Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Formula satu (F1) tim Red Bull, Max Verstappen lebih memilih patah leher ketimbang ditertawakan oleh ayahnya, Jos Verstappen. Lantaran menggunakan bantalan leher untuk menyintas G-Force brutal di Grand Prix Turki, minggu (15/11)
Pembalap berusia 23 tahun itu beralasan tak akan memberi celah untuk sang ayah, yang merupakan mantan pembalap F1, untuk menggodanya ketika menghadapi tikungan 8. Tikungan terpanjang di Sirkuit Istanbul Park, yang mampu menghasilkan gaya gravitasi 5G ke badan pembalap selama enam detik.
Gaya sebesar itu cukup menjadi perhatian utama bagi sebagian besar pembalap dan tim. Banyak dari mereka yang memasang bantalan ekstra di neck rest pembalap. Tapi Verstappen mengatakan ia tak akan melakukannya.
"Saya ingat tes F3 pertama saya. Setelah satu hari dimana saya tidak bisa menahan leher saya dengan lurus dan kemudian saya harus memakai bantalan, dan ayah saya menertawakan saya karena menggunakan itu," ujar pembalap Belanda itu dilansir dari AFP, Jumat (13/11).
"Sejak hari itu saya menolak menggunakan bantalan di samping kepala saya. Saya lebih memilih kepala saya copot ketimbang membalap dengan bantalan. Dan ini akan tetap sama pada akhir pekan ini (tanpa bantalan)," imbuhnya.
Sementara itu rekan satu timnya, Alexander Albon yang telah diperingatkan untuk meningkatkan permainannya jika dia ingin mempertahankan kursi balapnya, mengatakan dirinya berencana tidak akan meniru Verstappen. "Saya lebih baik kepala saya tidak copot," tegas Albon.
Disisi lain, Pembalap lainnya dari tim Renault Estaban Ocon menyebutkan akan mengikuti langkah Verstappen meskipun tahu itu akan membahayakan lehernya.
"Engineer saya bertanya apakah saya ingin menggunakan bantalan, tapi saya tidak akan menggunakannya, mari kita coba," sebut Ocon.
Rekan satu tim Ocon, Daniel Ricciardo juga sepakat dengan Verstappen tidak akan menggunakan bantalan. "Engineer saya bertanya hal yang sama. Saya menertawakan dia jadi sekarang kita akan lihat apakah kepercayaan diri saya akan membuat kepala saya berisiko," terang Ricciardo. (AFP/OL-13)
Baca Juga: Selangkah Lagi Hamilton Samai Rekor Michael Schumacher
Istanbul dan Bursa menyuguhkan perpaduan unik antara refleksi keagamaan, warisan budaya, dan tradisi berabad-abad yang tetap terjaga hingga kini.
Ekrem Imamoglu, rival utama Presiden Erdogan, hadir di pengadilan atas tuduhan korupsi. Oposisi dan aktivis HAM sebut persidangan ini bermotif politik.
Iran ajak Turki investigasi bersama dugaan serangan rudal guna tangkal propaganda. Erdogan sampaikan belasungkawa atas wafatnya Ali Khamenei dan tragedi sekolah Minab.
Seperti yang kami laporkan sebelumnya, pemerintah Azerbaijan mengatakan dua drone dari Iran mendarat di wilayah Nakhchivan, salah satunya mengenai gedung bandara.
SEBUAH rudal balistik yang diluncurkan dari Iran dan menuju ke wilayah udara Turki setelah melintasi Suriah dan Irak. Rudal itu telah dihancurkan oleh sistem pertahanan udara NATO
Kementerian Pertahanan Turki, yang baru-baru ini menyatakan bahwa pertahanan NATO telah mencegat rudal balistik yang diluncurkan dari Iran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved