Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
PERSATUAN Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) sukses menggelar pertandingan simulasi jelang Olimpiade Tokyo 2020. Simulasi diadakan dua hari pada 16-17 Juni di markas besar Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur.
Pada simulasi ini tujuh wakil Indonesia yang akan berlaga di Olimpiade Tokyo mendapat satu kali kesempatan bertanding. Sayangnya empat dari mereka harus mengakui keunggulan lawan-lawannya.
Sekretaris Jenderal PP PBSI Muhammad Fadil Imran menyebut bahwa kekalahan yang diderita oleh pemain yang akan berangkat ke Olimpiade Tokyo, tidaklah menjadi soal. Pasalnya simulasi ini memang untuk melihat bagaimana kesiapan terakhir para pemain sebelum berangkat ke pesta olahraga paling akbar tersebut.
"Justru dari hasil simulasi ini para pelatih bisa melakukan evaluasi dan koreksi untuk melihat faktor-faktor apa yang kurang dan yang membuat pemain Olimpiade malah kalah di simulasi ini. Di waktu yang tersisa, pelatih bisa memoles agar pemain bisa lebih siap lagi," kata Fadil, dalam keterangan resmi PBSI yang diterima Sabtu, (19/6).
Dalam simulasi ini, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, Gregoria Mariska Tunjung, dan Anthony Sinisuka Ginting takluk kepada lawan yang merupakan rekan sepelatihan di pelatnas.
Tunggal Putri Indonesia Gregoria mengatakan bahwa sudah lama tidak bertanding membuatnya sedikit sulit untuk kembali ke performa yang diinginkan. Kendati demikian ia bertekad untuk segera memperbaiki permainannya untuk Olimpiade Tokyo.
"Ada pengaruhnya sedikit sih sudah lama tidak bertanding ke performa saya. Intinya saya dapat pelajaran berharga untuk lebih menyiapkan diri sebaik-baiknya menuju Olimpiade," ungkap Gregoria.
"Saya mau lupakan kekalahan itu dan fokus pada peningkatan dan perbaikan yang masih kurang di latihan," imbuhnya.
Sementara itu, tunggal putra Indonesia Anthoni Ginting menyadari masih banyak kekurangan yang harus ia perbaiki jelang Olimpiade nanti.
"Di sisa waktu satu bulan sebelum ke pertandingan Olimpiade, masih banyak yang harus saya perbaiki. Setelah ini evaluasi bersama pelatih apa yang harus difokuskan walau waktunya sudah tidak lama lagi," jelas Ginting.
Dapat diketahui, Indonesia dipastikan mengirim 11 atlet Bulu Tangkis di Olimpiade Tokyo bulan Juli nanti, adapun berikut daftar Atlet bulu tankis Indonesia untuk Olimpiade Tokyo
1 Anthony Sinisuka Ginting (Tunggal Putra)
2 Jonatan Christie (Tunggal Putra)
3 Gregoria Mariska Tunjung (Tunggal Putri)
4 Greysia Polii (Ganda Putri)
5 Apriyani Rahayu (Ganda Putri)
6 Kevin Sanjaya Sukamuljo (Ganda Putra)
7 Marcus Fernaldi Gideon (Ganda Putra)
8 Mohammad Ahsan (Ganda Putra)
9 Hendra Setiawan (Ganda Putra)
10 Praveen Jordan (Ganda Campuran)
11 Melati Daeva Oktavianti (Ganda Campuran) (Rif/PBSI/OL-09)
Meski secara umum performanya meningkat, Indra menyoroti beberapa aspek krusial yang harus segera dibenahi Alwi Farhan.
Kepala Pelatih Tunggal Putri PP PBSI, Imam Tohari, menekankan pentingnya peningkatan kepercayaan diri dan kematangan permainan bagi Putri Kusuma Wardani (Putri KW).
Meski menunjukkan potensi besar, konsistensi Raymond Indra/Nikolaus Joaquin di level elite dinilai masih perlu dipoles melalui perbaikan komunikasi dan ketajaman analisis di lapangan.
PBSI resmi menetapkan aturan baru melalui PO Nomor 012 tentang mekanisme magang, promosi, dan degradasi atlet Pelatnas. Simak syarat prestasi dan kriteria evaluasinya di sini.
Catatan terbaik Indonesia di All England dibukukan oleh pasangan ganda putra muda, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, yang mencapai babak semifinal.
OPTIMISME membumbung di kubu PBSI seiring dengan performa menjanjikan para pemain muda dalam turnamen bulu tangkis tertua di dunia, All England 2026.
Di Olmpiade Tokyo 2021, Zohri hanya sampai di babak ini dengan catatan waktu 10,26 detik dan gagal melangkah ke semifinal.
Nourine mengatakan alasan dirinya mundur karena dukungan politik Nourine keberpihakan kepada Palestina sehingga dirinya mundur dari pertandingan melawan Israel.
Angkat besi menjadi cabor yang berpeluang memberikan medali pertama buat Indonesia selain panahan dan menembak di Olimpiade, lifter putri Indonesia, Windy Cantika Aisah.
Menurut Pelatih Lilies Handayani, sekarang tinggal bagaimana anak asuhnya bisa menguasai diri.
Prancis menelan kekalahan cukup telak 1-4 oleh Meksiko dalam laga perdana Grup A Olimpiade Tokyo 2020 di Stadion Tokyo, Jepang, hari ini.
Spanyol, yang memanggil banyak pemain alumni Euro 2020, bermain dengan skuad terbaiknya dan mampu mendominasi jalannya pertandingan sejak babak pertama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved