Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
PEBULU tangkis tunggal putra Jepang Kento Momota bersiap comeback pada turnamen All England 2021, setelah absen sekitar lebih dari satu tahun.
Terakhir kali, Momota turun ke lapangan profesional adalah saat menjuarai turnamen BWF World Tour Malaysia Masters, 12 Januari 2020.
Usai meraih gelar di Malaysia tahun lalu, Momota terlibat kecelakaan di jalan Tol Maju (Mex Highway) Kuala Lumpur, Senin, 13 Januari 2020. Saat ia dalam perjalanan menuju bandara.
Akibat kecelakaan itu, pengemudi kendaraanya tewas, sementara Momota dan penumpang lainnya lolos dari maut. Tetapi Momota mengalami cedera penglihatan yang mengharuskannya menepi dari lapangan pertandingan.
"Bagi saya melewati kecelakaan itu adalah hal yang sangat besar dalam hidup, pandangan hidup saya benar-benar berubah saat itu," ucap Momota dilansir dari BBC Sport, Rabu (17/3).
"Saya tidak benar-benar berpikir untuk berhenti dari olahraga ini, tetapi saya benar-benar khawatir bahwa saya tidak akan dapat memainkannya lagi," imbuhnya.
Butuh waktu yang cukup panjang untuk Momota kembali pulih, setelah melakukan operasi pada rongga mata yang retak. Pada bulan Juni 2020, ia pun dinyatakan pulih dari cederanya.
Baca juga: Gugur di Perempat Final, Anthony Akui Kehebatan Kento Momota
Meski telah pulih, Momota belum bisa kembali bertanding menyusul pandemi covid-19 yang membuat seluruh turnamen bulu tangkis dibekukan.
Sempat dipersiapkan untuk comeback pada laga Leg Asia di Thailand, Januari lalu, pemain berusia 26 tahun itu gagal kembali ke lapangan setelah dinyatakan positif covid-19.
Setelah melewati perjalanan panjang, Momota pun dipastikan akan kembali ke turnamen internasionalnya di All England 2021, yang akan digelar 17-21 Maret.
Meski secara fisik ia kembali bugar, namun Momota mengaku masih menyimpan beberapa masalah mental jelang All England.
"Saya masih khawatir apakan level permainan saya akan cukup baik. Saya masih merasa gugup seperti bertanya-tanya apakah saya bisa berlatih dengan baik," ucap Juara dunia tiga kali itu.
Meski kurang percaya diri akan tampil maksimal, namun Momota berjanji akan berjuang semaksimal mungkin.
"Saya akan mencoba yang terbaik yang saya bisa, dan tidak mendengarkan suara lain di sekitar saya. Saya akan mencoba meraih gelar itu untuk menumbuhkan profil bulu tangkis di negara saya," tukasnya.(BBC/OL-5)
Di final Swiss Terbuka, Putri Kusuma Wardani harus mengakui keunggulan Supanida Katethong dalam permainan dua gim langsung dengan skor 11-21 dan 15-21.
Tunggal putra bulu tangkis Indonesia Alwi Farhan takluk dari wakil Jepang, Yushi Tanaka di final Swiss Terbuka
Anthony Sinisuka Ginting menilai bahwa persaingan di sektor tunggal putra Swiss Terbuka tahun ini sangat sengit.
Menghadapi unggulan pertama asal Tiongkok, Li Shi Feng, pebulu tangkis yang akrab disapa Ubed itu harus mengakui keunggulan lawan melalui pertarungan sengit tiga gim.
Jafar/Felisha, yang datang sebagai unggulan ketiga, tampil dominan untuk menyegel kemenangan dua gim langsung 21-17 dan 21-7 atas pasangan Inggris Callum Hemming/Estelle Van Leeuwen.
Kepastian tiket babak 32 besar Ruichang Tiongkok Masters didapat Taufik/Apriyani usai memenangi duel melawan sesama wakil Merah Putih, Daniel Edgar Marvino/Lanny Tria Mayasari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved