarakat untuk dapat membantu menangkap pelaku kejahatan tersebut. Lewat bantuan kepolisian setempat, pihak berwenang telah merilis foto kamera keamanan yang menangkap gambar pelaku.

"Tapi yang jauh lebih buruk adalah rasa aman, keselematan, privasi, dan martabat keluarga saya yang direnggut. Ini efek mimpi buruk yang memilukan. Saya mohon siapaun mungkin dapat membantu kami dengan informasi lain," Cavendish memberikan nomor yang ia berikan melalui laman Twitter-nya. (And/CNBC/OL-09)

Baca Juga

Aaron FRANCIS / AFP

Hempaskan Sinner, Tsitsipas Lolos ke Semifinal Australia Terbuka 2022

👤Rifaldi Putra Irianto 🕔Rabu 26 Januari 2022, 17:11 WIB
Menyelesaikan pertandingan dalam durasi 2 jam 5 menit, Tsitsipas tampil gemilang sepanjang pertandingan untuk merebut kemenangan 6-3,...
Michelle Farsi/Getty Images/AFP

James Harden Gagal Bawa Brooklyn Nets Taklukan LA Lakers

👤Ilham Ananditya 🕔Rabu 26 Januari 2022, 12:57 WIB
Brooklyn Nets yang hanya menghadirkan James Harden sebagai bintang utama harus kalah di hadapan publik sendiri dari Los Angeles Lakers...
AFP/Martin KEEP

Kyrgios Sebut Sorotan terhadap Big Three Rugikan Teni

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 26 Januari 2022, 12:15 WIB
"Saya rasa mereka telah dengan berlebihan memsarkan tiga pemain itu selama satu dekade terakhir dan saat ini hal itu harus dibayar...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya