Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS Kanada Bianca Andreescu berhasil melewati tantangan petenis Belgia Maryna Zanevska dengan merebut kemenangan straight set 6-1 dan 6-4 untuk mencapai perempat final WTA Strasbourg, Selasa (25/5) waktu setempat.
Namun, petenis peringkat tujuh dunia itu memutuskan mundur dari turnamen karena mengalami cedera perut yang dideritanya selama pertandingan.
"Saya sangat senang dengan kemenangan ini, tetapi saya akan mundur dari pertandingan saya berikutnya karena saya merasa menderita dengan cedera perut ini," ucap Andreescu dilansir dari WTA, Rabu (26/5) WIB.
Baca juga: Djokovic Menang di Laga Pembuka di Beograd
Dengan pertandingan putaran pertama Prancis Terbuka akan dimulai pada akhir Mei ini, keputusan pengunduran diri dari turnamen Strasbourg ini juga diambil Andreescu agar ia dapat tampil dengan kondisi yang lebih baik di Roland Garros nantinya.
"Saya sama sekali tidak ingin memaksa fisik saya. Saya ingin bersiap untuk Roland Garros dan saya tidak ingin mengambil risiko apapun. Tidak ada yang terlalu serius dari cedera ini, hanya sedikit perasaan tidak nyaman," ujarnya.
Dalam pertandingan, Andreescu yang menjadi unggulan pertama pada turnamen itu melakukan serangan singkat pada set pertama, saat ia hanya membutuhkan waktu 25 menit untuk memimpin 6-1.
Petenis berusia 20 tahun itu memang mendominasi pada set pertama, tetapi Zanevska bangkit pada set kedua untuk memimpin 4-2.
Tidak ingin semakin tertinggal, Andreescu pun meningkatkan level permainanya berusaha keras untuk meraih poin demi poin, ia pun langsung tancap gas dan sukses membalikan keadaan dengan merebut kemenangan 6-4.
Turnamen Strasbourg menjadi pertandingan pertama Andreescu setelah kegagalannya merebut trofi di Miami Terbuka, saat dia memutuskan mengundurkan diri di laga final dan membuat petenis nomor satu dunia Ashleigh Barty menjadi juara, awal April lalu.
Tidak bermain di sejumlah turnamen tanah liat, seperti Madrid Terbuka dan Italia Terbuka karena positif covid-19, Andreescu mengaku ia tidak terlalu khawatir dengan level permainannya jelang Grand Slam Prancis Terbuka.
"Saya pikir permainan saya sangat cocok dengan lapangan tanah liat. Saya telah berlatih sekitar dua bulan terakhir, saya memiliki persiapan yang sangat baik dan itu terlihat di lapangan," terang Andreescu. (WTA/OL-1)
JANICE Tjen kembali mengukir sejarah bagi tenis Indonesia di panggung dunia. Tampil sebagai debutan di Australia Terbuka, petenis asal Jakarta ini sukses melaju ke babak kedua.
LANGKAH ambisius Carlos Alcaraz untuk melengkapi koleksi gelar Career Grand Slam dimulai dengan hasil positif di Melbourne Park di Australian Open 2026
UNGGULAN Utama Aryna Sabalenka mengawali kampanye perburuan gelar Australia Terbuka 2026 dengan hasil positif.
Tampil solid di lapangan keras ASB Classic, Jakub Mensik menundukkan unggulan asal Argentina Sebastian Baez melalui kemenangan dua set langsung, 6-3 dan 7-6 (7).
PETENIS asal Indonesia Janice Tjen bersama pasangannya asal Polandia Katarzyna Piter sukses ke babak final Hobart International 2026 mengalahkan unggulan ketiga ajang WTA 250
Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka ditetapkan sebagai unggulan teratas, memimpin undian tunggal putra dan putri dalam turnamen yang akan berlangsung di Melbourne Park tersebut.
JANICE Tjen kembali mengukir sejarah bagi tenis Indonesia di panggung dunia. Tampil sebagai debutan di Australia Terbuka, petenis asal Jakarta ini sukses melaju ke babak kedua.
Tampil solid di lapangan keras ASB Classic, Jakub Mensik menundukkan unggulan asal Argentina Sebastian Baez melalui kemenangan dua set langsung, 6-3 dan 7-6 (7).
Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka ditetapkan sebagai unggulan teratas, memimpin undian tunggal putra dan putri dalam turnamen yang akan berlangsung di Melbourne Park tersebut.
Di perempat final Hobart International, Janice Tjen dan Katarzyna Piter mengalahkan pasangan Nadiia Kichenok dan Makoto Ninomiya.
Aldila Sutjiadi, bersama pasangannya Giuliana Olmos (Meksiko), harus terhenti di babak perempat final turnamen Hobart International 2026 usai dikalahkan Eri Hozumi dan Fang Hsien Wu.
Duel antara Tatjana Maria, 38 dan Venus Williams, 45, mencatatkan rekor sebagai kombinasi usia tertua dalam satu pertandingan tur WTA sejak organisasi tersebut didirikan pada 1973.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved