Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
SELURUH atlet Paralimpiade Indonesia sejak 1 Agustus lalu sudah menjalani karantina di Solo, Jawa Tengah. Hal ini dijalani sebagai bentuk mitigasi dan syarat menjelang multiajang Paralimpiade Tokyo 2020 yang akan resmi digelar pada Selasa 24 Agustus mendatang.
Komite Paralimpiade Nasional Indonesia (NPCI) sudah memiliki rencana atau skenario karantina atlet awalnya yang akan bertempat di Jakarta, sedangkan Solo merupakan skenario alternatif kedua. Namun sejak 1 Agustus lalu ditetapkan, atlet menjalani pemusatan latihan dan karantina seluruhnya di Solo.
"Karantina sudah mulai total tidak bisa bersentuhan dengan orang luar itu sejak tanggal 1 Agustus, bahkan ketika orang dari luar membawa hasil tes swab PCR pun tetap kita larang bertemu dengan para atlet," tutur Wakil Sekertaris Jenderal NPCI, Rima Ferdianto saat dihubungi Media Indonesia, Kamis (12/8) siang.
"Kalau dari segi teknis sih semua sudah siap. Cuman untuk yang nonteknis, seperti halnya tes swab tujuh hari berturut-turut sebelum keberangkatan agak membebani atlet secara mental." lanjut Rima.
Baca juga: Estafet Obor Paralimpiade Bakal Tanpa Penonton
Terdapat 23 atlet yang akan dipertandingkan untuk tujuh cabang olahraga, ditambah pihak lainnya maka seluruh kontingen Indonesia berisikan 60 orang.
Sejauh ini kontingen Indonesia untuk Paralimpiade Tokyo memiliki target meraih lima medali untuk cabor-cabor unggulan.
Rima mengatakan hingga kini evluasi untuk semua atlet sudah memasuki fase tapering atau pengurangan latihan mengurangi beban latihan.
"Jadi nanti di Tokyo diharapkan akan ada overkompensasi atau rebound, ketika pertandingan mereka semua dapat mengeluar performa puncaknya," ujar Rima
Diantaranya diharapkan dapat menyumbang satu emas dan satu perunggu dari cabang para bulu tangkis, satu perunggu cabang para angkat besi, satu perunggu cabang para tenis meja, dan satu perunggu cabang atletik.
Termasuk target ingin memperbaiki peringkat Indonesia, untuk dapat masuk dalam jajaran peringkat 60 besar dunia.
Sebelumnya pada Paralimpiade London 2012, Indonesia berhasil meraih satu perunggu dari cabang para tenis meja dan berada di peringkat ke-74. Dan Paralimpiade Rio 2016, Indonesia kembali meraih satu perunggu untuk cabang para angkat besi dan berada di posisi ke-76.
NPCI Indonesia sejauh ini akan mengirimkan kontingen dalam beberapa kloter, yang pertama akan berangkat bertepatan pada hari kemerdekaan Indonesia 17 Agustus besok. Kemudian disusul kloter kedua hingga keempat.
Kloter kedua akan berangkat pada 19 Agustus, lalu 20 Agustus, dan yang terakhir pada 23 Agustus.
"Keberangkatan akan dibagi menjadi empat kloter tanggal 17 Agustus tenis meja, renang dan balap sepeda, tanggal 19 Agustus badminton dan angkat berat, tanggal 20 Agustus atletik dan rombongan utama, dan terakhir tanggal 23 Agustus menembak," ucap Rima.(OL-4)
Indonesia dan Pakistan memperkuat komitmen kemitraan kedua negara di sektor pertahanan, investasi, hingga dukungan terhadap forum kerja sama negara berkembang atau Developing Eight
KPPOD menilai 25 tahun otonomi daerah menunjukkan kemajuan penurunan kemiskinan dan peningkatan IPM, namun tren resentralisasi dan ketergantungan fiskal ke pusat menguat.
ANGGOTA Komisi III DPR RI, I Nyoman Parta menyoroti merosotnya skor Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia tahun 2025 menjadi alarm keras bagi sistem pencegahan
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional surplus dan aman hingga Idulfitri 2026.
Indonesia siapkan 8.000 personel TNI untuk bergabung dalam International Stabilization Force (ISF) di Gaza, tunjukkan komitmen misi perdamaian.
PEMERINTAH berencana mengirim 8.000 prajurit TNI ke Gaza, Palestina untuk bergabung dalam International Stabilization Force (ISF). Keputusan itu dinilai sarat risiko
Sejumlah atlet Olimpiade Musim Dingin 2026 melaporkan bahwa medali emas dan perunggu yang mereka raih rusak tak lama setelah upacara penyerahan.
Hingga akhir kompetisi ASEAN Para Games 2025, Indonesia berhasil mengoleksi total 392 medali, yang terdiri atas 135 medali emas, 143 perak, dan 114 perunggu.
Satu medali emas dipersembahkan dari kategori Junior 1 Urban Cheer Dance, yang sekaligus menjadi gelar juara dunia pertama Indonesia dalam sejarah keikutsertaan di CWC.
"Fokus utama kami ke depan adalah menyiapkan atlet-atlet Indonesia agar mampu tampil optimal di level tertinggi, termasuk Olimpiade, melalui proses yang terukur dan berkesinambungan,”
Terakhir kali Indonesia finis di posisi tersebut terjadi pada SEA Games 1995 di Chiang Mai, Thailand.
Material medali SEA Games 2025 disebut tahan lama yang dirancang untuk menahan benturan; lapisan permukaan emas, perak, dan nikel yang dirancang antikelupas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved