Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PANAHAN Indonesia untuk nomor regu campuran yang diwakili Riau Ega Agatha Salsabilla dan Diananda Choirunisa harus kandas melaju ke semifinal seusai dikalahkan pasangan Turki, Mete Gazoz/Yasemin Anagoz dalam babak perempat final nomor beregu campuran, Sabtu (24/7).
Menurut catatan resmi Olimpiade, pasangan Riau Ega/Diananda sebelumnya berhasil melangkah untuk melawan Turki, dengan mengalahkan pasangan terbaik kedua di nomor regu campuran Amerika Serikat dengan skor 5-4.
Namun pertandingan yang diadakan di Yumenoshima Ranking Field, Tokyo, pasangan Riau Ega/Diananda kalah telak dengan skor 2-6 dari pasangan Turki.
Mulanya, pasangan Indonesia berhasil mengamankan set pertama dengan skor 35-34 untuk unggul 2-0. Namun keunggulan itu tak mampu dijaga hingga akhir laga sehingga Indonesia pun gagal melangkah ke semifinal dan harus mengubur harapan meraih medali dari nomor beregu.
“Tadi kami sudah mencoba semaksimal mungkin untuk menentukan arah angin, dan pada saat menembak sempat tidak ada angin. Tapi saat sudah melepas anak panah, angin bertiup di tengah, sehingga arahnya belok." ujar Ega usai pertandingan.
"Kami mau memperbaiki tapi sudah ketinggalan cukup jauh. Semoga bisa tampil lebih baik lagi di nomor berikutnya,” tambah Riau Ega.
Bidikan panah atlet panah Turki lebih sering mengenai sasaran tengah atau biasa disebut bullseye. Dan pasangan Riau Ega/Diananda mengakui kekalahan pada tiga set dengan skor 35-38, 35-36, 33-35.
Evaluasi juga datang dari pelatih Lilies Handayani. Peraih medali perak Olimpiade Seoul 1988 ini mengatakan sebenarnya mereka optimis dan para atlet sudah melihat arah angin.
“Masih kurang detil. Angin yang sekarang berbeda dari tiupan angin kemarin. Sebelumnya angin dari titik target dan sisi. Sekarang, angin di target tidak ada. Jadi kita terkecoh.” kata Lilies menjelaskan.
Meski demikian, kesempatan meraih medali Olimpiade Tokyo masih terbuka bagi tim panahan Indonesia, untuk nomor perorangan dan beregu putra.
“Untuk individual saya tetap optimis. Setelah ini, kami akan berlatih lagi agar bisa memperkecil kesalahan di nomor berikutnya. Kami juga harus lebih teliti melihat arah angin.” ujarnya.
Tim panahan Indonesia sebelumnya tampil secara mengejutkan dengan berhasil menyingkirkan pemanah nomor satu dunia, Brady Ellison asal Amerika Serikat yang dipasangkan dengan MacKenzie Brown di babak 16 besar yang berlangsung Sabtu pagi.
Sebelum melaju ke babak eliminasi, Indonesia hanya menempati posisi ke-15 dari 16 negara yang lolos dengan mencatatkan 1.297 poin, sedangkan AS berada di peringkat kedua dengan total 1.350 poin.
Diananda akan mengawali babak pertama nomor perorangan melawan atet Denmark, Maja Jager pada Kamis (29/7) depan, sementara Riau Ega menghadapi David Barnes asal Australia dan Bagas Prastyadi melawan Taylor Worth asal Australia pada hari yang sama. Sebelumnya, Arif Dwi Pangestu akan menghadapi Florian Unruh dari Jerman pada Selasa (27/7). (OL-8)
Indonesia juga mendorong agar SEA Games lebih memprioritaskan Olympic Number.
Strategi memisahkan kedua lifter ini dinilai sebagai langkah taktis untuk memaksimalkan potensi dua medali emas sekaligus.
Olimpiade musim dingin 2026 sendiri akan berlangsung mulai 6 hingga 22 Februari.
Syerina, yang baru pertama kali turun di kelas 70 kg, menyumbangkan satu dari total empat medali emas yang berhasil dikoleksi kontingen Merah Putih dari cabang judo.
Janice Tjen, yang berusia 23 tahun, kata dia, saat ini, merupakan petenis peringkat ke-53 dunia dan punya mimpi besar untuk terus meraih prestasi dari cabang olahraga tenis.
Dengan waktu persiapan yang makin singkat, PABSI kini menyiapkan strategi pembinaan agar para lifter Indonesia bisa berangkat ke Olimpiade Los Angeles 2028.
Diananda baru mengetahui sedang mengandung tepat sebelum melakoni laga final panahan.
Kejurnas diikuti 1.360 atlet dari 116 klub panahan.
Timnas panahan Indonesia menyabet 4 medali emas dan 1 perunggu di nomor recurve. Di nomor compound, tim berhasil memenangkan 2 emas dan 1 perunggu.
Cabang triathlon melalui nomor duathlon mixed team relay sukses mempersembahkan emas bagi Indonesia.
Tambahan emas pertama datang dari arena triathlon melalui nomor duathlon estafet putri.
Diananda Choirunisa sukses mengamankan podium tertinggi SEA Games 2025 di dua nomor sekaligus, yakni recurve perseorangan putri dan recurve beregu putri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved