Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
MAX Verstappen, Kamis (18/11), menegaskan persaingannya dengan Lewis Hamilton di ajang Formula 1 bukanlah hal remeh dan dia berjanji akan terus tampil agresif di GP Qatar, akhir pekan nanti.
Pembalap Red Bull berusia 24 tahun membela penampilan agresifnya di GP Brasil, akhir pekan lalu, yang memaksa Hamilton sempat keluar jalur di Sirkuit Interlagos.
Insiden itu, kini, tengah diselidiki oleh steward Formula 1 menjelang GP Qatar atas permintaan tim Mercedes.
Baca juga: Bos Mercedes Minta Insiden Verstappen di GP Brasil Diselidiki
Vertasppen mengaku tidak terkejut tim Mercedes meminta insiden itu diselidiki meski dia menegaskan dia akan meneruskan gaya membalapnya seandainya insiden seperti di Lap 41 di GP Brasil terulang lagi.
Di GP Brasil, Hamilton akhirnya bisa melewan Verstappen dan menjadi juara untuk memangkas keunggulan pembalap Belanda itu di puncak klasemen menjadi 14 poin saat musim Formula 1 tinggal menyisakan tiga balapan lagi.
"Jika posisi di GP Brasil terbalik, saya rasa hal yang sama juga akan terjadi," kata Verstappen sembari mengatakan Hamilton juga bisa tampil brutal jika dibutuhkan.
"Ini adalah balapan yang keras karena kita berjuang untuk menjadi juara. Kita tidak berada di taman kanak-kanak. Saya merasa itu adalah perang yang hebat dan saya merasa senang."
"Sebagai pembalap, saya rasa kami tahu apa yang bisa dan tidak bisa dilakukan saat berada di dalam mobil," pungkasnya. (AFP/OL-1)
Max Verstappen, secara terbuka menyatakan harapannya Red Bull bisa tampil lebih kompetitif demi menandingi dominasi Mercedes di Formula 1 musim ini.
Max Verstappen, harus puas finis di posisi keenam GP Australia dengan selisih waktu yang cukup mencolok, yakni 54,617 detik dari sang pemenang, pembalap Merceds George Russell.
George Russell sukses meraih pole position di F1 GP Australia 2026. Simak drama kecelakaan Max Verstappen dan kejutan Kimi Antonelli dalam kualifikasi Melbourne di sini
Di serial dokumenter Netflix, Formula 1: Drive to Survive, Horner membantah keras spekulasi yang menyebut bahwa Max Verstappen dan pihak manajemennya menjadi dalang di balik pemecatannya.
Lewis Hamilton menilai karakteristik mobil saat ini memberikan ruang lebih bagi pembalap untuk melakukan koreksi saat terjadi kesalahan di lintasan.
Max Verstappen kini memegang peran sebagai pilar penting tim Red Bull, dengan terlibat aktif dalam proses evolusi kendaraan, terutama menjelang perubahan regulasi besar-besaran pada 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved