Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
PEMBALAP MotoGP Francesco Bagnaia mengungkapkan dirinya menginginkan pertarungan yang adil dengan pemuncak klasemen sementara Fabio Quartararo, untuk memperebutkan gelar juara MotoGP 2021.
Setelah melakoni 14 seri balapan di kelas MotoGP sepanjang musim 2021, pertarungan sengit antara Bagnaia dengan Quartararo tak dapat dihindari, di mana pembalap Ducati Bagnaia hanya berselisih 48 poin di belakang Quartararo yang telah meraih 234 poin.
Balapan MotoGP yang menyisahkan empat seri terakhir, Bagnaia berharap Quartararo dapat selalu berada dalam kondisi prima untuk beradu cepat dengannya.
"Saya bertarung melawan seorang pembalap yang sangat kuat. Saya bisa berada di depannya bukan hal yang mudah, mungkin Fabio harus melakukan kesalahan jika saya ingin merebut kemenangan," ucap Bagnaia dikutip dari GPOne, Selasa (28/9).
"Tapi saya harap itu tidak terjadi, karena saya ingin menang dengan cara saya di Misano yakni bertarung melawannya dan itu akan memiliki kesan lebih berarti untuk saya," imbuh Bagnaia.
Baca juga: Alvin Bahar Pertahankan Pimpinan Klasemen Kejurnas ISSOM 2021 Usai Seri 3
Dalam dua balapan terakhir di GP Aragon dan GP San Marino Bagnaia berhasil mengamankan podium utamanya, dan membalap lebih cepat 0,364 detik dari Quartararo yang finis posisi kedua di San Marino. Dia menyebutkan bahwa itu merupakan momen terbaiknya untuk musim ini.
"Ini adala momentum indah dalam karir saya. Saya sangat gembira karena tahun ini kami berhasil melewati periode rumit dengan baik. Saya memulai kejuaraan dengan baik, lalu ada rintangan yang menghampiri saya di tengah perjalanan," tutur Bagnaia.
"Sejak saat itu kami mampu meredam semuanya dan berhasil membawa lulang dua kemenangan beruntun, Itu adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Tapi ini baru awal dan saya perlu melanjutkan tern positif itu," imbuhnya.
MotoGP selanjutnya akan melakukan balapan mereka di Amerika Serikat pada akhir pekan ini, dan Bagnaia menyebutkan Sirkuit Amerika adalah salah satu lintasan favoritnya.
"Austin asalah lontasan yabg sangat saya suka, sangat teknik dan sulit. Tak sabar mengaspal di sana saya harap balapan ini akan berjalan dengan sangat baik," tukasnya. (GPOne/OL-4)
MotoGP akan berlanjut dengan GP Hungaria, yang berlangsung di Balaton Park Circuit, Minggu (24/8).
Bagnaia mengaku mulai kehilangan kesabaran menunggu solusi dari Ducati atas kesulitannya dengan motor GP25.
Francesco Bagnaia kesulitan menemukan performa terbaiknya di motor GP25 yang memiliki karakteristik pengereman yang bertolak belakang dengan gaya balapnya.
FRANCESCO Bagnaia (Ducati) menyambut positif lanjutan MotoGP Austria 2025 setelah menemukan rasa percaya diri baru pada motor Ducati Desmosedici GP25 miliknya.
Di tiga musim terakhir, pembalap Ducati Francesco Bagnaia menyapu bersih balapan di GP Austria ini, termasuk Sprint, dalam tiga edisi beruntun.
Saat ini, Francesco Bagnaia berada di peringkat ketiga klasemen sementara dengan koleksi 213 poin atau terpaut 168 poin dari Marc Marquez yang berada di puncak klasemen MotoGP.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved