Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
ROOKIE Repsol Honda Alex Marquez menyebut kondisi kakaknya, Marc Marquez, masih dalam perawatan dengan kondisi yang masih sama seperti beberapa minggu sebelumnya.
Marquez tengah menjalani masa pemulihan akibat cedera patah tulang lengan kanan dan absen hampir di seluruh balapan MotoGP musim 2020.
"Menyangkut kondisi Marc, tidak ada yang berubah signifikan. Kondisinya masih sama seperti seminggu atau dua minggu yang lalu," ucap Alex.
Ingin fokus bertanding pada empat seri MotoGP yang tersisa, Alex tak mau ditanya terkait kondisi Marquez secara terus menerus.
"Karena saya sekarang fokus pada balapan akhir pekan saya, saya tidak ingin ditanya tentang Marc. Saya ingin melupakan sedikit dan berkonsentrasi pada diri saya sendiri," jelasnya.
MotoGP musim 2020 terasa berbeda dari musim sebelumnya, pasalnya pada balapan kali ini sudah ada delapan pemenang berbeda dalam sepuluh seri balap yang telah digelar. Banyak yang menyebutkan absennya Juara Dunia bertahan Marc Marquez membuat konsistensi di MotoGP musim ini sedikit menurun.
Baca juga: Alex Marquez Bertekad Kembali Finis Podium di GP Teruel
Mengomentari hal tersebut, Pembalap Petronas Yamaha Fabio Quartararo menilai adanya delapan pemenang berbeda dalam sepuluh seri balap yang telah digelar menandakan kompetisi yang sangat kuat antar-pembalap.
"Saya pikir, ada banyak pemenang dengan konidisi berbeda pada musim ini, karena para pembalap yang ada di sini sangat kuat dan sangat cepat," sebut Quartararo.
"Ini musim yang aneh, tapi menurut saya itu terjadi bukan karena Marc tidak ada di sini," tuturnya.
"Tentu saja saat Marc ada di lintasan balap, anda bisa melihat betapa kuatnya dia. Dia adalah referensi di kejuaraan dunia, tapi rasanya ada banyak referensi saat ini," jelasnya.(Speedweek/OL-5)
Saat ini, Marc Marquez masih terikat kontrak hingga akhir 2027 bersama Ducati Lenovo. Namun, dinamika bursa transfer pembalap yang sering bergerak lebih cepat memicu berbagai spekulasi.
Marquez menilai musim 2026 akan menjadi periode yang sangat menarik bagi para penggemar balap motor kasta tertinggi ini.
Kini, Marc Marquez hanya terpaut satu gelar dari pemegang rekor sepanjang masa, Giacomo Agostini, yang mengoleksi delapan gelar juara dunia kelas utama.
Meski saat ini masih berada di puncak performa, Marc Marquez menyadari bahwa batasan tubuhnya akan menjadi penentu utama kapan ia harus gantung helm.
MARC Marquez dinilai memiliki bakat dan kecepatan luar biasa, tetapi tidak mempunyai daya tarik dan magis seperti Valentino Rossi.
Juara dunia MotoGP 2025 Marc Marquez mengantisipasi kemungkinan adanya penurunan performa yang bisa ia alami di musim depan meskipun baru saja mendominasi musim 2025 bersama Ducati.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved