Jumat 23 Juli 2021, 11:40 WIB

Besok, Cantika Siap Raih Medali Pertama Cabor Angkat Besi di Olimpiade

lham Ananditya | Olahraga
Besok, Cantika Siap Raih Medali Pertama Cabor Angkat Besi di Olimpiade

Ant/Sigid Kurniawan
Lifter putri Indonesia Windy Cantika Aisah (kanan) melakukan angkatan saat sesi latihan disaksikan CdM Kontingen Indonesia Rosan Roeslani (t

 

Atlet angkat besi Indonesia akan memulai perjuangannya di Olimpiade Tokyo 2020, besok atau Sabtu (24/7). Cabang olahraga (cabor) angkat besi akan berlangsung di Tokyo International Forum mulai 24 Juli hingga 4 Agustus 2021. Indonesia akan menurun lifter terbaik mereka di lima kelas berbeda.

Angkat besi menjadi cabor yang berpeluang memberikan medali pertama buat Indonesia selain panahan dan menembak di Olimpiade, lifter putri Indonesia, Windy Cantika Aisah.

Indonesia meloloskan lima wakil dari angkat besi, yakni Eko Yuli Irawan yang turun di kelas 61 kg putra, Windy Cantika Aisah di kelas 49 kg putri, Deni di kelas 67 kg putra, Rahmat Erwin Abdullah di kelas 73 kg purta, dan Nurul Akmal di +87 kg putri.

Cantika yang akan mulai bersaing merebut medali di pertandingan pembuka cabor angkat besi di kelas 49 kg putri yang memiliki saingan terdekat yaitu lifter asal Amerika Serikat, Jourdan Elizabeth Delacruz, yang memiliki angkatan terbaik 200 kilogram.

Angkatan terbaik Cantika hanya mampu 191 kg, tertinggal 9 kg dari Delacruz dalam masa kualifikasi Olimpiade. Saingan terberat untuk mendapatkan emas datang dari lifter China, Hou Zhihui, dengan angkatan terbaiknya 213 kg.

Cantika masih berpeluang untuk mendapat medali perunggu dengan Delacruz, karena saing yang berpeluang merebut perak datang dari lifter India, Mirabai Chanu Shaikom, dengan angkatan terbaik 205 kg.

Sepanjang pemusatan latihan nasional (pelatnas) Cantika berupaya untuk bisa memperbaiki angakatan totalnya sesuai arahan pelatih, dengan fokus pada perbaikan angkatan clean and jerk. Namun, tim pelatih tidak terlalu membebani Cantika dengan target medali.

”Dia (Cantika) masih muda, jadi kami tidak bisa terlalu membebani dengan target atau membicarakan medali. Biasanya jika dibiarkan berlomba tanpa target, justru bisa tampil maksimal.” ungkap kepala pelatih tim angkat besi Indonesia, Dirdja Wihardja di Tokyo.

“Kita harus memahami paham karakter lifter kita seperti apa, apakah sudah siap atau belum. Cantika punya potensi besar.” tambahnya.

Sejauh ini, kondisi para lifter Indonesia sangat prima termasuk Eko Yuli yang bahkan sudah bisa melampaui hasil angkatan rekornya sendiri pada sesi latihan di pelatnas Indonesia. (OL-13)

Baca Juga: Diananda Choirunisa Kesulitan Membaca Arah Angin

Baca Juga

AFP

Timnas RI Diharapkan Raih Lebih dari Satu Gelar di BWF World Tour Finals

👤Rifaldi Putra Irianto 🕔Jumat 02 Desember 2022, 21:48 WIB
Skuad Merah Putih tercatat bakal menurunkan 7 wakil di World Tour Finals edisi 2022, dengan kejuaraan akan berlangsung di Thailand pada...
AFP/Valery HACHE

Ada Olimpiade, Tour de France 2024 tidak Finis di Paris

👤Basuki Eka Purnama 🕔Jumat 02 Desember 2022, 15:15 WIB
Tour 2024 juga akan diakhiri kemungkinan dengan individual time-trial yang menentukan alih-alih sprint finis seperti biasanya sebanyak...
AFP/Patrick McDermott/Getty Images

Pulih Dari Cedera, Middleton Dilaporkan Segera Melantai Bersama Bucks

👤Rifaldi Putra Irianto 🕔Jumat 02 Desember 2022, 13:45 WIB
Middleton sudah tidak bermain sejak mengalami cedera lutut kanan pada pertandingan playoff saat Bucks menghadapi Chicago Bulls, Oktober...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya