Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
FEDERASI otomotif internasional FIA pada Jumat (9/10) menyepakati peraturan yang melarang reverse engineering atau rekayasa balik seperti yang dilakukan Racing Point untuk bertarung di musim ini, dengan desain mobil mirip Mercedes tahun lalu. FIA menyatakan Dewan Motor Sport Dunia (WMSC) telah menyetujui perubahan regulasi teknis untuk musim 2021,yang akan mencegah penggunaan rekayasa balik secara ekstensif dari desain milik rival untuk desain permukaan aerodinamika mobil.
Racing Point menuai kontroversi ketika awal musim ini mereka menurunkan mobil RP20 yang sangat mirip dengan mobil juara dunia tahun lalu hingga dijuluki Pink Mercedes. Desain RP20 itu menyebabkan Renault mengajukan protes resmi, sehingga Racing Point didenda 400.000 euro oleh steward dan mendapat pengurangan 15 poin konstruktor karena kedapatan menjiplak brake duct mobil Mercedes 2019.
Namun, tim yang tahun depan berganti nama menjadi Aston Martin itu diizinkan meneruskan kompetisi musim ini tanpa harus mendesain ulang komponen mobil yang menjadi perdebatan tersebut. Sejumlah tim mengajukan banding menuntut sanksi yang lebih berat, dan Racing Point juga keberatan dengan keputusan itu. Namun semua pihak membatalkan keberatan mereka setelah FIA mengeluarkan klarifikasi.
baca juga: Grand Prix Eifel Dibayangi Cuaca Buruk
"Kolaborasi antara FIA, Formula 1 dan tim telah menghasilkan sejumlah tindakan yang mengklarifikasi tanggung jawab dari setiap partisipan kejuaraan dalam hal desain dari komponen dari kursi tunggal" kata Ferrari saat itu.
WMSC juga memberikan persetujuan akhir kepada Concorde Agreement baru yang mengikat keterlibatan para konstruktor di Formula 1 untuk lima tahun ke depan.Seluruh 10 tim telah menyetujui kesepakatan itu bersama dengan pemegang hak komersial Liberty Media. (Ant/OL-3)
Red Bull Ford Powertrains langsung dinilai sebagai paket mesin terkuat jelang era regulasi 2026 setelah data uji coba pramusim di Bahrain menunjukkan keunggulan performa.
Peluncuran identitas visual tim dilakukan secara tidak biasa, yakni melalui tayangan iklan pada ajang Super Bowl, menandai keseriusan Cadillac memasuki panggung balap Formula 1.
Pembalap Ferrari Charles Leclerc optimistis bahwa peta persaingan akan semakin merata karena setiap tim Formula 1 memulai pengembangan dari titik nol.
Pembalap Red Bull Isack Hadjar kehilangan kendali di tikungan terakhir yang sangat cepat. Mobilnya melintir dan menghantam pembatas jalan dengan bagian belakang terlebih dahulu.
Seorang juru bicara Williams menyebut bahwa absen di tes pramusim Formula 1 tersebut adalah "hasil rekayasa teknik yang lebih baik" di tengah situasi yang ada.
Setelah gagal meraih satu pun kemenangan sepanjang musim 2025, Ferrari dituntut untuk tampil kompetitif sejak balapan pembuka musim depan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved