Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
JANNIK Sinner membuka peluang lolos ke turnamen tutup tahun ATP setelah mengalahkan Diego Schwartzman 6-2 dan 6-2 di laga final turnamen ATP di Antwerp, Minggu (24/10).
Petenis Italia berusia 20 tahun, yang merupakan unggulan teratas, mengalahkan lawannya, yang merupakan unggulan kedua, dalam tempo 1 jam dan 16 menit untuk meraih gelar keempatnya pada tahun ini.
Sinner tidak kehilangan set sama sekali di Antwerp dan kembali tampil gemilang di laga final.
Baca juga: Karatsev Juara Piala Kremlin
Permainan servis Sinner luar biasa dan dia dua kali mematahkan servis Schwartzman di masing-masing set.
Sinner memasuki turnamen di Antwerp di posisi 13 dunia dan ke-11 dalam perebutan tiket ke ATP Finals yang akan digelar di Turin, 14-21 November mendatang.
Kini, peringkat Sinner akan naik ke posisi ke-11 atau sesungguhnya ke-9 karena Rafael Nadal telah memastikan diri tidak akan bermain lagi pada tahun ini. (AFP/OL-1)
Djokovic bermain lebih dominan atas Schwartzman dan mengemas kemenangan setelah berlaga selama 2 jam 15 menit, sekaligus mempertebal keunggulan skor pertemuan antara keduanya menjadi 7-0.
Ruud, unggulan teratas, merupakan juara Argentina Terbuka 2020 sementara Schwaetzmann, yang merupakan unggulan kedua, adalah juara Argentina Terbuka tahun lalu.
Tsitsipas tampil untuk pertama kali di nomor tunggal sejak menjalani operasi siku, November lalu.
Dua petenis tunggal putra Argentina yakni Federico Delbonis dan Diego Schwartzman sukses mengantarkan Argentina merebut kemenangan perdana di fase grup Piala ATP 2022.
Norrie, yang merupakan unggulan ke-21, kini telah memenangi tiga dari empat pertemuannya melawan Schwartzman.
Jannik Sinner melenggang ke babak kedua setelah lawannya, Hugo Gaston, memutuskan mundur di tengah pertandingan yang berlangsung di Rod Laver Arena, Selasa (20/1).
Carlos Alcaraz datang ke Australia setelah mengoleksi enam gelar Grand Slam. Namun, Australia Terbuka masih menjadi satu-satunya turnamen mayor yang belum pernah ia menangi.
Flavio Cobolli menjadi penentu gelar setelah bangkit dari ketertinggalan untuk menundukkan Jaume Munar.
Meski tampil tanpa dua petenis utama, Jannik Sinner dan Lorenzo Musetti, tuan rumah tetap menunjukkan dominasi.
JANNIK Sinner menutup musim 2025 yang penuh gejolak dengan cara paling manis. Di hadapan publik Turin, Senin (17/11) WIB, petenis Italia itu mempertahankan gelar ATP Finals.
Jannik Sinner kembali menjuarai turnamen akhir musim tanpa kehilangan satu set pun dan memperkecil jarak rivalitasnya dengan Carlos Alcaraz.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved