Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
ATLET para renang Indonesia, Syuci Indriani dan Jendi Pangabean, terus mematangkan persiapan untuk berlaga di Paralimpiade Tokyo 2020. Kedua atlet tersebut masih menjalani latihan di Tokyo Aquatics Center, Jepang.
Setelah gagal bersinar pada kategori S14 nomor 100 meter gaya kupu-kupu putri, Syuci langsung mengalihkan fokusnya untuk mempersiapkan diri tampil di nomor gaya dada 100 meter putri. Adapun Jendi baru akan melakukan debut di Paralimpiade Tokyo 2020, saat turun di kategori S9 gaya punggung 100 meter putra.
Latihan Syuci dan Jendi di bawah pengawasan langsung pelatih Dinda Ayu Sekartaji. Mereka kini memasuki tahap latihan pemantapan menjelang tampil berlomba. Setelah kegagalan Syuci di perlombaan pertama, sang pelatih telah memberikan solusi kepada Syuci.
Baca juga: Protes Berbuah Medali Perak untuk Widi
“Pada perlombaan pertama, Syuci telah menunjukan penampilan terbaik. Namun sayangnya, faktor non-teknis yang menyebabkan Syuci gagal meraih hasil terbaik,” jelas Dinda dalam keterangan resmi, Jumat (27/8).
Di samping melakukan latihan untuk memantapkan persiapan, faktor di luar teknis Syuci juga dijaga dengan baik oleh Dinda. “Semangat Syuci harus dijaga dan mood-nya juga harus lebih baik lagi. Fokusnya harus dikembalikan lagi, supaya instruksi pelatih bisa diterima dengan sempurna,” imbuh Dinda.
Baca juga: Atlet Paralimpiade Cile Dijadikan Model Boneka Barbie
Sedangkan untuk Jendi, lanjut Dinda, anak didiknya tersebut juga terus melakukan latihan setiap hari di Tokyo Aquatics Center. Hampir dua minggu di Tokyo, Jendi telah menjalani latihan sesuai program yang telah disiapkan.
“Persiapan Jendi sangat baik. Dia terus latihan setiap hari sejak tiba di Tokyo. Dengan adaptasi yang cukup lama dengan cuaca dan kolam renang di Tokyo, semoga Jendi bisa menunjukan penampilan terbaik,” harap nya.
Nantinya, Jendi mengikuti kompetisi pada 30 Agustus, sedangkan Syuci kembali turun pada 29 Agustus mendatang.(NPCI/OL-11)
Indonesia vs Bulgaria berakhir 0-1 di babak pertama. Penalti Marin Petkov usai VAR membuat Garuda tertinggal dalam final FIFA Series 2026 di GBK.
Indonesia vs Bulgaria jadi final FIFA Series 2026 yang kini dipastikan memiliki trofi resmi. Duel panas digelar di GBK malam ini pukul 20.00 WIB.
Jens Raven dipanggil gantikan Zijlstra jelang Indonesia vs Bulgaria di Final FIFA Series 2026. Simak peluang debut dan kekuatan baru timnas!
Kapten timnas Indonesia, Jay Idzes, menegaskan bahwa laga Indonesia vs Bulgaria pada FIFA Series 2026 akan menjadi ujian penting untuk mengukur kekuatan skuad Garuda
Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI, Sukamta menegaskan bahwa Indonesia perlu mengambil posisi yang tepat dan terukur dalam merespons mediasi Iran dan AS sejalan politik luar negeri bebas dan aktif.
MENTERI Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa meminta masyarakat tetap tenang dalam menyikapi isu potensi resesi ekonomi.
Penderita diabetes bisa melakukan latihan aerobik setidaknya lima kali seminggu serta latihan otot atau latihan ketahanan dua atau tiga kali sepekan.
Menurut Liem Swie King, banyak pemain sekarang kehabisan tenaga ketika harus bermain hingga rubber game.
Dari sisi kesehatan, segala gerakan Ling Tien Kung akan menghasilkan panas, atau bahasa kedokterannya adalah vasodilatasi.
Bukan rahasia lagi bahwa aktivitas fisik sangat penting untuk menua dengan baik. Namun, ini tidak berarti Anda harus bergabung dengan gym untuk menikmati efek peningkatan umur
Rencana latihan di luar negeri juga bertujuan untuk mengasah kemampuan tim.
Para penggawa MLSC di ajang ini merupakan bibit-bibit terbaik yang berhasil dikurasi melalui kompetisi usia dini tersebut sepanjang 2024.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved