Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
JUARA dunia Moto-GP enam kali Marc Marquez menyebutkan, upayanya untuk kembali beraksi pada balapan Moto-GP seri Grand Prix Andalusia adalah sebuah kesalahan besar.
Pembalap asal Spanyol itu mengaku dirinya menyesali upayanya untuk kembali membalap, beberapa hari setelah operasi cedera lengan kanannya.
"Yang pertama, upaya untuk kembali setelah cedera di GP Andalusia itu sangat tergesa-gesa," ucap Marquez dikutip dari Motorsport, Senin, (7/12).
Seperti diketahui, Marquez mengalami kecelakaan pada Grand Prix Spanyol, Minggu, (19/7), mematahkan tulang humerus di lengan kanannya yang membutuhkan operasi untuk memasang plat titanium di lengan kanannya.
Baca juga: Polri Buru Empat Pengikut Rizieq Lainnya yang Kabur
Alih-alih beristirahat untuk mendapatkan perawatan, Pembala Honda itu mencoba kembali membalap di GP Andalusia pada Minggu berikutnya. Sayangnya masalah di lengan kanannya kembali menghampiri setelah membalap pada babak kualifikasi.
Diketahui, plat titanium Marquez mengalami keretakan sehingga ia harus menjalani operasi kedua untuk memperbaikinya.
"Mencoba kembali ke Jarez adalah kesalahan. Saya telah belajar bahwa pembalap memiliki kelebihan dan kekurangan, yaitu tidak melihat rasa takut, jadi saya rasa dokter harus membuat kami melihatnya," tutur Marquez.
"Setelah operasi pertama, pertanyaan pertama dari setiap pembalap adalah, 'kapan saya bisa kembali membalap?' Dan hanya dokterlah yang harus menghentikan anda. Dialah yang harus realistis," imbuhnya
"Saya pergi ke Jerez dengan ketenangan dan berpikir bahwa plat itu akan baik-baik saja, jika mereka (Dokter) memberi tahu saya bahwa platnya bisa pecah, saya tidak akan naik sepeda motor 300km/jam," terangnya.
Setelah menjalani operasi kedua untuk memperbaiki kerusakan pada plat titaniumnya, Marquez tidak kembali membalap sampai seri Moto-GP 2020 berakhir.
Dengan pemulihan yang lebih lambat dari perkiraan, memaksanya untuk menjalani operasi ketiga, pada beberapa waktu lalu di Madrid.
Kabar terbaru dari Honda mengatakan bahwa Marquez akan tetep berada di Rumah Sakit setelah ditemukan adanya infeksi pada cederanya sehingga membutuhkan perawatan khusus.
Belum diketahui pasti sampai kapan pemulihan Marquez akan berlangsung, namun dikabarkan pembalap Spanyol itu akan melakukan masa pemulihan selama enam bulan. Membuat partisipasinya di awal musim 2021 diragukan. (Motorsport/OL-4)
Saat ini, Marc Marquez masih terikat kontrak hingga akhir 2027 bersama Ducati Lenovo. Namun, dinamika bursa transfer pembalap yang sering bergerak lebih cepat memicu berbagai spekulasi.
Marquez menilai musim 2026 akan menjadi periode yang sangat menarik bagi para penggemar balap motor kasta tertinggi ini.
Kini, Marc Marquez hanya terpaut satu gelar dari pemegang rekor sepanjang masa, Giacomo Agostini, yang mengoleksi delapan gelar juara dunia kelas utama.
Meski saat ini masih berada di puncak performa, Marc Marquez menyadari bahwa batasan tubuhnya akan menjadi penentu utama kapan ia harus gantung helm.
MARC Marquez dinilai memiliki bakat dan kecepatan luar biasa, tetapi tidak mempunyai daya tarik dan magis seperti Valentino Rossi.
Juara dunia MotoGP 2025 Marc Marquez mengantisipasi kemungkinan adanya penurunan performa yang bisa ia alami di musim depan meskipun baru saja mendominasi musim 2025 bersama Ducati.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved