Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Stefan Bradl dipastikan akan kembali menggantikan posisi Marc Marquez dalam balapan kedua di Sirkuit Motorland Aragon dalam seri MotoGP Teruel 2020.
Tim Repsol Honda telah mengonfirmasi bahwa Marquez kembali absen dalam balapan MotoGP Teruel. Bradl, selaku pembalap cadangan, kembali ditunjuk untuk mengisi kekosongan tersebut.
Bradl, yang telah melakoni balapan kedelapan selama musim ini bersama Repsol Honda, kini mengharapkan kesempatan untuk menampilkan performa terbaiknya.
Baca juga: Alex Marquez Bertekad Kembali Finis Podium di GP Teruel
"Tujuan balapan akhir pekan kedua di Motorland adalah untuk melanjutkan performa terbaik saya. Honda telah bekerja keras di sini dan saya memiliki potensi besar pada balapan kali ini," ucap Bradl.
"Saya sangat termotivasi terus bekerja keras bersama tim Repsol Honda agar kami bisa memperebutkan poin dan terus maju," imbuhnya.
Setelah finis di posisi kedelapan di lintasan basah Le Mans, Bradl mengakui Honda tengah mengalami masa-masa sulit pada musim 2020 ini.
"Kami mengalami masa-masa sulit. Kami tidak terlalu kompetitif dalam beberapa bulan teralhir," ujarnya.
"Dan tanpa Marc situasinya menjadi lebih sulit. Tetapi kami tetap tenang, kami terus bekerja dan mencoba sesuatu yang baru lagi dan lagi. Kami memeriksa semua aspek dan menguji semuanya, dengan pengembangan sasis dan elektonik salah satunya, kini kami menjadi lebih baik," terangnya.
Pembalap asal Jerman itu mengatakan musim ini bukan perjalanan yang mudah bagi Honda. Ia pun mengaku senang menjadi bagian dari perjalanan tersebut.
"Kami telah melakukan banyak hal, Tren positif pertama dapat dilihat dalam balapan di Le Mans, lalu kemudian di Aragon terutama dengan Alex. Dia benar-benar bermain dengan bagus upaya kami terbayarkan dan kami tidak akan berhenti sekarang," tuturnya.
Di GP Teruel, Bradl pun bersiap tampil lebih percaya diri dan mengumpulkan poin sebanyak mungkin.
"Saya harus lebih percaya diri dan menyesuaikan gaya mengemudi saya. Tapi saya senang karena kita menuju ke arah yang positif," tukasnya. (Speedweek/OL-1)
Saat ini, Marc Marquez masih terikat kontrak hingga akhir 2027 bersama Ducati Lenovo. Namun, dinamika bursa transfer pembalap yang sering bergerak lebih cepat memicu berbagai spekulasi.
Marquez menilai musim 2026 akan menjadi periode yang sangat menarik bagi para penggemar balap motor kasta tertinggi ini.
Kini, Marc Marquez hanya terpaut satu gelar dari pemegang rekor sepanjang masa, Giacomo Agostini, yang mengoleksi delapan gelar juara dunia kelas utama.
Meski saat ini masih berada di puncak performa, Marc Marquez menyadari bahwa batasan tubuhnya akan menjadi penentu utama kapan ia harus gantung helm.
MARC Marquez dinilai memiliki bakat dan kecepatan luar biasa, tetapi tidak mempunyai daya tarik dan magis seperti Valentino Rossi.
Juara dunia MotoGP 2025 Marc Marquez mengantisipasi kemungkinan adanya penurunan performa yang bisa ia alami di musim depan meskipun baru saja mendominasi musim 2025 bersama Ducati.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved