Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
Atlet angkat besi Indonesia akan memulai perjuangannya di Olimpiade Tokyo 2020, besok atau Sabtu (24/7). Cabang olahraga (cabor) angkat besi akan berlangsung di Tokyo International Forum mulai 24 Juli hingga 4 Agustus 2021. Indonesia akan menurun lifter terbaik mereka di lima kelas berbeda.
Angkat besi menjadi cabor yang berpeluang memberikan medali pertama buat Indonesia selain panahan dan menembak di Olimpiade, lifter putri Indonesia, Windy Cantika Aisah.
Indonesia meloloskan lima wakil dari angkat besi, yakni Eko Yuli Irawan yang turun di kelas 61 kg putra, Windy Cantika Aisah di kelas 49 kg putri, Deni di kelas 67 kg putra, Rahmat Erwin Abdullah di kelas 73 kg purta, dan Nurul Akmal di +87 kg putri.
Cantika yang akan mulai bersaing merebut medali di pertandingan pembuka cabor angkat besi di kelas 49 kg putri yang memiliki saingan terdekat yaitu lifter asal Amerika Serikat, Jourdan Elizabeth Delacruz, yang memiliki angkatan terbaik 200 kilogram.
Angkatan terbaik Cantika hanya mampu 191 kg, tertinggal 9 kg dari Delacruz dalam masa kualifikasi Olimpiade. Saingan terberat untuk mendapatkan emas datang dari lifter China, Hou Zhihui, dengan angkatan terbaiknya 213 kg.
Cantika masih berpeluang untuk mendapat medali perunggu dengan Delacruz, karena saing yang berpeluang merebut perak datang dari lifter India, Mirabai Chanu Shaikom, dengan angkatan terbaik 205 kg.
Sepanjang pemusatan latihan nasional (pelatnas) Cantika berupaya untuk bisa memperbaiki angakatan totalnya sesuai arahan pelatih, dengan fokus pada perbaikan angkatan clean and jerk. Namun, tim pelatih tidak terlalu membebani Cantika dengan target medali.
”Dia (Cantika) masih muda, jadi kami tidak bisa terlalu membebani dengan target atau membicarakan medali. Biasanya jika dibiarkan berlomba tanpa target, justru bisa tampil maksimal.” ungkap kepala pelatih tim angkat besi Indonesia, Dirdja Wihardja di Tokyo.
“Kita harus memahami paham karakter lifter kita seperti apa, apakah sudah siap atau belum. Cantika punya potensi besar.” tambahnya.
Sejauh ini, kondisi para lifter Indonesia sangat prima termasuk Eko Yuli yang bahkan sudah bisa melampaui hasil angkatan rekornya sendiri pada sesi latihan di pelatnas Indonesia. (OL-13)
Baca Juga: Diananda Choirunisa Kesulitan Membaca Arah Angin
Pascakesuksesan di SEA Games 2025, induk organisasi angkat besi tanah air kini membidik medali emas pada gelaran Asian Games 2026.
Prabowo juga memberikan nasihat kepada lifter nasional Rizki Juniansyah yang baru saja menerima bonus sebesar Rp1 miliar dan kenaikan pangkat dua tingkat lebih tinggi.
Strategi memisahkan kedua lifter ini dinilai sebagai langkah taktis untuk memaksimalkan potensi dua medali emas sekaligus.
Emas yang diraih oleh Rizki menjadi kontribusi penting bagi kontingen Indonesia.
SATU keping medali perak menutup perjuangan tim angkat besi Indonesia pada ajang SEA Games 2025 Thailand.
Emas ini menjadi yang keempat bagi Rahmat sepanjang keikutsertaannya di SEA Games sekaligus emas pertamanya di kelas 88 kg.
Di Olmpiade Tokyo 2021, Zohri hanya sampai di babak ini dengan catatan waktu 10,26 detik dan gagal melangkah ke semifinal.
Nourine mengatakan alasan dirinya mundur karena dukungan politik Nourine keberpihakan kepada Palestina sehingga dirinya mundur dari pertandingan melawan Israel.
Menurut Pelatih Lilies Handayani, sekarang tinggal bagaimana anak asuhnya bisa menguasai diri.
Prancis menelan kekalahan cukup telak 1-4 oleh Meksiko dalam laga perdana Grup A Olimpiade Tokyo 2020 di Stadion Tokyo, Jepang, hari ini.
Spanyol, yang memanggil banyak pemain alumni Euro 2020, bermain dengan skuad terbaiknya dan mampu mendominasi jalannya pertandingan sejak babak pertama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved