Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
NOVAK Djokovic melaju ke 16 besar Wimbledon setelah menyingkirkan petenis kualifikasi asal Amerika Serikat (AS) Denis Kudla 6-4, 6-3, dan 7-6 (7) di Court One, Jumat (2/7).
Petenis peringkat satu dunia itu tidak menemui kesulitan berarti dalam pertemuan di putaran ketiga itu namun ada sejumlah momen yang cukup merepotkan sang petenis Serbia itu ketika melawan petenis berperingkat 114 dunia tersebut.
Akan tetapi, Djokovic tahu bagaimana meningkatkan permainannya dengan beberapa kali berteriak sambil memukul-mukul dada. Dia bermain lebih dalam untuk menaklukkan Kudla yang berapi-api dan melanjutkan perjalanannya menuju titel keenam di ajang Wimbledon.
Baca juga: Kyrgios Sebut Federer, Djokovic, dan Nadal dengan Sebutan Dewa
Djokovic mencuri dua set pertama dari Kudla, namun, ketika dia tertekan di set ketiga setelah tertinggal 1-4, dan dengan skor yang sama saat tiebreak, dia menunjukkan betapa keras kepalanya dan bertekadnya dia untuk bertahan.
"Ini bagian dari gen, keluarga saya, bagaimana saya tumbuh di masa-masa sulit pada 90-an untuk negara saya," kata Djokovic mengacu pada pengeboman yang dilakukan NATO ke Beograd selama perang Kosovo.
"Kegagalan tidak pernah menjadi opsi bagi saya atau keluarga saya, kami harus menemukan cara membiayai kebutuhan pokok untuk hidup."
"Saya menghabiskan banyak waktu di pegunungan dengan serigala dan ini adalah energi serigala. Saya tidak bercanda," lanjut Djokovic yang akan berhadapan dengan petenis peringkat 17 dunia asal Cile Cristian Garin di babak 16 besar nanti.
Djokovic telah separuh jalan menuju sapu bersih semua empat titel turnamen besar tahun ini dan memiliki peluang menyamai rekor 20 titel
tunggal Grand Slam yang dipegang Roger Federer dan Rafael Nadal.
Kudla tidak ingin menyerah begitu saja tanpa perlawanan dan membuat break awal pada set ketiga, bertahan hingga gim ketujuh dan kemudian memimpin tie break ketika empat servis pertama Djokovic melenceng.
Akan tetapi, pertandingan tidak berlanjut ke set keempat setelah reli terakhir sebanyak 19 pukulan pada match point kedua Djokovic, Kudla akhirnya mengakui kekalahannya sebelum dipuji sang lawan dari Serbia itu. (Ant/OL-1)
Boris Becker baru berusia 17 tahun, tujuh bulan, dan 15 hari ketika ia mengalahkan Kevin Curren pada 1985, menjadikannya juara tunggal putra Wimbledon termuda sepanjang masa.
Swiatek mengalahkan Guo Hanyu, petenis dari babak kualifikasi, dengan skor meyakinkan 6-3, 6-1.
Sinner memilih untuk fokus ke pemulihan cedera yang didapatnya di Wimbledon 2025.
Juara Wimbledon 2025 Jannik Sinner memberikan hadiah berupa bola tenis bertanda tangan kepada Pangeran George dan Putri Charlotte.
Carlos Alcaraz mengaku kekalahannya atas Jannik Sinner di Wimbledon memotivasinya untuk terus berkembang.
Jannik Sinner berhasil mengukir sejarah di Wimbledon setelah menundukan rivalnya Carlos Alcaraz 4-6, 6-4, 6-4, 6-4.
LANGKAH Novak Djokovic untuk mengulang memori manis di Indian Wells 2026 harus terhenti secara dramatis. Ia dipanggil angkat koper oleh wakil Britania Raya, Jack Draper
Kemenangan atas Aleksandar Kovacevic memastikan tempat Novak Djokovic di putaran keempat turnamen Indian Wells untuk pertama kalinya sejak 2017.
Novak Djokovic menyingkirkan wakil AS Aleksandar Kovacevic dengan skor 6-4, 1-6, dan 6-4 pada pertandingan yang berlangsung Senin (10/3) waktu setempat.
Carlos Alcaraz memperpanjang rekor tak terkalahkan di 2026, sementara Novak Djokovic harus bermain tiga set untuk melaju ke babak ketiga Indian Wells Masters.
Djokovic terakhir kali manjurai Grand Slam dalam US Open 2023
Bagi Djokovic, kekalahan ini menjadi momen pahit karena untuk pertama kalinya ia takluk di final Melbourne setelah 10 kali selalu menang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved