Senin 12 Juli 2021, 06:24 WIB

Djokovic, Pujaan Warga Balkan

Basuki Eka Purnama | Olahraga
Djokovic, Pujaan Warga Balkan

AFP/AELTC/Bob Martin
Petenis Serbia Novak Djokovic berpose dengan timnya usai menjadi juara Wimbledon.

 

NOVAK Djokovic, yang memenangkan gelar Wimbledon untuk keenam kalinya dan menyamai rekor 20 gelar Grand Slam, Minggu (11/7), merupakan pahlawan olahraga yang dipuja bukan hanya di Serbia namun di negara-negara pecahan Yugoslavia.

Penggemar tenis dan warga di kawasan, yang tersiksa akibat perang selama periode 1990-an seiring runtuhnya Yugoslavia, memuja Djokovic bukan hanya karena kesuksesannya di dunia olahraga namun juga karena kerja kemanusiaannya.

Djokovic menyumbangkan dana untuk Kroasia, Bosnia, dan Serbia, saat banjir melanda ketiga negara itu pada 2014.

Baca juga: Berrettini Mengaku Dapat Pelajaran Berharga dari Djokovic

Kala itu, lewat Twitter, Djokovic mengaku hatinya menjerit melihat sedemikian banyak orang harus mengungsi akibat banjir.

"Hidup seluruh warga pecahan Yugoslavia. Tuhan mendampingi kalian semua," cicit Djokovic.

Djokovic juga menyumbangkan dana untuk membantu pemerintah Serbia memerangi pandemi covid-19. Selain itu, dia juga menyumbangkan ventilator untuk negara tetangga, Montenegro.

Wakil kami

"Nole (sapaan Djokovic) merupakan perwakilan kita semua. Bukan hanya warga Serbia namun juga Kroasia, Muslim, semuanya," ujar Kristina Popovic, seorang pegawai bank.

"Dia selalu membantu kami. Hal itu membuat dia sangat populer di kawasan ini," lanjut warga Beograd itu.

Di Kroasia dan Bosnia, yang memiliki hubungan yang panas dengan Serbia selepas perang pada 1990-an, Djokovic sangat dihormati dan dicintai.

Bagi Semir Osmanagic, pendiri Taman Piramid di Bosnia, yang telah dikunjungi tiga kali oleh Djokovic, petenis itu "Menjalin komunikasi dengan semua warga di negara-negara pecahan Yugoslavia lebih baik ketimbang para politisi, yang memilih memecah belah kita semua."

Ayah Djokovic, Srdjan, pada 2020, mengatakan anaknya memandang semua negara pecahan Yugoslavia sebagai negaranya.

"Dia tidak pernah membeda-bedakan negara-negara itu terlebih saat mereka membutuhkan bantuan," ungkap Srdjan Djokovic.

Darah Kroasia

Mantan juara Wimbledon asal Kroasia Goran Ivanisevic adalah pelatih Djokovic. Selain itu, keterikatan Djokovic dengan Kroasia adalah ibunya memiliki darah Kroasia.

Petenis Serbia itu kerap menghabiskan liburan musim panas di pantai Kroasia yang disebutnya sebagai 'tempat paling indah di dunia'.

"Saya selalu merasa nyaman di Kroasia. Orang-orangnya selalu menerima saya dengan tangan terbuka," ujar Djokovic pada 2019.

Saat warga Kroasia mencintai dirinya, Djokovic juga mendukung para atlet asal Kroasia, sama seperti kala Piala Dunia 2018, saat Kroasia sukses menjadi runner-up.

Namun, dukungan Djokovic bagi timnas Kroasia menuai kritik di media massa dan media sosial di Serbia.

"Siapa yang bisa saya dukung selain Kroasia? Saya merasa Kroasia adalah bagian dari saya," jawab Djokovic pada 2019.

Beograd

Djokovic memiliki hubungan yang erat dengan kota kelahirannya Beograd. Dia kerap mengunjungi kota itu untuk bertemu dengan rekan-rekannya di masa kecil.

Beberapa hari setelah menjadi juara Prancis Terbuka, bulan lalu, Djokovic kembali ke ibu kota Serbia itu untuk menghadiri pesta pernikahan salah satu sahabatnya.

"Dia tidak pernah melupakan asalnya. Itulah yang membuat saya menyukai dia," ujar Nedeljko Savic, warga Beograd yang berprofesi sebagai koki.

Selain itu, Djokovic juga melakukan sejumlaj investasi di Serbia dengan membuka restoran dan sekolah tenis di Beograd.

Pusat Tenis Novak, yang berada di pusat kota Beograd, diharapkan bisa melahirkan petenis-petenis masa depan Serbia.

Di Beograd, Djokovic juga mendirikan lembaga amal, Novak Djokovic Foundation, yang dipimpin oleh istrinya, Jelena, yang mendukung pendidikan usia dini. (AFP/OL-1)

Baca Juga

AFP/Andreas Solaro

'Pecco' Bagnaia Rebut Pole Position MotoGP Emilia-Romagna

👤Widhoroso 🕔Sabtu 23 Oktober 2021, 20:22 WIB
PEMBALAP tim Ducati Francesco Bagnaia kembali menunjukkan kehebatannya di ajang...
AFP

Penjualan Tiket WSBK Mandalika Telah Dibuka

👤Widhoroso 🕔Sabtu 23 Oktober 2021, 19:50 WIB
TIKET ajang World Superbike (WSBK) di Sirkuit Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat, hari ini resmi dijual. Penjualan dibuka serentak...
AFP

Praveen/Melati Gagal Tembus Final Denmark Terbuka 2021

👤Widhoroso 🕔Sabtu 23 Oktober 2021, 18:41 WIB
USAHA keras ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti meraih tiket ke final turnamen bulutangkis Denmark Terbuka...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Amendemen Konstitusi antara Ambisi Elite dan Aspirasi Rakyat

Persepsi publik mengenai cara kerja presiden lebih mengharapkan pemenuhan janji-janji politik saat kampanye ketimbang bekerja berdasarkan Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN).

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya