Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH absen selama sembilan bulan akibat cedera patah tulang lengan kanan, pembalap MotoGP Marc Marquez, yang kini telah kembali membalap, mesti menjalankan program latihan khusus untuk mencapai performa terbaiknya. Salah satu yang unik, ia tidak boleh terlalu banyak latihan dengan motornya.
Dengan kondisi lengan kanan yang belum 100% kuat, pembalap Repsol Honda itu harus berhati-hati dengan kondisi lengannya dan dilarang terlalu memforsir lengan kanannya.
"Saya adalah pembalap yang suka melakukan latihan saat waktu kosong, terutama melakukan banyak latihan dengan motor karena menurut saya dengan cara itu, saya dapat berkembang. Balapan motor perlu latihan di atas motor, tapi sekarang saya tidak bisa melakukan itu," ungkap Marquez dilansir dari Motorsport, Selasa (27/4).
Baca juga: Pol Espargaro Harus Bersabar Adaptasi dengan RC213V
"Kami hanya akan melaju dari balapan ke balapan. Ketika di rumah (usai melakukan balapan), saya punya waktu pemulihan tiga hari. Kemudian saya punya tiga hari untuk latihan di sasana dan mencoba tetap bugar, dengan latihan yang tidak berlebihan," tuturnya.
Meskipun telah mendapat lampu hijau dari dokter pribadinya untuk kembali mengaspal, penguatan otot kanan Marquez masih perlu diperhatikan.
Jelang GP Spanyol, yang akan digelar di Sirkuit Jerez, akhi pekan ini, Marquez mengaku kondisinya secara fisik dalam keadaan baik.
"Secara fisik saya sudah pulih, tapi secara mental saya masih berpikir tentang Jerez dan bagaimana meningkatkan kinerja, bagaimana cara mendapatkan lebih banyak poin. Saya sekarang punya waktu istirahat dan pemulihan 2 atau 3 hari," ujarnya.
Dengan intensitas jadwal MotoGP yang mulai padat pada Mei hingga pertengahan Juli, Marquez dituntut menjaga kondisi tubuhnya karena dibutuhkan fisik yang prima dalam kurun waktu tersebut. Perlu dipikirkan juga agar tidak terjadi kelelahan akibat jadwal tur yang padat.
"Saya harus berhati-hati setidaknya untuk bulan depan dan kenudian, akan ada waktu untuk mulai memacu lebih lagi dari sisi kebugaran," terangnya.
Seperti diketahui, setelah tidak tampil dalam dua balapan pembuka musim 2021 di MotoGP Qatar dan MotoGP Doha, Marquez baru kembali membalap pada seri ketiga di Portimao.
Dalam debutnya setelah hamipir sembilan bulan tidak membalap, Marquez langsung tampil memukau dengan rider berusia 28 tahun itu berada di baris terdepan saat latihan dan menyelesaikan balapan dengan finis peringkat ketujuh. (Motorsport/OL-1)
Saat ini, Marc Marquez masih terikat kontrak hingga akhir 2027 bersama Ducati Lenovo. Namun, dinamika bursa transfer pembalap yang sering bergerak lebih cepat memicu berbagai spekulasi.
Marquez menilai musim 2026 akan menjadi periode yang sangat menarik bagi para penggemar balap motor kasta tertinggi ini.
Kini, Marc Marquez hanya terpaut satu gelar dari pemegang rekor sepanjang masa, Giacomo Agostini, yang mengoleksi delapan gelar juara dunia kelas utama.
Meski saat ini masih berada di puncak performa, Marc Marquez menyadari bahwa batasan tubuhnya akan menjadi penentu utama kapan ia harus gantung helm.
MARC Marquez dinilai memiliki bakat dan kecepatan luar biasa, tetapi tidak mempunyai daya tarik dan magis seperti Valentino Rossi.
Juara dunia MotoGP 2025 Marc Marquez mengantisipasi kemungkinan adanya penurunan performa yang bisa ia alami di musim depan meskipun baru saja mendominasi musim 2025 bersama Ducati.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved