Rabu 23 Juni 2021, 04:30 WIB

Setelah Menang di Jerman, Pemulihan Fisik Marquez kini Diuji di Sirkuit Assen

Mediaindonesia.com | Olahraga
Setelah Menang di Jerman, Pemulihan Fisik Marquez kini Diuji di Sirkuit Assen

AFP/Ronny Hartman
Marc Marquez merayakan kemenangannya di Sirkuit Sachsenring, Jerman

GRAND Prix Belanda di Sirkuit Assen akhir pekan ini akan menyajikan tantangan yang berbeda bagi Marc Marquez ketika ia mencoba menaklukkan kembali motor Honda RC213V di tengah kondisi fisiknya yang sedang memulihkan diri dari cedera.

Juara dunia delapan kali itu baru saja meraih kemenangan emosional di Grand Prix Jerman pada Minggu demi mempertahankan status sebagai Raja Sirkuit Sachsenring, dengan 11 kemenangan beruntun di berbagai kelas.

Marquez akan menuju ke Assen dengan moral yang tinggi setelah kembali naik ke podium teratas untuk pertama kalinya sejak GP Valencia 2019 dan setelah cedera tulang humerus kanan yang menyebabkannya absen balapan selama sembilan bulan.

"Kami menikmati momen setelah Sachsenring, dengan tim, keluarga saya, dan semua yang membantu saya. Akan tetapi, kami sekarang fokus kembali dan bersiap untuk Assen," kata Marquez seperti dikutip laman resmi tim.

"Di masa lalu, kami memiliki sejumlah hasil bagus di sana tapi tentunya situasinya berbeda sekarang."

Digelar setiap Juni, TT Assen adalah Grand Prix yang ikonik. Sirkuit berjuluk The Cathedral itu menjadi satu-satunya sirkuit di kalender yang telah menggelar balapan setiap tahunnya sejak 1949, kecuali pada 2020 ketika batal karena pandemi.

Baca juga : Sandiaga: World Superbike di Mandalika Bisa Dihadiri Penonton

Kemenangan telah diraih Marquez dua kali di kelas premier di Assen, pertama pada 2014 ketika ia memenangi 10 balapan pembuka musim itu, dan pada 2018.

Setiap berlaga di Assen, sang pebalap Spanyol menjaga rekor selalu naik podium dengan peringkat tiga sebagai hasil finis terburuknya di kelas premier.

Fisik Marquez boleh jadi tak menemui kendala berarti ketika melibas Sachsenring yang berlawanan arah jarum jam dengan lebih banyak tikungan ke kiri, namun lengan kanan sang pebalap akan diuji kembali ke balapan yang melaju searah jarum jam ketika Assen, yang memiliki trek sepanjang 4,5 km, memiliki enam tikungan ke kiri dan 12 ke kanan.

Setelah cuaca terik di Jerman, para pebalap akan mengantisipasi balapan basah di Belanda nanti.

"Cuaca akan terlihat sangat dingin dan basah, khususnya setelah apa yang kita lihat di Jerman. Jadi kami akan tetap bekerja untuk memperbaiki situasi kami dan melihat apa yang memungkinkan," kata Marquez. (Ant/OL-7)

Baca Juga

AFP/Tiziana FABI

Usai Raih Medali Emas Olimpiade, Zverev Incar Gelar AS Terbuka

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 04 Agustus 2021, 07:40 WIB
Zverev, yang berperingkat dunia, mencapai babak final AS Terbuka pada tahun lalu. Itu merupakan kali pertama dan satu-satunya final Grand...
AFP/Odd ANDERSEN

Dressel Tegaskan tidak Ubah Gaya Hidup Usai Raih Medali Emas Olimpiade

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 04 Agustus 2021, 07:04 WIB
Dressel memenangkan tiga nomor perseorangan--gaya kupu-kupu 100 meter putra, gaya bebas 50 meter dan 100 meter putra, plus dua medali emas...
AFP/Tiziana FABI

Tiga Petenis Papan Atas Mundur dari Turnamen WTA Montreal

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 04 Agustus 2021, 06:29 WIB
Akibat mundurnya Osaka, petenis peringkat tiga dunia asal Belarus Aryna Sabalenka menjadi unggulan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kenyang Janji dan Pasrah Menunggu Keajaiban

Sejak peristiwa gempa bumi disertai tsunami dan likuefaksi di Palu, Sigi, dan Donggala, Sulawesi Tengah hingga kini masih banyak warga terdampak bencana tinggal di hunian sementara.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya