Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Suzuki Ecstar Joan Mir mengatakan nilai yang dia berikan untuk gelar juara dunia Moto-GP sama dengan saat dia memenangkan gelar Moto3 pada 2017 lalu.
Setelah sukses meraih podium keenamnya pada Moto-GP seri Teruel pada Minggu, (25/10), Mir sekarang memimpin klasemen sementara dengan mengoleksi 137 poin berjarak 14 poin dari rivalnya dari Petronas Yamaha SRT Fabio Quartararo di posisi kedua.
"Ini pasti berbeda, maksud saya momennya yang berbeda. Bagi saya gelar itu (Moto-GP) dengan gelar ini (Moto3) nilainya sama, jika akhirmya saya memenangkan gelar Moto-GP nilai yang saya berikan sama dengan gelar Motor3," ujar Mir.
Setelah penampilannya di Sirkuit Motorland Aragon, sejumlah pembalap menempatkan Mir sebagi favorit untuk merebut gelar juara dunia 2020, meski Mir hingga saat ini belum pernah merebut podium puncak pada satu pun balapan grand prix musim ini.
Baca juga: Suzuki Datangkan Joan Mir
Mir pun menuturkan bahwa gelar Moto3 telah memberinya banyak pelajaran, salah satunya pengalaman untuk memahami tekanan.
"Memang benar bahwa saya sedikit lebih dewasa, saya memiliki pengalaman untuk memahami tekanan dan mengelolanya dengan baik. Jadi, saya pikir gelar Moto3 memberi saya banyak pembelajaran," tuturnya.
Moto-GP 2020 masih menyisakan tiga seri balapan, Quartararo tampaknya harus berusaha keras jika ingin merebut gelar juara dunia. Selanjutnya seri balapan Eropa akan digelar di sirkuit Ricardo Tomo pada 6-8 November mendatang. (Motorsport/R-3)
Aprilia berhasil menutup MotoGP musim lalu dengan catatan sejarah baru, yakni menempati peringkat kedua klasemen akhir konstruktor dengan raihan 418 poin.
Fabio Quartararo mengakui bahwa kehadiran mesin V4 membawa tantangan teknis yang sangat berbeda dibandingkan mesin inline-4 yang selama ini ia kendarai.
Musim lalu, secara mengejutkan, Marco Bezzecchi berhasil mengakhiri kompetisi di peringkat ketiga klasemen akhir dengan koleksi 353 poin.
Masalah utama Francesco Bagnaia sepanjang musim MotoGP 2025 lalu berakar pada ketidakcocokan antara gaya balapnya dengan karakteristik Desmosedici GP25.
Saat ini, Marc Marquez masih terikat kontrak hingga akhir 2027 bersama Ducati Lenovo. Namun, dinamika bursa transfer pembalap yang sering bergerak lebih cepat memicu berbagai spekulasi.
Musim lalu menjadi periode yang cukup berat bagi Jorge Martin. Alih-alih menunjukkan dominasi, ia justru lebih banyak menghabiskan waktu di ruang perawatan dibandingkan di atas lintasan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved