Rabu 01 Desember 2021, 10:15 WIB

Mengaku Hampir Penuhi Semua Syarat, LADI akan Segera Temui WADA

Ilham Ananditya | Olahraga
Mengaku Hampir Penuhi Semua Syarat, LADI akan Segera Temui WADA

ANTARA/Aditya Pradana Putra
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penyelesaian Sanksi WADA, yang juga merupakan Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari.

 

LEMBAGA Antidoping Indonesia (LADI) hampir merampungkan persyaratan serta permasalahan yang tertunda (pending matters) yang menjadi penyebab sanksi WADA dan siap menemui badan antidoping dunia tersebut di markasnya di Lausanne, Swiss.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penyelesaian Sanksi WADA, yang juga merupakan Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari mengatakan pihaknnya bahkan mendapat respons positif dalam pertemuan virtual bersama Organisasi Antidoping Regional Asia Tenggara (SEARADO) dan WADA, Selasa (30/11).

Selanjutnya, Gugus Tugas bersama LADI akan melaporkan progres tersebut secara langsung kepada WADA, 8 Desember mendatang.

Baca juga: DPR Desak LADI Perbaiki Manajemen Internal

"Hasil rapat sangat positif. Hampir semua syarat yang diberikan WADA telah dipenuhi LADI. Selanjutnya, WADA menunggu Gugus Tugas serta LADI untuk melaporkan dan menyampaikan langsung di Swiss pada 8 Desember,"
ujar Okto, sapaan karib Oktohari, dalam siaran pers, Selasa (30/11).

"Momen ini kami gunakan untuk menggencarkan diplomasi, tetapi bukan lobi-lobi. Ini semua kami lakukan sebagai langkah akselerasi proses pencabutan sanksi WADA," tambahnya.

Syarat yang sudah diselesaikan LADI, lanjut Okto, menyangkut susunan pengurus penuh waktu di LADI serta rencana tes doping (TDP) yang meliputi tes di dalam dan luar kompetisi.

Okto menjelaskan ada hal yang belum terselesaikan, yakni menyangkut undang-undang dan pengelolaan anggaran secara independen. Namun ia meyakini hal itu dapat segera teratasi karena ada komitmen pemerintah.

Dia berharap pertemuan lanjutan dengan WADA nanti bisa mempercepat penangguhan sanksi LADI yang telah berlaku satu tahun itu.

"Kami berharap sebelum satu tahun sanksi WADA bisa dicabut," pungkas dia. (Ant/OL-1)

Baca Juga

Dok Kolektibel

IBL 2022 Telah Bergulir, Kolektibel Serahkan Revival Shoot NFT

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 18 Januari 2022, 15:42 WIB
Hari bersejarah bagi basket Indonesia akhirnya tiba. Indonesia Basketball League (IBL) resmi bergulir di Hall Basket Senayan, Jakarta, pada...
 Andy Lyons/Getty Images/AFP

Kyrie Irving Tetap Konsisten Menolak Vaksinasi

👤Ilham Ananditya 🕔Selasa 18 Januari 2022, 14:32 WIB
Ia tetap menekankan berulang kali 'menolak' keputusan divaksinasi sesuai mandat pemerintah New York, tempat markas Brooklyn Nets...
Kevin C. Cox/Getty Images/AFP

Milwaukee Bucks Kalah dari Hawks di Laga Tandang

👤Ilham Ananditya 🕔Selasa 18 Januari 2022, 13:38 WIB
Kemenangan Hawks ini sekaligus memberi kekalahan beruntun kedua bagi Bucks di State Farm Arena, Atlanta pada Senin (17/1) malam...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya