Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
TIGA petenis terbaik dunia yaitu juara bertahan Ashleigh Barty, unggulan kedua Aryna Sabalenka, dan pemenang Roland Garros 2021 Barbora Kerjcikova menjadi tiga nama yang berhasil mengamankan tiket kualifikasi ke WTA Finals 2021 di Guadalajara, Meksiko, Selasa (22/9).
Guadalajara menjadi tuan rumah turnamen akhir musim untuk tahun ini saja, karena gelaran yang sebelumnya direncanakan di Shenzhen, Tiongkok terpaksa batal karena pandemi. Untuk kemudian pada 2022 hingga 2030, gelaran akan dijadwalkan kembali di Tiongkok.
Baca juga: Andy Murray Terus Tingkatkan Kebugaran di Sisa Musim 2021
Dalam laman resminya, Asosiasi Tenis Wanita (WTA) mengumumkan tiga petenis tersebut berhasil mengamankan diri menuju gelaran WTA Finals ke-50.
Krejcikova juga sebelumnya telah lebih dulu lolos di nomor ganda putri bersama pasangannya Katerina Siniakova. Keduanya telah memenuhi syarat di nomor ganda bersama dengan pasangan lainnya asal Jepang Shuko Aoyama dan Ena Shibahara, yang akan melakukan debutnya di Final WTA.
Petenis yang menduduki posisi teratas saat ini, Ashleigh Barty berhasil memenuhi syarat sebagai juara bertahan. Dirinya telah memenangkan WTA Finals Billie Jean King Trophy pada 2019 di Tiongkok.
“Mengangkat Trofi Billie Jean King di Shenzhen pada 2019 adalah salah satu momen terbaik dalam karir saya,” kata Barty.
“Merupakan kehormatan besar untuk berada di antara delapan pemain terbaik di dunia dan menjadi yang pertama lolos ke Final WTA 2021,” tutur petenis Australia tersebut.
Petenis peringkat satu dunia WTA ini juga telah memenangkan lima gelar juara tur musim ini, termasuk Yarra Valley Classic (Melbourne), Miami Terbuka, Porsche Tennis Grand Prix (Stuttgart), merebut trofi Grand Slam keduanya di The Championships, dan ajang Wimbledon dan Western & Southern Open (Cincinnati, AS Terbuka).
Unggulan kedua Sabalenka menjadi pemain pertama dari Belarus yang lolos ke Final WTA di nomor tunggal sejak Victoria Azarenka, yang menjadi runner-up pada 2011 dan terakhir lolos pada 2013.
Sabalenka telah memenangkan dua gelar dari tiga final musim ini, yaitu Abu Dhabi WTA Women's Tennis Open dan Madrid Terbuka.
Krejcikova yang juga menjadi petenis di nomor ganda di Final WTA, akan menjadi petenis pertama yang bertanding di nomor tunggal dan ganda putri sejak Karolina Pliskova pada 2016.
Ganda putri asal Jepang, Aoyama/Shibahara berhasil lolos kualifikasi pertama dalam karir mereka di WTA Finals dan menjadi pemain Jepang pertama yang lolos di nomor ganda sejak Ai Sugiyama pada 2008, ketika ia mencapai babak semifinal bersama Katarina Srebotnik. (AND/WTATennis/OL-6)
JANICE Tjen kembali mengukir sejarah bagi tenis Indonesia di panggung dunia. Tampil sebagai debutan di Australia Terbuka, petenis asal Jakarta ini sukses melaju ke babak kedua.
Tampil solid di lapangan keras ASB Classic, Jakub Mensik menundukkan unggulan asal Argentina Sebastian Baez melalui kemenangan dua set langsung, 6-3 dan 7-6 (7).
Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka ditetapkan sebagai unggulan teratas, memimpin undian tunggal putra dan putri dalam turnamen yang akan berlangsung di Melbourne Park tersebut.
Di perempat final Hobart International, Janice Tjen dan Katarzyna Piter mengalahkan pasangan Nadiia Kichenok dan Makoto Ninomiya.
Aldila Sutjiadi, bersama pasangannya Giuliana Olmos (Meksiko), harus terhenti di babak perempat final turnamen Hobart International 2026 usai dikalahkan Eri Hozumi dan Fang Hsien Wu.
Duel antara Tatjana Maria, 38 dan Venus Williams, 45, mencatatkan rekor sebagai kombinasi usia tertua dalam satu pertandingan tur WTA sejak organisasi tersebut didirikan pada 1973.
Aryna Sabalenka menunjukkan konsistensi yang luar biasa, tampil di sembilan final, juga yang terbanyak di tur, termasuk menjadi runner-up di dua Grand Slam.
Janice diharapkan apat melampaui torehan legenda tenis Indonesia, Yayuk Basuki.
Kesuksesan tersebut juga menjadikan Janice Tjen petenis Indonesia dengan peringkat tertinggi kedua dalam sejarah setelah mantan petenis peringkat 19 Yayuk Basuki.
Setelah liburan, Aldila Sutjiadi akan kembali ke lapangan untuk persiapan menghadapi SEA Games 2025 Thailand, dan melakukan latihan untuk tur WTA musim 2026.
Petenis Indonesia Janice Tjen sukses meraih gelar juara ganda WTA 250 Guangzhou Open 2025 bersama Katarzyna Piter asal Polandia.
Janice Tjen menjadi juara di Jinan Terbuka sehingga peringkat WTA-nya melesat 18 strip ke posisi 80 dunia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved