Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PAHLAWAN Indonesia di Piala Thomas 2020, pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto harus tersingkir di babak perempatfinal Denmark Terbuka, setelah dikalahkan pasangan Malaysia Goh Sze Fei/Nur Izzuddin dalam pertandingan dua gim langsung dengan skor 18-21, 17-21, Jumat (22/10) malam WIB.
"Fajar/Rian harus terhenti di perempat final. Terima kasih perjuangannya dan tetap semangat!" mengutip pernyataan dari laman Twitter PBSI.
Melangsungkan pertandingan di Odense Sport Park, Denmark, Fajar/Rian dapat sampai ke babak perempat final setelah mereka berhasil menang atas pasangan India M.R. Arjun/Dhruv Kapila di babak 16 besar. Untuk kemudian berhadapan dengan Goh/Izzuddin.
Pada awal gim pertama, Fajar/Rian sempat lebih dulu unggul tiga poin sebelumnya akhirnya kedudukan dibalas sama 4-4. Pasangan Goh/Izzuddin menutup interval pertama menjadi 11-7.
Baca juga: Fajar/Rian Melangkah Ke Babak Delapan Besar Denmark Terbuka 2021
Unggulan keempat Denmark Terbuka dibuat semakin tertinggal dengan ritme permainan cepat pasangan Malaysia, hingga selisih poin menjadi 8-14.
Fajar/Rian mencoba memperkecil keadaan dengan melakukan rotasi-rotasi agar stamina dapat terjaga, namun selisih poin pada 15-18 tidak dapat dipertahankan dan nyatanya unggulan ketujuh asal Malaysia menutup gim pertama dengan 21-18.
Memulai awal gim kedua, kedua kubu sama-sama ngotot untuk merebut keunggulan interval kedua lebih dulu. Perolehan poin menempel dengan ketat hingga 7-7 dan jeda interval kedua diperoleh Indonesia dengan 11-7.
Mencoba mempertahankan asa gim kedua, poin pasangan peringkat ketujuh dunia ini malah terkunci di angka 12 dan selisih melebar hingga empat poin.
Bangkit dari ritme permainan lawan, selisih poin Fajar/Rian kini berada pada 17-18. Namun kesalahan servis yang dilakukan di akhir gim kedua, membuat pasangan Indonesia harus memberikan poin penutup bagi Goh/Izzudin.(OL-4)
Indonesia terakhir kali mencicipi gelar juara sektor ganda putra di Indonesia Masters pada edisi 2023, melalui pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Dukungan masif dari suporter di Istora diakui menjadi suntikan energi tambahan bagi Fikri. Baginya, atmosfer legendaris arena ini memberikan dampak positif yang luar biasa.
Di partai ketiga fase grup BWF World Tour Finals, Fajar/Fikri akan berhadapan dengan Liang Weikeng/Wang Chang.
FAJAR Alfian menatap peluang meraih hasil lebih baik pada BWF World Tour Finals 2025 dengan pasangan barunya, Muhammad Shohibul Fikri.
Fajar/Fikri menyebut performa Raymond/Joaquin sebagai harapan baru bagi keberlanjutan tradisi kuat sektor ganda putra bulu tangkis Indonesia di level dunia.
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri harus absen dalam BWF World Tour Super 500 Kumamoto Masters karena terkendala visa.
Sabar Karyaman Gutama/Muhammad Reza Pahlevi Isfahani mengakhiri perlawanan rekan senegaranya Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat 21-12 dan 21-13 di laga 16 besar Prancis Terbuka.
Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat akan menantang rekan senegara mereka, Sabar Gutama/Muhammad Reza Pahlevi di babak 16 besar Prancis Terbuka.
Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat menumbangkan unggulan kedua Aaron Chia/Soh Wooi Yik dari Malaysia dengan skor 21-17 dan 21-13 di babak 32 besar Denmark Terbuka.
PBSI akan menjajal kombinasi baru di sektor ganda putra dengan memasangkan Muhammad Rian Ardianto bersama dua pemain berbeda, yakni Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan dan Rahmat Hidayat.
Setelah Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis, Fajar akan berduet dengan Muhammad Shohibul Fikri, sedangkan Rian dipasangkan dengan Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan.
Pebulu tangkis Indonesia yang masuk daftar unggulan di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2025 adalah Jonatan Christie, Gregoria Mariska Tunjung, Fajar/Rian, dan Sabar/Reza.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved