Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH petenis peringkat satu dunia Novak Djokovic meraih gelar Grand Slam ke-20 kalinya di Wimbledon 2021, sejumlah petenis hingga mantan petenis dunia memberikan ucapan selamat atas pencapaian gemilang yang telah ditorehkan petenis Serbia itu.
Mantan petenis peringkat satu dunia, yang juga pemenang Wimbledon 8 kali, Roger Federer menuliskan ucapan selamat dan mengatakan Djokovic memiliki performa yang luar biasa.
"Selamat Novak atas gelar Grand Slam ke-20 Anda. Saya bangga memiliki kesempatan bermain di era khusus juara tenis. Performa yang luar biasa," cicit Federer di Twitter, Minggu, (11/7).
Baca juga: Djokovic Tolak Pastikan Tampil di Olimpiade
Selain Federer, petenis Italia Matteo Berrettini, yang harus puas menjadi runner-up Wimbledon 2021 setelah kalah dari Djokovic 7-6(7/4), 4-6, 4-6, 3-6, juga mengucapkan selamat atas pencapaian petenis berusia 34 tahun itu dan mengatakan Djokovic adalah juara yang hebat.
"Novak adalah juara yang hebat. Dia menulis sejarah di lapangan ini," ucap Berrettini.
"Dia telah bermain 30 kali di final grand slam dan ini merupakan final pertama saya. Dia mengetahui bagaimana memegang kendali perasaan dan emosi yang dia miliki di sepanjang pertandingan. Saya rasa saya memerluka lebih banyak pertandingan seperti hari ini untuk menjadi lebih baik. Dan selamat untuk kemenangannya," tutur Berrettini.
Ini merupakan gelar keenam Djokovic di Wimbledon, dengan yang pertama dia raih pada 2011 lalu saat berusia 24 tahun. Gelar juara Amerika Serikat (AS) Terbuka menjadi satu-satunya gelar Grand Slam yang belum ia raihnya pada musim ini.
Jika Djokovic berhasil merebut gelar AS Terbuka musim ini, petenis berusia 34 tahun itu akan menjadi orang kedua di Era Terbuka yang mengklain seluruh gelar grand slam dalam satu tahun setelah legenda tenis Australia, Rod Laver, pada 1969.
Mantan juara Wimbledon Goran Ivanisevic, yang juga merupakan pelatih Djokovic menyebutkan bahwa tidak bisa disangkal petenis Serbia itu adalah petenis terbaik sepanjang masa.
"Bagi saya, Novak adalah yang terbaik sepanjang masa. Dia tengah mencetak sejarah. Dia akan melakukannya di AS Terbuka. Saya yakin dia bisa melakukannya. Dia akan memenangkan empat gelar Grand Slam dalam satu tahun," ujar Ivanisevic.
"Bagi saya, dia telah menjadi yang terbaik sejak lama. Saat ini, tinggal siapa yang lebih kamu suka. Di antara ketiganya, mereka telah memenangkan 60 gelar Grand Slam. Itu sulit dipercaya," imbuhnya.
"Menurut saya, dia adalah satu-satunya petenis yang bisa memenangkan empat gelar Grand Slam dalam satu tahun. Jika dia menjadi juara AS Terbuka, tidak bisa disangkal lagi, dia adalah yang terbaik sepanjang masa," pungkasnya. (AFP/OL-1)
Boris Becker baru berusia 17 tahun, tujuh bulan, dan 15 hari ketika ia mengalahkan Kevin Curren pada 1985, menjadikannya juara tunggal putra Wimbledon termuda sepanjang masa.
Swiatek mengalahkan Guo Hanyu, petenis dari babak kualifikasi, dengan skor meyakinkan 6-3, 6-1.
Sinner memilih untuk fokus ke pemulihan cedera yang didapatnya di Wimbledon 2025.
Juara Wimbledon 2025 Jannik Sinner memberikan hadiah berupa bola tenis bertanda tangan kepada Pangeran George dan Putri Charlotte.
Carlos Alcaraz mengaku kekalahannya atas Jannik Sinner di Wimbledon memotivasinya untuk terus berkembang.
Jannik Sinner berhasil mengukir sejarah di Wimbledon setelah menundukan rivalnya Carlos Alcaraz 4-6, 6-4, 6-4, 6-4.
Djokovic terakhir kali manjurai Grand Slam dalam US Open 2023
Bagi Djokovic, kekalahan ini menjadi momen pahit karena untuk pertama kalinya ia takluk di final Melbourne setelah 10 kali selalu menang.
Rod Laver Arena akan menjadi ruang sidang sejarah pada Minggu (1/2). Novak Djokovic dan Carlos Alcaraz tidak sekadar memperebutkan trofi Australia Terbuka
Petenis Italia Jannik Sinner mengakui kekalahannya dari Novak Djokovic di semifinal Australia Terbuka sebagai salah satu yang paling menyakitkan dalam kariernya.
Setelah kalah di set pertama dan kemudian tertinggal 1-2, Djokovic bangkit mengalahkan juara bertahan dua kali itu dengan skor 3-6, 6-3, 4-6, 6-4, 6-4.
PETENIS Novak Djokovic mengalahkan Jannik Sinner dalam pertandingan lima set, Jumat (30/1) dan mengamankan tiket ke final Australian Open 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved